Menlu AS Optimistis Iran Sepakat Akhiri Konflik dalam 24 Jam, Ini Perkembangan Terbaru

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Marco Rubio (REUTERS/Elizabeth Frantz/File Photo Purchase Licensing Rights)

Foto: Marco Rubio (REUTERS/Elizabeth Frantz/File Photo Purchase Licensing Rights)

Jakarta, trendsberita.com – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Marco Rubio, menyampaikan optimisme bahwa kesepakatan untuk mengakhiri konflik dengan Iran bisa tercapai dalam waktu sangat dekat, bahkan dalam 24 jam ke depan.

Dalam keterangannya kepada media internasional, Rubio menyebut bahwa peluang tercapainya kesepakatan damai masih terbuka lebar. Ia juga menegaskan bahwa pembicaraan intensif terus berlangsung di berbagai jalur diplomasi.

Selain itu, Rubio menyebut perkembangan negosiasi menunjukkan sinyal positif, meskipun hasil final masih menunggu keputusan resmi dari kedua pihak.

Proses Diplomasi Masih Berlangsung Ketat

Sementara itu, tim negosiator dari kedua negara masih melanjutkan pembahasan teknis terkait syarat-syarat perdamaian.

Di sisi lain, beberapa mediator internasional ikut mendorong agar proses ini segera mencapai titik temu. Mereka menilai stabilitas kawasan Timur Tengah sangat bergantung pada hasil perundingan tersebut.

Baca Juga :  5 Berita Internasional Terpopuler: Iran hingga AS Dominasi Sorotan Dunia

Meskipun begitu, kedua pihak masih memiliki sejumlah perbedaan pandangan, terutama terkait isu keamanan kawasan dan aktivitas militer.

AS Tekankan Penyelesaian Lewat Jalur Diplomasi

Rubio menegaskan bahwa Amerika Serikat tetap memprioritaskan jalur diplomasi untuk menyelesaikan konflik dengan Iran.

Selain itu, Washington juga menilai bahwa pendekatan militer bukan opsi utama dalam situasi saat ini, selama ruang dialog masih terbuka.

Pemerintah AS berharap Iran bersedia menyetujui mekanisme yang dapat mengurangi ketegangan di kawasan, termasuk pengaturan aktivitas militer dan keamanan regional.

Iran dan AS Masih Bahas Detail Kesepakatan

Di sisi lain, Iran dan Amerika Serikat masih membahas sejumlah poin krusial yang menjadi hambatan dalam perundingan.

Baca Juga :  Panas Lagi, Korea Selatan Tuduh Korea Utara Tembakkan Proyektil ke Laut Timur

Beberapa isu sensitif seperti pengelolaan jalur perdagangan strategis, pengurangan ketegangan militer, serta tuntutan politik masih menjadi bahan diskusi utama.

Selain itu, mediator juga mencoba menjembatani perbedaan sikap kedua negara agar kesepakatan bisa segera tercapai.

Tekanan Global Dorong Percepatan Kesepakatan

Tekanan dari berbagai negara juga ikut mempercepat proses diplomasi.

Banyak pihak internasional menilai bahwa konflik berkepanjangan antara Iran dan AS dapat berdampak luas terhadap stabilitas ekonomi global, terutama pada sektor energi dan perdagangan.

Oleh karena itu, sejumlah negara mendesak kedua pihak untuk segera mencapai kesepakatan damai.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 5%, Pasar Energi Tertekan
GPCI Sebut Seluruh Delegasi Global Sumud Flotilla Termasuk WNI Akan Segera Dipulangkan
AS Resmi Mendakwa Mantan Presiden Kuba Raúl Castro atas Penembakan 2 Pesawat Sipil
Putin dan Xi Jinping Peringatkan Dunia: Risiko “Hukum Rimba” Semakin Nyata di Tengah Ketegangan Global
Netanyahu Tanggapi Penangkapan WNI di Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla
Bulan Perlahan Menjauh dari Bumi, Ini Dampak Kosmik yang Bisa Terjadi
Aramco Peringatkan Dunia Dekati Krisis Bahan Bakar Parah, Pasokan Minyak Global Terancam
Australia Pastikan 6 Penumpang Terinfeksi Hantavirus dalam Kondisi Sehat
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:00 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 5%, Pasar Energi Tertekan

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:00 WIB

Menlu AS Optimistis Iran Sepakat Akhiri Konflik dalam 24 Jam, Ini Perkembangan Terbaru

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:00 WIB

GPCI Sebut Seluruh Delegasi Global Sumud Flotilla Termasuk WNI Akan Segera Dipulangkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00 WIB

AS Resmi Mendakwa Mantan Presiden Kuba Raúl Castro atas Penembakan 2 Pesawat Sipil

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:00 WIB

Putin dan Xi Jinping Peringatkan Dunia: Risiko “Hukum Rimba” Semakin Nyata di Tengah Ketegangan Global

Berita Terbaru