Komisi IX DPR Akan Panggil BGN soal Pengadaan Motor Listrik Kepala SPPG

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 8 April 2026 - 08:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Charles Honoris (Ari Saputra)

Foto: Charles Honoris (Ari Saputra)

Trendsberita – Komisi IX DPR berencana memanggil Badan Gizi Nasional (BGN).

Langkah ini diambil setelah muncul polemik pengadaan motor listrik untuk Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Wakil Ketua Komisi IX DPR, Charles Honoris, mengkritik kebijakan tersebut. Ia menilai pengadaan motor listrik dalam jumlah besar berpotensi bermasalah.

Menurutnya, jika pengadaan itu sempat ditolak oleh Kementerian Keuangan namun tetap dijalankan, maka hal tersebut bisa melanggar tata kelola anggaran negara.

Ia juga menilai kebijakan ini berpotensi menjadi pemborosan. Apalagi, kondisi fiskal negara saat ini sedang tertekan.

Baca Juga :  BBM Subsidi Langka di Pelalawan, Antrean Kendaraan Mengular hingga Badan Jalan

Charles menegaskan bahwa program gizi seharusnya fokus pada peningkatan kualitas nutrisi masyarakat. Ia mengingatkan agar program tersebut tidak berubah menjadi proyek pengadaan yang tidak jelas manfaatnya.

Komisi IX DPR akan meminta penjelasan resmi dari BGN. Langkah ini dilakukan untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas penggunaan anggaran negara.

Sementara itu, Kepala BGN, Dadan Hindayana, telah memberikan klarifikasi. Ia menyebut pengadaan motor listrik merupakan bagian dari anggaran tahun 2025.

Motor tersebut akan digunakan untuk mendukung operasional program Makan Bergizi Gratis (MBG), khususnya bagi Kepala SPPG.

Baca Juga :  Azimat Rajah Kalacakra: Sejarah, Filosofi, dan Kepercayaan di Balik Jimat Perlindungan

Namun, motor itu belum dibagikan. Saat ini, kendaraan masih dalam proses administrasi sebagai Barang Milik Negara (BMN).

BGN juga membantah kabar jumlah motor mencapai 70 ribu unit. Realisasi saat ini sekitar 21.801 unit dari total pemesanan 25 ribu unit.

Di sisi lain, Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, mengaku pernah menolak pengadaan tersebut. Ia menilai anggaran program MBG seharusnya lebih difokuskan pada penyediaan makanan bergizi.

Kasus ini menjadi perhatian karena menyangkut penggunaan anggaran besar. DPR menilai perlu ada penjelasan menyeluruh agar tidak terjadi pemborosan.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman
Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal
Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter
Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan
Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet
Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026
Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Bahas Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB