PAN Harap Pembukaan Selat Hormuz Bikin Harga Minyak Dunia Lebih Stabil

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 09:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapoksi Komisi XII DPR Fraksi PAN Aqib Ardiansyah. (Dok.istimewa)

Kapoksi Komisi XII DPR Fraksi PAN Aqib Ardiansyah. (Dok.istimewa)

Trendsberita – Partai Amanat Nasional (PAN) berharap pembukaan kembali Selat Hormuz dapat berdampak positif terhadap stabilitas harga minyak dunia. Langkah ini dinilai penting di tengah ketidakpastian global akibat konflik di kawasan Timur Tengah.

Ketua Fraksi PAN di DPR menyampaikan bahwa terbukanya jalur strategis tersebut akan memperlancar distribusi energi global. Dengan begitu, tekanan terhadap harga minyak di pasar internasional diharapkan dapat berkurang.

Selat Hormuz dikenal sebagai salah satu jalur pelayaran paling vital di dunia. Sekitar 20 persen perdagangan minyak global melewati kawasan ini, sehingga setiap gangguan langsung berdampak pada lonjakan harga energi.

Baca Juga :  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

PAN menilai, ketika jalur ini kembali normal, pasokan minyak dunia akan lebih terjamin. Hal tersebut berpotensi menahan laju kenaikan harga yang sebelumnya dipicu oleh terganggunya distribusi akibat konflik.

Sebelumnya, ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran sempat menyebabkan gangguan serius di kawasan tersebut. Bahkan, aktivitas pelayaran sempat terhambat dan memicu kekhawatiran global terhadap krisis energi.

Gangguan di Selat Hormuz terbukti sangat sensitif terhadap pasar. Dalam beberapa kasus, penutupan atau pembatasan jalur ini mampu mendorong harga minyak melonjak tajam dalam waktu singkat.

Baca Juga :  Prabowo Beri Hadiah Baju untuk Anjing Presiden Korsel Bernama Bobby

PAN pun mendorong pemerintah Indonesia untuk terus memantau perkembangan global. Stabilitas harga minyak dinilai sangat berpengaruh terhadap kondisi ekonomi nasional, terutama terkait inflasi dan harga bahan bakar dalam negeri.

Selain itu, dibukanya kembali jalur tersebut juga diharapkan menjadi sinyal positif bagi meredanya konflik geopolitik. Dengan kondisi yang lebih stabil, aktivitas perdagangan global diharapkan kembali normal.

Meski demikian, PAN mengingatkan bahwa situasi masih rentan. Oleh karena itu, diperlukan komitmen semua pihak untuk menjaga keamanan jalur pelayaran internasional tersebut.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 5%, Pasar Energi Tertekan
Menlu AS Optimistis Iran Sepakat Akhiri Konflik dalam 24 Jam, Ini Perkembangan Terbaru
GPCI Sebut Seluruh Delegasi Global Sumud Flotilla Termasuk WNI Akan Segera Dipulangkan
AS Resmi Mendakwa Mantan Presiden Kuba Raúl Castro atas Penembakan 2 Pesawat Sipil
Putin dan Xi Jinping Peringatkan Dunia: Risiko “Hukum Rimba” Semakin Nyata di Tengah Ketegangan Global
Netanyahu Tanggapi Penangkapan WNI di Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla
Bulan Perlahan Menjauh dari Bumi, Ini Dampak Kosmik yang Bisa Terjadi
Aramco Peringatkan Dunia Dekati Krisis Bahan Bakar Parah, Pasokan Minyak Global Terancam
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:00 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 5%, Pasar Energi Tertekan

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:00 WIB

Menlu AS Optimistis Iran Sepakat Akhiri Konflik dalam 24 Jam, Ini Perkembangan Terbaru

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:00 WIB

GPCI Sebut Seluruh Delegasi Global Sumud Flotilla Termasuk WNI Akan Segera Dipulangkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00 WIB

AS Resmi Mendakwa Mantan Presiden Kuba Raúl Castro atas Penembakan 2 Pesawat Sipil

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:00 WIB

Putin dan Xi Jinping Peringatkan Dunia: Risiko “Hukum Rimba” Semakin Nyata di Tengah Ketegangan Global

Berita Terbaru