Trendsberita – Pemerintah Indonesia terus menjaga stabilitas energi nasional di tengah tekanan geopolitik global yang semakin meningkat. Ketegangan di sejumlah wilayah dunia, terutama kawasan penghasil energi, memicu ketidakpastian harga dan pasokan energi.
Kondisi ini mendorong pemerintah mengambil langkah cepat dan terukur. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong efisiensi energi melalui perubahan pola kerja. Sistem kerja fleksibel, termasuk work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN), mulai diterapkan sejak awal April 2026.
Kebijakan ini bertujuan mengurangi mobilitas harian masyarakat. Dengan berkurangnya aktivitas perjalanan, konsumsi bahan bakar dapat ditekan. Meski demikian, penggunaan energi di rumah tangga diperkirakan meningkat. Pemerintah menilai langkah ini tetap efektif dalam menghemat energi secara keseluruhan.
Pemerintah memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Sektor penting seperti kesehatan, keamanan, dan transportasi tidak mengalami gangguan. Penyesuaian sistem kerja dilakukan tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.
Selain kebijakan tersebut, pemerintah juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam penghematan energi. Langkah sederhana seperti menggunakan transportasi hemat energi dan mengelola listrik di rumah secara bijak dinilai sangat membantu.
Upaya bersama ini penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan strategi yang tepat, pemerintah optimistis stabilitas energi tetap terjaga meski menghadapi tekanan global.









