JK Sebut Kasus Ijazah Berlarut-larut, Ini Respons Pihak Jokowi

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 10:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Rizky Adha/detikcom

Foto: Rizky Adha/detikcom

trendsberita — Polemik dugaan ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, kembali menjadi sorotan setelah Jusuf Kalla menilai kasus tersebut sudah berlarut-larut dan meresahkan masyarakat.

JK menyebut isu ijazah ini telah berlangsung selama dua hingga tiga tahun. Menurutnya, polemik tersebut tidak hanya menghabiskan waktu, tetapi juga memicu perpecahan di tengah masyarakat.

Ia menilai persoalan ini sebenarnya sederhana dan bisa segera diselesaikan. JK meyakini bahwa Jokowi memiliki ijazah asli dan menyarankan agar polemik dihentikan dengan menunjukkan dokumen tersebut kepada publik.

“Kasus ini sudah lama, meresahkan masyarakat, dan merugikan semua pihak,” kata JK.

Selain berdampak sosial, JK juga menyoroti kerugian materiil yang muncul akibat polemik berkepanjangan ini. Ia menyebut banyak pihak menghabiskan biaya besar hanya untuk memperdebatkan isu tersebut.

Baca Juga :  Hendarsam Marantoko Resmi Dilantik Jadi Dirjen Imigrasi Kemenimipas

Di sisi lain, pihak Presiden Jokowi merespons santai pernyataan tersebut. Melalui kuasa hukumnya, pihak Jokowi menegaskan bahwa persoalan ijazah sebenarnya sudah jelas dan tidak perlu lagi diperdebatkan.

Pihak Jokowi menekankan bahwa keaslian ijazah telah melalui berbagai proses klarifikasi, termasuk oleh institusi terkait. Karena itu, mereka menilai polemik yang terus diangkat justru tidak produktif.

Respons ini sekaligus menegaskan bahwa Jokowi tidak ingin isu tersebut terus berkembang dan mengganggu stabilitas publik. Pemerintah berharap masyarakat tidak terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar.

Baca Juga :  Harga BBM di Seluruh SPBU RI Berlaku 16 April 2026, Pemerintah Tahan Kenaikan

Sebelumnya, polemik ijazah Jokowi memang kerap muncul di ruang publik. Namun, sejumlah pihak telah menyatakan bahwa dokumen tersebut asli dan sah secara hukum.

Kasus ini kembali ramai setelah muncul berbagai tudingan baru di media sosial. Hal tersebut kemudian memicu reaksi dari berbagai tokoh, termasuk JK yang mendorong agar polemik segera diakhiri.

Situasi ini menunjukkan bahwa isu lama masih dapat memicu perdebatan luas di masyarakat. Karena itu, penyelesaian yang jelas dan transparan dinilai penting untuk meredakan polemik yang berkepanjangan.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo Perintahkan Bahasa Prancis Diajarkan di Seluruh Sekolah Indonesia
Heboh Gunung Emas 53 Juta Ton di Kalimantan, Ternyata Penipuan Besar
Rupiah Kembali Tertekan, Dibuka Dekati Rp17.900 per Dolar AS
Operasi Patuh 2026 Mulai 8 Juni, Polisi Incar Pelat Nomor Modifikasi
KY Umumkan Nama Lolos Seleksi Calon Hakim Agung 2026, Ini Daftarnya
APKASINDO Sambut Positif Hasil Rakor Harga TBS Sawit, Petani Dapat Angin Segar
Prabowo Salurkan 1.098 Sapi Kurban ke Seluruh Indonesia, Jangkau 552 Daerah
Buruh Indomaret Protes, Upah Lembur Tanggal Merah Diganti Libur
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 30 Mei 2026 - 13:00 WIB

Prabowo Perintahkan Bahasa Prancis Diajarkan di Seluruh Sekolah Indonesia

Jumat, 29 Mei 2026 - 13:00 WIB

Heboh Gunung Emas 53 Juta Ton di Kalimantan, Ternyata Penipuan Besar

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:00 WIB

Rupiah Kembali Tertekan, Dibuka Dekati Rp17.900 per Dolar AS

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:00 WIB

Operasi Patuh 2026 Mulai 8 Juni, Polisi Incar Pelat Nomor Modifikasi

Rabu, 27 Mei 2026 - 12:00 WIB

KY Umumkan Nama Lolos Seleksi Calon Hakim Agung 2026, Ini Daftarnya

Berita Terbaru