Kemenag Sungai Penuh Serahkan Sertifikat Halal kepada Pelaku Usaha, Dorong Penguatan Ekonomi Umat

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 11 Mei 2026 - 22:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

sumber foto humas

sumber foto humas

Sungai Penuh, trendsberita.com – Kementerian Agama (Kemenag) Kota Sungai Penuh menyerahkan sertifikat halal kepada sejumlah pelaku usaha mikro dan kecil. Kegiatan ini menjadi bagian dari program percepatan sertifikasi halal di daerah.

Penyerahan sertifikat berlangsung secara resmi dan dihadiri oleh jajaran Kemenag serta pelaku usaha penerima manfaat. Program ini bertujuan memperkuat ekosistem produk halal di tengah masyarakat.

Kemenag menegaskan bahwa sertifikat halal tidak hanya menjadi dokumen administratif. Sertifikat ini juga menjadi jaminan kualitas dan kepercayaan konsumen terhadap produk yang beredar.

Dorong UMKM Naik Kelas

Kepala Kemenag Sungai Penuh menyampaikan bahwa pihaknya terus mendorong pelaku UMKM agar segera mengurus sertifikat halal. Ia menilai sertifikat ini dapat meningkatkan daya saing produk lokal.

“Kami ingin UMKM di Sungai Penuh semakin maju. Sertifikat halal membantu mereka memperluas pasar,” ujarnya.

Ia juga menambahkan bahwa pemerintah terus mempermudah proses pengajuan sertifikasi. Kemenag bekerja sama dengan pendamping halal untuk membantu pelaku usaha.

Pendampingan Proses Sertifikasi

Proses sertifikasi halal tidak berjalan singkat. Pelaku usaha harus melalui beberapa tahapan pemeriksaan.

Pendamping halal membantu pelaku usaha sejak awal. Mereka memeriksa bahan baku, proses produksi, hingga kebersihan tempat usaha.

Baca Juga :  Peringati Hardiknas, Wali Kota Jambi Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Salah satu pendamping menjelaskan bahwa banyak pelaku usaha awalnya belum memahami standar halal. Namun mereka bisa mengikuti proses setelah mendapat bimbingan.

“Setelah kami dampingi, prosesnya jadi lebih mudah. Mereka juga lebih paham bahan yang digunakan,” katanya.

Pelaku Usaha Rasakan Manfaat

Sejumlah pelaku usaha mengaku merasakan dampak langsung setelah memperoleh sertifikat halal. Mereka melihat peningkatan kepercayaan konsumen.

Seorang pelaku usaha makanan ringan mengatakan bahwa produk miliknya kini lebih mudah masuk ke toko modern. Ia juga menerima permintaan dari luar daerah.

“Sekarang pembeli lebih yakin. Produk saya juga mulai masuk pasar yang lebih besar,” ujarnya.

Pelaku usaha lain menilai sertifikat halal membantu meningkatkan penjualan. Ia juga merasa lebih percaya diri saat memasarkan produk.

Dukungan Pemerintah terhadap Produk Halal

Pemerintah terus memperkuat sistem jaminan produk halal di Indonesia. Program ini mengacu pada regulasi nasional yang mewajibkan sertifikasi halal secara bertahap.

Kemenag berperan sebagai lembaga yang mendampingi proses tersebut. Sementara itu, BPJPH menjadi otoritas utama dalam penerbitan sertifikat halal.

Kebijakan ini bertujuan memberikan perlindungan kepada konsumen. Selain itu, pemerintah ingin memperkuat industri halal nasional.

Baca Juga :  DPRD Sungai Penuh Minta Jalan M Yamin Steril dari Parkir Liar dan Pungutan Ilegal

Edukasi dan Sosialisasi Terus Dilakukan

Kemenag Sungai Penuh tidak hanya fokus pada penerbitan sertifikat. Mereka juga aktif melakukan sosialisasi kepada masyarakat.

Penyuluh agama turun langsung ke lapangan. Mereka memberikan pemahaman tentang pentingnya produk halal.

Kegiatan sosialisasi juga menyasar pelaku usaha kecil. Tujuannya agar mereka memahami prosedur sejak awal.

“Kami ingin pelaku usaha paham dulu, baru mengajukan. Jadi prosesnya lebih lancar,” ujar salah satu petugas Kemenag.

Dampak Ekonomi Mulai Terlihat

Sertifikat halal memberikan dampak ekonomi bagi pelaku usaha. Banyak UMKM mulai masuk ke pasar yang lebih luas.

Produk bersertifikat halal lebih mudah diterima oleh toko retail. Bahkan beberapa produk mulai dipasarkan secara digital.

Hal ini menunjukkan bahwa sertifikasi halal bukan hanya soal agama. Sertifikasi ini juga menjadi strategi penguatan ekonomi.

Harapan Pemerintah Daerah

Kemenag Sungai Penuh berharap jumlah UMKM bersertifikat halal terus meningkat. Mereka juga mendorong pelaku usaha lain untuk segera mendaftar.

Pemerintah daerah menargetkan pertumbuhan sektor UMKM halal setiap tahun. Program pendampingan akan terus diperkuat.

“Kami ingin Sungai Penuh menjadi daerah yang kuat dalam produk halal,” kata perwakilan Kemenag.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Jambi Disebut Punya Potensi Raksasa Sport Tourism, Danau Sipin hingga Kerinci Siap Jadi Magnet Wisata Dunia
IPC TPK Jambi Perkuat Jalur Ekspor Kayu Manis Kerinci, Dorong Indonesia Jadi Pusat Rempah Dunia
Lagu Daerah Kerinci Resmi Diakui Negara, Pemkab Terima Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum
444 CJH Kloter 19 Kerinci-Merangin Masuki Asrama Haji, Satu Jemaah Kembali Berangkat ke Tanah Suci
Tiket Pesawat Jambi–Kerinci Rp699.960 Jadi Sorotan, Rute Langsung Tanpa Transit Tersedia Dua Kali Seminggu
Calon Haji Asal Kerinci Diobservasi di Asrama Haji Jambi karena Keluhan Sesak
PetroChina Dorong UMKM Jambi Naik Kelas Lewat Rumah Produksi Anyaman Pandan
Klaim BPJS Kesehatan Kota Jambi Capai Rp179 Miliar, Beban Layanan Kesehatan Meningkat
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 18:00 WIB

Jambi Disebut Punya Potensi Raksasa Sport Tourism, Danau Sipin hingga Kerinci Siap Jadi Magnet Wisata Dunia

Rabu, 13 Mei 2026 - 17:00 WIB

IPC TPK Jambi Perkuat Jalur Ekspor Kayu Manis Kerinci, Dorong Indonesia Jadi Pusat Rempah Dunia

Rabu, 13 Mei 2026 - 12:00 WIB

Lagu Daerah Kerinci Resmi Diakui Negara, Pemkab Terima Sertifikat Kekayaan Intelektual Komunal dari Kemenkum

Selasa, 12 Mei 2026 - 18:00 WIB

444 CJH Kloter 19 Kerinci-Merangin Masuki Asrama Haji, Satu Jemaah Kembali Berangkat ke Tanah Suci

Selasa, 12 Mei 2026 - 12:00 WIB

Tiket Pesawat Jambi–Kerinci Rp699.960 Jadi Sorotan, Rute Langsung Tanpa Transit Tersedia Dua Kali Seminggu

Berita Terbaru