Anggota DPR & DPD Deklarasi Kaukus Perdamaian Dunia, Serukan Perang Berhenti!

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sejumlah anggota DPR hingga DPD RI membentuk Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia menyikapi kondisi geopolitik. (Dwi R/detikcom)

Foto: Sejumlah anggota DPR hingga DPD RI membentuk Kaukus Parlemen untuk Perdamaian Dunia menyikapi kondisi geopolitik. (Dwi R/detikcom)

Trendsberita – Para wakil rakyat di Senayan mulai gerah dengan konflik global yang tak kunjung usai. Anggota DPR dan DPD RI resmi mendeklarasikan Kaukus Parlemen Perdamaian Dunia. Misi utamanya satu: Menyerukan perang di seluruh dunia segera dihentikan!

Lewat grup ini, parlemen Indonesia ingin terlibat langsung dalam diplomasi internasional demi kemanusiaan.

Apa Peran Kaukus Ini Sebenarnya?

Kaukus ini bukan sekadar wadah kumpul-kumpul. Mereka punya target yang jelas:

  • Desak Gencatan Senjata: Menekan negara-negara yang berkonflik agar segera menghentikan serangan, terutama yang menyasar warga sipil.

  • Lobi Parlemen Luar Negeri: Menghubungi anggota parlemen dari negara lain untuk bersama-sama menolak kekerasan.

  • Kirim Bantuan: Memastikan bantuan kemanusiaan bisa masuk ke daerah konflik dengan lebih mudah dan aman.

Baca Juga :  JK Sebut Kasus Ijazah Berlarut-larut, Ini Respons Pihak Jokowi

Kenapa Parlemen Harus Ikut Campur?

Biasanya urusan luar negeri ada di tangan Presiden atau Menteri. Namun, kaukus ini menilai suara rakyat lewat parlemen juga punya kekuatan besar karena:

  1. Suara Murni Rakyat: Rakyat Indonesia secara tegas membenci penjajahan dan perang.

  2. Jaringan Luas: Parlemen punya organisasi internasional sendiri yang bisa dipakai untuk menekan kebijakan negara lain.

  3. Amanat Konstitusi: Menjaga perdamaian dunia adalah tugas setiap elemen bangsa Indonesia.

Baca Juga :  Partai Ummat Sesalkan Pernyataan Amien Rais soal Prabowo dan Teddy: Disebut “Offside”

Deklarasi ini menjadi sinyal bahwa Indonesia tetap menjadi negara yang paling depan dalam urusan menjaga kedamaian global.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Bahasa Prancis Diajarkan di Seluruh Sekolah Indonesia
Heboh Gunung Emas 53 Juta Ton di Kalimantan, Ternyata Penipuan Besar
Rupiah Kembali Tertekan, Dibuka Dekati Rp17.900 per Dolar AS
Operasi Patuh 2026 Mulai 8 Juni, Polisi Incar Pelat Nomor Modifikasi
KY Umumkan Nama Lolos Seleksi Calon Hakim Agung 2026, Ini Daftarnya
APKASINDO Sambut Positif Hasil Rakor Harga TBS Sawit, Petani Dapat Angin Segar
Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban ke Seluruh Indonesia, Jangkau 552 Daerah
Buruh Indomaret Protes, Upah Lembur Tanggal Merah Diganti Libur
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIB

Prabowo Perintahkan Bahasa Prancis Diajarkan di Seluruh Sekolah Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WIB

Heboh Gunung Emas 53 Juta Ton di Kalimantan, Ternyata Penipuan Besar

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:00 WIB

Rupiah Kembali Tertekan, Dibuka Dekati Rp17.900 per Dolar AS

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:00 WIB

Operasi Patuh 2026 Mulai 8 Juni, Polisi Incar Pelat Nomor Modifikasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:00 WIB

KY Umumkan Nama Lolos Seleksi Calon Hakim Agung 2026, Ini Daftarnya

Berita Terbaru