Perundingan Gagal, AS Tuding Iran Tolak Syarat Tak Kembangkan Senjata Nuklir

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 13:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wapres AS JD Vance saat tiba di Pakistan (Foto: Getty Images/Pool)

Wapres AS JD Vance saat tiba di Pakistan (Foto: Getty Images/Pool)

trendsberita – Perundingan antara Amerika Serikat dan Iran kembali menemui jalan buntu. AS menuding Iran menolak syarat utama, yaitu tidak mengembangkan senjata nuklir.

Pemerintah AS menegaskan bahwa Iran harus menghentikan seluruh aktivitas pengayaan uranium. Washington menilai langkah itu penting untuk mencegah pengembangan senjata nuklir.

Namun, Iran tidak menerima tuntutan tersebut. Teheran menyebut pengayaan uranium tetap menjadi haknya, terutama untuk tujuan sipil.

Baca Juga :  Eks Menlu Iran Kamal Kharazi Luka Parah Diserang Israel, Istri Tewas

Perbedaan sikap ini membuat negosiasi gagal mencapai kesepakatan. Padahal, perundingan sebelumnya diharapkan bisa meredakan ketegangan di kawasan Timur Tengah.

AS juga mengaku tidak puas dengan sikap Iran dalam proses diplomasi. Presiden AS bahkan menilai Iran tidak menunjukkan komitmen yang diharapkan dalam perundingan.

Di sisi lain, Iran berulang kali membantah ingin membuat senjata nuklir. Meski begitu, negara-negara Barat tetap curiga terhadap program nuklir Teheran.

Baca Juga :  Bahlil Pastikan Stok LPG Aman, Impor Dialihkan dari Timur Tengah

Kegagalan perundingan ini memperpanjang ketegangan antara kedua negara. Situasi tersebut berpotensi memicu eskalasi konflik yang lebih luas di kawasan.

Upaya diplomasi masih terbuka, tetapi peluang kesepakatan dinilai semakin kecil. Ketidakpercayaan yang tinggi menjadi hambatan utama dalam proses negosiasi.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 5%, Pasar Energi Tertekan
Menlu AS Optimistis Iran Sepakat Akhiri Konflik dalam 24 Jam, Ini Perkembangan Terbaru
GPCI Sebut Seluruh Delegasi Global Sumud Flotilla Termasuk WNI Akan Segera Dipulangkan
AS Resmi Mendakwa Mantan Presiden Kuba Raúl Castro atas Penembakan 2 Pesawat Sipil
Putin dan Xi Jinping Peringatkan Dunia: Risiko “Hukum Rimba” Semakin Nyata di Tengah Ketegangan Global
Netanyahu Tanggapi Penangkapan WNI di Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla
Bulan Perlahan Menjauh dari Bumi, Ini Dampak Kosmik yang Bisa Terjadi
Aramco Peringatkan Dunia Dekati Krisis Bahan Bakar Parah, Pasokan Minyak Global Terancam
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:00 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 5%, Pasar Energi Tertekan

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:00 WIB

Menlu AS Optimistis Iran Sepakat Akhiri Konflik dalam 24 Jam, Ini Perkembangan Terbaru

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:00 WIB

GPCI Sebut Seluruh Delegasi Global Sumud Flotilla Termasuk WNI Akan Segera Dipulangkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00 WIB

AS Resmi Mendakwa Mantan Presiden Kuba Raúl Castro atas Penembakan 2 Pesawat Sipil

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:00 WIB

Putin dan Xi Jinping Peringatkan Dunia: Risiko “Hukum Rimba” Semakin Nyata di Tengah Ketegangan Global

Berita Terbaru