Lagu Daerah Kerinci Resmi Diakui Negara, Pemkab Terima Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kerinci Satu

Foto: Kerinci Satu

trendsberita.com – Lagu daerah Kerinci kini resmi masuk dalam daftar budaya yang mendapat pengakuan negara. Pemerintah Kabupaten Kerinci menerima sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum Republik Indonesia sebagai bentuk perlindungan terhadap warisan budaya masyarakat Kerinci.

Pengakuan tersebut menjadi pencapaian penting bagi masyarakat Kerinci karena pemerintah memberikan perlindungan hukum terhadap lagu tradisional daerah. Langkah itu juga memperkuat identitas budaya Kerinci di tingkat nasional.

Selama beberapa tahun terakhir, Pemerintah Kabupaten Kerinci aktif mendata dan menjaga berbagai budaya lokal. Pemkab menilai lagu tradisional memiliki nilai sejarah yang besar karena masyarakat terus mewariskan tradisi tersebut dari generasi ke generasi.

Pemkab Kerinci Percepat Pelestarian Budaya

Pemerintah Kabupaten Kerinci terus memperkuat pelestarian budaya daerah melalui pencatatan kekayaan intelektual komunal. Selain fokus pada lagu tradisional, pemerintah daerah juga mendata kesenian, adat, tarian, hingga tradisi masyarakat Kerinci.

Bupati Kerinci bersama jajaran pemerintah daerah mengajak masyarakat menjaga budaya lokal agar tidak hilang akibat perkembangan zaman. Upaya tersebut sekaligus menjaga identitas daerah di tengah arus budaya modern yang semakin kuat.

Pemkab Kerinci sebelumnya berhasil mencatat sejumlah budaya lokal seperti Kenduri Sko, Tari Mahligai Kaco, Tale, dan berbagai tradisi adat masyarakat. Langkah itu menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam melindungi warisan budaya.

Melalui pencatatan budaya, pemerintah daerah ingin memperkenalkan kekayaan seni Kerinci kepada masyarakat luas sekaligus memberi perlindungan hukum terhadap budaya lokal.

Lagu Tradisional Kerinci Simpan Nilai Sejarah

Lagu daerah Kerinci memiliki ciri khas kuat karena memakai bahasa dan dialek lokal yang masih bertahan hingga sekarang. Syair lagu tradisional biasanya menggambarkan kehidupan masyarakat, adat istiadat, alam Kerinci, hingga pesan moral untuk generasi muda.

Baca Juga :  Razia Gabungan di Bungo Jaring Puluhan Kendaraan Pelanggar Pajak dan Dokumen Tidak Lengkap

Masyarakat Kerinci masih memainkan lagu daerah dalam acara adat, penyambutan tamu, dan kegiatan budaya masyarakat. Tradisi itu membuat lagu daerah tetap hidup di tengah perkembangan musik modern.

Banyak tokoh budaya menilai lagu tradisional bukan sekadar hiburan. Lagu daerah juga menjadi simbol identitas masyarakat Kerinci yang menyimpan sejarah panjang kehidupan masyarakat setempat.

Salah seorang pegiat budaya Kerinci mengatakan pengakuan negara dapat meningkatkan semangat masyarakat dalam menjaga tradisi daerah.

“Budaya daerah harus tetap hidup dan dikenal generasi muda,” ujar salah satu tokoh budaya Kerinci.

Kemenkum Dorong Daerah Lindungi Budaya Lokal

Kementerian Hukum Republik Indonesia terus mengajak pemerintah daerah mencatat budaya lokal ke dalam sistem Kekayaan Intelektual Komunal. Program tersebut bertujuan menjaga budaya tradisional agar tidak hilang maupun diklaim pihak lain.

Indonesia memiliki ribuan budaya tradisional yang tersebar di berbagai daerah. Karena itu, pemerintah pusat terus memperkuat perlindungan budaya lokal melalui pendataan resmi.

Kerinci menjadi salah satu daerah yang aktif mengikuti program tersebut. Pemerintah daerah bersama instansi terkait terus melakukan inventarisasi budaya lokal agar seluruh warisan budaya masyarakat mendapat perlindungan resmi.

Kerja sama antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah membantu mempercepat proses pendataan budaya tradisional di Indonesia.

Budaya Kerinci Semakin Dikenal Nasional

Kerinci selama ini dikenal sebagai daerah yang kaya budaya di Provinsi Jambi. Selain lagu tradisional, daerah ini memiliki berbagai warisan budaya lain seperti tarian adat, musik bambu, naskah kuno, hingga tradisi masyarakat yang masih terjaga.

