APKASINDO Sambut Positif Hasil Rakor Harga TBS Sawit, Petani Dapat Angin Segar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: SawitIndonesia.com

Foto: SawitIndonesia.com

Jakarta, trendsberita.com – Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (APKASINDO) menyambut hasil rapat koordinasi (rakor) harga Tandan Buah Segar (TBS) sawit yang dipimpin Wakil Menteri Pertanian.

Rakor ini membahas kondisi harga TBS yang sebelumnya turun dan menekan pendapatan petani di berbagai daerah penghasil sawit.

APKASINDO Apresiasi Langkah Pemerintah

Ketua Umum APKASINDO, Gulat ME Manurung, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah yang menggelar rakor untuk membahas persoalan harga sawit.

Ia menilai pemerintah bergerak cepat membuka ruang dialog antara petani dan pelaku industri.

Baca Juga :  Lebaran Haji 2026 Diprediksi 27 Mei, Simak Jadwal Libur dan Cuti Bersama

APKASINDO juga mendorong pemerintah menjaga komunikasi rutin agar masalah harga tidak berulang di kemudian hari.

Pemerintah Bahas Stabilitas Harga TBS

Wakil Menteri Pertanian memimpin langsung rakor tersebut bersama sejumlah pemangku kepentingan sektor sawit.

Pemerintah dan pelaku industri membahas cara menjaga stabilitas harga TBS agar petani tidak dirugikan.

Selain itu, forum ini juga menyoroti rantai distribusi sawit dari kebun hingga pabrik.

Petani Sawit Masih Hadapi Tekanan Harga

Petani sawit masih menghadapi tekanan harga di tingkat pabrik kelapa sawit (PKS).

Baca Juga :  Heboh Gunung Emas 53 Juta Ton di Kalimantan, Ternyata Penipuan Besar

APKASINDO mencatat penurunan harga membuat pendapatan petani swadaya ikut menurun.

Karena itu, petani berharap hasil rakor segera berdampak pada harga di lapangan.

APKASINDO Dorong Harga Lebih Adil

APKASINDO meminta pemerintah memperkuat pengawasan tata niaga sawit.

Organisasi ini menilai pengawasan yang ketat dapat membantu mengurangi selisih harga antara petani dan industri.

Dengan begitu, petani bisa menerima harga yang lebih adil sesuai kondisi pasar.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal
Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter
Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan
Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet
Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026
Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Bahas Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg
Indonesia Belum Gunakan Pesawat Water Bombing Malaysia untuk Karhutla
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 10:47 WIB

Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB

Oplus_0

Internasional

Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet

Kamis, 27 Agu 2026 - 10:47 WIB