Prabowo Perintahkan Bahasa Prancis Diajarkan di Seluruh Sekolah Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto menghadiri jamuan santap malam kenegaraan yang diselenggarakan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron di Salle des Fêtes, Istana Élysée, Paris. (Laily Rachev/Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

Presiden Prabowo Subianto menghadiri jamuan santap malam kenegaraan yang diselenggarakan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron di Salle des Fêtes, Istana Élysée, Paris. (Laily Rachev/Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden)

JAKARTA, trendsberita.com – Presiden Prabowo Subianto meminta pemerintah mulai mengajarkan bahasa Prancis di seluruh sekolah Indonesia. Pemerintah ingin memperkuat kerja sama pendidikan sekaligus meningkatkan hubungan internasional antara Indonesia dan Prancis.

Prabowo menyampaikan arahan tersebut saat menerima kunjungan Presiden Emmanuel Macron di Jakarta.

Pemerintah menilai penguasaan bahasa asing menjadi bagian penting dalam meningkatkan daya saing generasi muda Indonesia di tingkat global.

Selain bahasa Inggris, pemerintah mulai memperluas pembelajaran bahasa asing lain yang memiliki pengaruh besar dalam dunia pendidikan, diplomasi, dan ekonomi internasional.

Prabowo Minta Sekolah Perluas Pengajaran Bahasa Prancis

Prabowo meminta sekolah memperluas pengajaran bahasa Prancis di berbagai jenjang pendidikan.

Menurutnya, hubungan Indonesia dan Prancis terus berkembang dalam berbagai sektor, mulai dari pertahanan, ekonomi, budaya, hingga pendidikan.

Karena itu, pemerintah ingin menyiapkan sumber daya manusia yang mampu berkomunikasi secara global.

“Kita ingin sekolah-sekolah di Indonesia mulai mengajarkan bahasa Prancis lebih luas,” kata Prabowo.

Ia menilai kemampuan bahasa asing membuka peluang besar bagi pelajar Indonesia untuk melanjutkan pendidikan dan bekerja di tingkat internasional.

Pemerintah Perkuat Kerja Sama Pendidikan

Pemerintah Indonesia dan Prancis terus memperkuat kerja sama pendidikan melalui program pertukaran pelajar, beasiswa, dan kolaborasi universitas.

Prabowo menilai pengajaran bahasa Prancis dapat membantu mempererat hubungan akademik kedua negara.

Selain itu, pelajar Indonesia juga memiliki peluang lebih besar untuk mengakses pendidikan tinggi di Prancis jika menguasai bahasa tersebut.

Baca Juga :  DJP Terbitkan PER-6/PJ/2026, Atur Teknis Pelaporan Pajak Minimum Global

Prancis selama ini dikenal sebagai salah satu negara tujuan pendidikan internasional dengan banyak universitas ternama.

Pemerintah berharap kerja sama pendidikan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia dalam jangka panjang.

Bahasa Prancis Punya Pengaruh Global

Masyarakat dunia menggunakan bahasa Prancis sebagai salah satu bahasa internasional utama.

Organisasi Internasional Francophonie mencatat lebih dari 300 juta orang memakai bahasa Prancis di berbagai negara.

Banyak organisasi internasional memakai bahasa Prancis sebagai bahasa resmi, termasuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Uni Eropa, dan Komite Olimpiade Internasional.

Karena itu, banyak negara mulai memperluas pengajaran bahasa Prancis untuk meningkatkan daya saing global generasi mudanya.

Pemerintah Perlu Siapkan Guru dan Kurikulum

Pengamat pendidikan menilai pemerintah perlu menyiapkan program pengajaran bahasa Prancis secara matang.

Pemerintah harus menyediakan tenaga pengajar, kurikulum, dan fasilitas pendukung agar program berjalan efektif.

Selain itu, sekolah juga perlu menyesuaikan beban belajar siswa agar penambahan mata pelajaran tidak menimbulkan tekanan berlebihan.

Pengamat pendidikan dari Universitas Indonesia, Dr. Rina Mahardika, mengatakan pengajaran bahasa asing memberi manfaat besar jika pemerintah menjalankan program secara bertahap.

“Yang penting bukan hanya menambah mata pelajaran, tetapi memastikan kualitas pembelajaran berjalan baik,” ujar Rina.

Pelajar Perlu Kuasai Banyak Bahasa

Perkembangan dunia kerja global membuat kemampuan bahasa asing semakin penting bagi generasi muda.

Baca Juga :  Prabowo Siapkan 1.582 Kapal untuk Nelayan, Targetkan Laut RI Bebas Dominasi Kapal Asing

Selain bahasa Inggris, banyak perusahaan internasional kini mencari tenaga kerja yang mampu menguasai lebih dari satu bahasa asing.

Banyak lembaga memakai bahasa Prancis di sektor diplomasi, pariwisata, pendidikan, hingga industri kreatif.

Karena itu, penguasaan bahasa asing dapat membuka peluang karier yang lebih luas bagi pelajar Indonesia.

Masyarakat Beri Respons Beragam

Masyarakat memberikan respons beragam terhadap rencana pengajaran bahasa Prancis di sekolah.

Sebagian masyarakat mendukung langkah tersebut karena mereka menilai program itu mampu meningkatkan kemampuan global pelajar Indonesia.

Namun sebagian masyarakat meminta pemerintah tetap fokus memperkuat kualitas pendidikan dasar dan penguasaan bahasa Inggris.

Di media sosial, banyak warganet juga menyoroti kesiapan sekolah dalam menyediakan guru bahasa Prancis di berbagai daerah.

Meski begitu, sebagian besar masyarakat menilai penguasaan bahasa asing tetap penting untuk menghadapi persaingan global di masa depan.

Pemerintah Akan Jalankan Program Bertahap

Pemerintah akan menjalankan program pengajaran bahasa Prancis secara bertahap.

Kementerian Pendidikan kemungkinan memulai program tersebut di sejumlah sekolah sebelum memperluas implementasinya secara nasional.

Selain itu, pemerintah juga dapat bekerja sama dengan lembaga pendidikan Prancis untuk menyiapkan pelatihan guru dan materi pembelajaran.

Pemerintah menganggap langkah tersebut penting agar program berjalan efektif dan tidak membebani sekolah.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Heboh Gunung Emas 53 Juta Ton di Kalimantan, Ternyata Penipuan Besar
Rupiah Kembali Tertekan, Dibuka Dekati Rp17.900 per Dolar AS
Operasi Patuh 2026 Mulai 8 Juni, Polisi Incar Pelat Nomor Modifikasi
KY Umumkan Nama Lolos Seleksi Calon Hakim Agung 2026, Ini Daftarnya
APKASINDO Sambut Positif Hasil Rakor Harga TBS Sawit, Petani Dapat Angin Segar
Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban ke Seluruh Indonesia, Jangkau 552 Daerah
Buruh Indomaret Protes, Upah Lembur Tanggal Merah Diganti Libur
KPK Periksa 3 Pejabat Kemenhub, Ini Dugaan Kasusnya
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIB

Prabowo Perintahkan Bahasa Prancis Diajarkan di Seluruh Sekolah Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WIB

Heboh Gunung Emas 53 Juta Ton di Kalimantan, Ternyata Penipuan Besar

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:00 WIB

Rupiah Kembali Tertekan, Dibuka Dekati Rp17.900 per Dolar AS

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:00 WIB

Operasi Patuh 2026 Mulai 8 Juni, Polisi Incar Pelat Nomor Modifikasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:00 WIB

KY Umumkan Nama Lolos Seleksi Calon Hakim Agung 2026, Ini Daftarnya

Berita Terbaru