Pengakuan negara terhadap lagu daerah Kerinci semakin memperkuat posisi Kerinci sebagai salah satu daerah dengan kekayaan budaya besar di Indonesia.

Baca Juga :  Kantongi Dukungan, Muhammad Zen Siap Maju di Musda Demokrat Jambi

Berbagai festival budaya dan kegiatan seni tradisional mulai memperkenalkan budaya Kerinci ke tingkat nasional. Pemerintah daerah juga aktif mempromosikan budaya lokal melalui acara pariwisata dan kegiatan seni masyarakat.

Perhatian pemerintah terhadap budaya lokal membuka peluang besar bagi Kerinci untuk mengembangkan sektor pariwisata berbasis budaya.

Generasi Muda Mulai Dekat dengan Lagu Daerah

Perkembangan teknologi dan budaya populer membuat sebagian generasi muda mulai jarang mengenal lagu tradisional daerah mereka sendiri. Kondisi itu mendorong pemerintah daerah dan komunitas budaya untuk lebih aktif mengenalkan lagu daerah kepada anak muda.

Sekolah, sanggar seni, dan komunitas budaya kini rutin mengadakan kegiatan seni tradisional agar generasi muda lebih dekat dengan budaya daerah.

Selain kegiatan langsung, komunitas budaya juga memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan lagu tradisional Kerinci kepada masyarakat luas. Platform digital memberi peluang besar bagi budaya lokal untuk berkembang di era modern.

Langkah tersebut membantu budaya daerah tetap bertahan di tengah perubahan zaman yang berlangsung sangat cepat.

Pelestarian Budaya Jadi Tanggung Jawab Bersama

Pelestarian budaya daerah tidak hanya menjadi tugas pemerintah. Masyarakat juga memiliki peran penting dalam menjaga tradisi lokal agar tetap hidup dan dikenal generasi berikutnya.

Pengakuan negara terhadap lagu daerah Kerinci menjadi pengingat bahwa budaya tradisional memiliki nilai penting bagi identitas bangsa. Jika masyarakat terus menjaga dan memperkenalkan budaya lokal, warisan tersebut akan tetap bertahan pada masa depan.

Pemerintah Kabupaten Kerinci berharap pencatatan Kekayaan Intelektual Komunal dapat mendorong masyarakat semakin bangga terhadap budaya daerah sendiri. Selain menjaga identitas budaya, langkah itu juga membuka peluang pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata berbasis budaya lokal.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jambi Disebut Punya Potensi Raksasa Sport Tourism, Danau Sipin hingga Kerinci Siap Jadi Magnet Wisata Dunia
IPC TPK Jambi Perkuat Jalur Ekspor Kayu Manis Kerinci, Dorong Indonesia Jadi Pusat Rempah Dunia
444 CJH Kloter 19 Kerinci-Merangin Masuki Asrama Haji, Satu Jemaah Kembali Berangkat ke Tanah Suci
Tiket Pesawat Jambi–Kerinci Rp699.960 Jadi Sorotan, Rute Langsung Tanpa Transit Tersedia Dua Kali Seminggu
Kemenag Sungai Penuh Serahkan Sertifikat Halal kepada Pelaku Usaha, Dorong Penguatan Ekonomi Umat
Calon Haji Asal Kerinci Diobservasi di Asrama Haji Jambi karena Keluhan Sesak
PetroChina Dorong UMKM Jambi Naik Kelas Lewat Rumah Produksi Anyaman Pandan
Klaim BPJS Kesehatan Kota Jambi Capai Rp179 Miliar, Beban Layanan Kesehatan Meningkat
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:00 WIB

Jambi Disebut Punya Potensi Raksasa Sport Tourism, Danau Sipin hingga Kerinci Siap Jadi Magnet Wisata Dunia

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:00 WIB

IPC TPK Jambi Perkuat Jalur Ekspor Kayu Manis Kerinci, Dorong Indonesia Jadi Pusat Rempah Dunia

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:00 WIB

Lagu Daerah Kerinci Resmi Diakui Negara, Pemkab Terima Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:00 WIB

444 CJH Kloter 19 Kerinci-Merangin Masuki Asrama Haji, Satu Jemaah Kembali Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:00 WIB

Tiket Pesawat Jambi–Kerinci Rp699.960 Jadi Sorotan, Rute Langsung Tanpa Transit Tersedia Dua Kali Seminggu

Berita Terbaru