Pemadaman Listrik Berjam-jam di Medan, Toko Genset Diserbu Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 24 Mei 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Sejumlah warga berburu mesin genset akibat pemadaman listrik selama berjam-jam di Kota Medan. (Juita Sinuhaji/detikSumut)

Foto: Sejumlah warga berburu mesin genset akibat pemadaman listrik selama berjam-jam di Kota Medan. (Juita Sinuhaji/detikSumut)

Medan, trendsberita.comPemadaman listrik yang berlangsung selama berjam-jam di Kota Medan, Sumatera Utara, memicu kepanikan warga. Kondisi ini membuat masyarakat berbondong-bondong mendatangi toko mesin generator set (genset) untuk membeli sumber listrik cadangan.

Sejumlah toko di kawasan Jalan Pandu terlihat ramai sejak pagi hingga malam hari. Warga datang silih berganti untuk mendapatkan genset karena khawatir listrik tidak segera pulih.

Selain itu, lonjakan pembelian terjadi secara cepat karena banyak warga ingin mengantisipasi pemadaman susulan yang masih mungkin terjadi.

Warga Mengaku Kehidupan Terganggu Total

Salah satu warga, Dedy asal Delitua, mengaku kondisi pemadaman sangat mengganggu aktivitas rumah tangga. Ia menyebut listrik sangat penting untuk kebutuhan dasar sehari-hari.

Menurutnya, tanpa listrik, rumah menjadi gelap dan panas. Selain itu, peralatan seperti kulkas dan kipas angin tidak bisa berfungsi.

Baca Juga :  Mendes Ingatkan Mitra Dapur MBG Jangan Main-main dengan Aturan

Ia juga menambahkan bahwa kondisi tersebut membuat bahan makanan berisiko rusak karena tidak dapat disimpan dengan baik.

Permintaan Genset Naik Tajam di Toko Elektronik

Seiring meningkatnya kebutuhan, penjualan genset di beberapa toko melonjak drastis. Bahkan, beberapa toko melaporkan stok mulai menipis akibat tingginya permintaan dalam waktu singkat.

Kapasitas genset rumah tangga seperti 2.000 hingga 3.000 watt menjadi yang paling banyak dicari warga. Perangkat ini dinilai cukup untuk kebutuhan dasar seperti penerangan dan peralatan elektronik kecil.

Di sisi lain, kenaikan permintaan juga ikut mendorong harga di pasar naik dalam waktu singkat.

Aktivitas Warga Terganggu dan Ekonomi Ikut Tertekan

Pemadaman listrik tidak hanya berdampak pada rumah tangga, tetapi juga aktivitas ekonomi kecil. Pedagang dan pelaku usaha mengaku mengalami penurunan pendapatan karena aktivitas terganggu.

Baca Juga :  PLN Ungkap Gangguan Transmisi di Jambi Jadi Pemicu Blackout Sumatra, Listrik Sempat Padam Massal

Misalnya, pedagang sayur dan pelaku usaha kecil tidak dapat menjalankan aktivitas normal tanpa listrik. Akibatnya, mereka mengalami penurunan omzet harian.

Selain itu, jaringan komunikasi dan internet juga sempat tidak stabil sehingga memperburuk kondisi.

Warga Khawatir Pemadaman Berulang

Selain dampak langsung, warga juga khawatir pemadaman listrik akan terjadi lagi. Kekhawatiran ini membuat mereka memilih membeli genset sebagai langkah antisipasi.

Banyak warga menilai genset menjadi satu-satunya solusi cepat untuk menghadapi kondisi darurat listrik.

Dengan demikian, permintaan alat pembangkit listrik cadangan terus meningkat selama pemadaman berlangsung.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Bahasa Prancis Diajarkan di Seluruh Sekolah Indonesia
Heboh Gunung Emas 53 Juta Ton di Kalimantan, Ternyata Penipuan Besar
Rupiah Kembali Tertekan, Dibuka Dekati Rp17.900 per Dolar AS
Operasi Patuh 2026 Mulai 8 Juni, Polisi Incar Pelat Nomor Modifikasi
KY Umumkan Nama Lolos Seleksi Calon Hakim Agung 2026, Ini Daftarnya
APKASINDO Sambut Positif Hasil Rakor Harga TBS Sawit, Petani Dapat Angin Segar
Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban ke Seluruh Indonesia, Jangkau 552 Daerah
Buruh Indomaret Protes, Upah Lembur Tanggal Merah Diganti Libur
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIB

Prabowo Perintahkan Bahasa Prancis Diajarkan di Seluruh Sekolah Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WIB

Heboh Gunung Emas 53 Juta Ton di Kalimantan, Ternyata Penipuan Besar

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:00 WIB

Rupiah Kembali Tertekan, Dibuka Dekati Rp17.900 per Dolar AS

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:00 WIB

Operasi Patuh 2026 Mulai 8 Juni, Polisi Incar Pelat Nomor Modifikasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:00 WIB

KY Umumkan Nama Lolos Seleksi Calon Hakim Agung 2026, Ini Daftarnya

Berita Terbaru