trendsberita.com – Sebanyak 444 calon jemaah haji (CJH) asal Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Merangin mulai memasuki Asrama Haji Jambi pada Senin, 11 Mei 2026. Para jemaah yang tergabung dalam Kloter 19 itu menjalani berbagai tahapan persiapan sebelum berangkat menuju Embarkasi Batam dan melanjutkan perjalanan ke Tanah Suci.
Kedatangan ratusan calon jemaah haji tersebut berlangsung sejak pagi hingga siang hari. Petugas haji langsung mengarahkan jemaah untuk mengikuti proses administrasi, pemeriksaan dokumen, serta layanan kesehatan melalui sistem one stop service di Asrama Haji Jambi.
Pihak Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi memastikan seluruh persiapan keberangkatan Kloter 19 berjalan lancar. Petugas juga memprioritaskan pelayanan bagi jemaah lanjut usia agar proses masuk asrama berlangsung lebih nyaman.
Jemaah Kerinci dan Merangin Jalani Tahapan Persiapan
Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Jambi, Yan Apriadi, mengatakan seluruh jemaah Kloter 19 dijadwalkan berangkat menuju Embarkasi Batam pada Selasa, 12 Mei 2026.
“Total calon jemaah haji yang akan berangkat pada Kloter 19 sebanyak 444 orang yang berasal dari Kabupaten Kerinci dan Kabupaten Merangin,” ujar Yan Apriadi.
Petugas lebih dahulu menerima jemaah asal Kabupaten Kerinci pada pagi hari. Setelah itu, rombongan asal Kabupaten Merangin menyusul memasuki Asrama Haji Jambi.
Selama berada di asrama, para jemaah mengikuti pemeriksaan dokumen perjalanan, pengecekan kesehatan, pembagian gelang identitas, hingga pengarahan teknis keberangkatan menuju Arab Saudi.
Selain itu, petugas haji juga mengingatkan jemaah untuk menjaga kondisi fisik menjelang keberangkatan ke Tanah Suci. Faktor kesehatan menjadi perhatian utama karena sebagian jemaah masuk kategori lanjut usia.
Samsudin Kembali Masuk Daftar Keberangkatan
Di tengah persiapan keberangkatan Kloter 19, kabar baik datang dari seorang calon jemaah haji bernama Samsudin. Sebelumnya, Samsudin sempat gagal berangkat saat tergabung dalam Kloter 13 karena mengalami gangguan kesehatan ketika tiba di Embarkasi Batam.
Saat itu, petugas medis langsung membawa Samsudin untuk menjalani perawatan intensif di rumah sakit di Batam. Tim kesehatan kemudian melakukan observasi untuk memastikan kondisi kesehatannya stabil sebelum kembali mengikuti perjalanan ibadah haji.
Kini kondisi Samsudin sudah membaik dan petugas kembali memasukkannya dalam daftar keberangkatan bersama Kloter 19.
“Jemaah atas nama Samsudin saat ini sudah dinyatakan sehat dan standby di Asrama Haji Batam untuk kembali diberangkatkan bersama Kloter 19,” kata Yan Apriadi.
Masuknya Samsudin membuat total jemaah yang akan diterbangkan bersama Kloter 19 bertambah menjadi 445 orang.
Petugas Minta Jemaah Fokus Ibadah dan Jaga Kesehatan
Petugas haji terus mengingatkan calon jemaah agar menjaga kesehatan selama berada di asrama maupun saat menjalani ibadah haji di Arab Saudi. Cuaca panas dan aktivitas ibadah yang padat membuat jemaah perlu menjaga stamina sejak awal keberangkatan.
Kabid Bina Haji dan Umrah Kanwil Kemenhaj Jambi, H. Majdi, meminta seluruh jemaah fokus menjalankan ibadah dan tidak terlalu memikirkan urusan lain selama berada di Tanah Suci.
“Selamat datang dan selamat menjalankan ibadah haji. Saya meminta Bapak Ibu sekalian fokus untuk ibadah,” ujar H. Majdi.
Petugas juga mengutamakan pelayanan bagi jemaah lansia saat proses one stop service berlangsung di asrama haji. Mereka memberikan pendampingan khusus agar proses administrasi berjalan lebih cepat dan nyaman.
Selain itu, tim kesehatan menyiapkan layanan pemeriksaan rutin untuk memastikan kondisi jemaah tetap stabil sebelum keberangkatan menuju Batam.
Proses Keberangkatan Dilakukan Bertahap
Jemaah Kloter 19 dijadwalkan menginap satu malam di Asrama Haji Jambi sebelum bertolak menuju Bandara Sultan Thaha Jambi pada Selasa siang. Setelah transit di Embarkasi Batam, rombongan akan melanjutkan penerbangan menuju Jeddah, Arab Saudi.
Petugas haji menyiapkan seluruh kebutuhan administrasi dan logistik sejak awal agar proses keberangkatan berjalan lancar. Mereka juga melakukan koordinasi dengan pihak maskapai, bandara, dan tim kesehatan.
Pemerintah Provinsi Jambi berharap seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah haji dengan lancar dan kembali ke daerah dalam keadaan sehat.
Pemeriksaan Kesehatan Jadi Prioritas
Penyelenggara haji tahun ini memberi perhatian besar terhadap faktor kesehatan jemaah. Petugas medis melakukan pemeriksaan berkala, terutama kepada jemaah lanjut usia dan mereka yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
Sebelumnya, dua calon jemaah asal Jambi sempat gagal berangkat karena kondisi kesehatan. Salah satunya mengalami gangguan daya ingat, sementara Samsudin harus menjalani perawatan medis setelah tiba di Batam.
Pengalaman tersebut membuat petugas semakin memperketat proses pemeriksaan kesehatan sebelum keberangkatan.
Petugas juga menyiapkan ambulans, kursi roda, dan layanan pendampingan khusus bagi jemaah yang membutuhkan bantuan tambahan selama proses perjalanan haji.
Antusiasme Jemaah Terlihat Tinggi
Meski harus menjalani serangkaian pemeriksaan dan administrasi, antusiasme calon jemaah haji asal Kerinci dan Merangin tetap tinggi. Banyak jemaah terlihat haru saat tiba di Asrama Haji Jambi bersama keluarga mereka.
Suasana asrama dipenuhi doa dan harapan agar seluruh rangkaian ibadah berjalan lancar hingga kembali ke Tanah Air.
Keberangkatan Kloter 19 juga menjadi momen penting bagi keluarga jemaah yang sudah menunggu bertahun-tahun untuk memperoleh kesempatan menunaikan ibadah haji.









