Trump Sebut Akhir Pekan Ini Jadi Penentu Hasil Pembicaraan AS-Iran

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

(Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)

(Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)

trendsberita.com – Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyatakan optimisme terhadap jalannya pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran. Menurut Trump, proses negosiasi berlangsung sangat baik dan berpotensi menghasilkan perkembangan penting pada akhir pekan ini.

Pernyataan tersebut muncul di tengah upaya diplomatik kedua negara untuk meredakan ketegangan yang selama berbulan-bulan mewarnai kawasan Timur Tengah. Trump mengatakan dirinya menerima laporan positif mengenai jalannya negosiasi yang sedang berlangsung.

“Saya mendengar bahwa negosiasi itu sendiri sebenarnya berjalan sangat baik,” kata Trump kepada wartawan.

Selain itu, Trump menilai peluang tercapainya kesepakatan masih terbuka lebar dalam beberapa hari ke depan.

Trump Optimistis Kesepakatan Bisa Tercapai

Trump menyebut pembicaraan antara Washington dan Teheran menunjukkan perkembangan yang cukup positif.

Ia bahkan mengindikasikan bahwa hasil dari negosiasi tersebut dapat muncul pada akhir pekan. Pernyataan itu memperkuat optimisme yang sebelumnya juga pernah ia sampaikan mengenai peluang tercapainya kesepakatan dengan Iran.

Sebelumnya, Trump juga menyatakan bahwa kesepakatan dengan Iran mungkin dapat tercapai dalam waktu dekat apabila kedua pihak terus mempertahankan komunikasi yang konstruktif.

Baca Juga :  Iran Kembali Eksekusi Mati 2 Anggota Kelompok Oposisi Terlaran

Karena itu, pasar dan pengamat internasional terus memantau perkembangan negosiasi tersebut.

Iran Sebut Belum Ada Kemajuan Signifikan

Meski Trump menunjukkan optimisme tinggi, pandangan berbeda datang dari pihak Iran.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengakui jalur komunikasi dengan Amerika Serikat masih terbuka. Namun, ia menegaskan bahwa negosiasi belum menghasilkan kemajuan nyata yang dapat mengakhiri konflik dan ketegangan yang terjadi di kawasan Timur Tengah.

Perbedaan pandangan tersebut menunjukkan bahwa kedua negara masih menghadapi sejumlah isu penting yang perlu diselesaikan sebelum mencapai kesepakatan final.

Karena itu, proses negosiasi masih membutuhkan waktu dan pembahasan lebih lanjut.

Negosiasi Tetap Berjalan Meski Diwarnai Ketegangan

Dalam beberapa hari terakhir, muncul laporan yang menyebut Iran sempat mempertimbangkan penghentian pembicaraan tidak langsung dengan Amerika Serikat.

Namun Trump menegaskan bahwa negosiasi tetap berjalan dan berlangsung dengan cepat. Ia juga mengaku belum menerima pemberitahuan resmi mengenai penghentian komunikasi dari pihak Iran.

Selain itu, Trump kembali menegaskan bahwa jalur diplomasi tetap menjadi pilihan utama dibandingkan langkah militer.

Baca Juga :  Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon

Karena itu, kedua negara masih menjaga peluang penyelesaian konflik melalui meja perundingan.

Kesepakatan Masih Menunggu Keputusan Final

Laporan sebelumnya menyebut negosiator Amerika Serikat dan Iran telah menyusun kerangka kesepakatan awal yang berisi perpanjangan gencatan senjata dan pembahasan lanjutan terkait program nuklir Iran.

Namun, kesepakatan tersebut masih memerlukan persetujuan akhir dari Presiden Trump dan otoritas Iran sebelum resmi berlaku.

Selain itu, kedua pihak masih perlu menyepakati sejumlah poin penting yang berkaitan dengan keamanan kawasan dan program nuklir Teheran.

Karena itu, hasil akhir negosiasi masih bergantung pada keputusan politik dari kedua negara.

Dunia Internasional Menunggu Hasil Pembicaraan

Perkembangan hubungan Amerika Serikat dan Iran menjadi perhatian dunia karena berpengaruh langsung terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah.

Setiap kemajuan dalam proses diplomasi berpotensi mengurangi risiko konflik yang lebih luas. Selain itu, kesepakatan juga dapat memengaruhi pasar energi global dan sentimen ekonomi internasional.

Karena itu, banyak negara berharap kedua pihak dapat menemukan solusi damai melalui jalur diplomasi.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Raksasa Nikel China Mulai Lirik Afrika, Investasi di Indonesia Terancam Melambat
Trump Murka ke Netanyahu, Serangan Israel di Lebanon Picu Ketegangan Baru
Iran Peringatkan AS, Sebut Pertempuran Saat Ini Bisa Picu Babak Perang Baru
Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 5%, Pasar Energi Tertekan
Menlu AS Optimistis Iran Sepakat Akhiri Konflik dalam 24 Jam, Ini Perkembangan Terbaru
GPCI Sebut Seluruh Delegasi Global Sumud Flotilla Termasuk WNI Akan Segera Dipulangkan
AS Resmi Mendakwa Mantan Presiden Kuba Raúl Castro atas Penembakan 2 Pesawat Sipil
Putin dan Xi Jinping Peringatkan Dunia: Risiko “Hukum Rimba” Semakin Nyata di Tengah Ketegangan Global
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 23:00 WIB

Raksasa Nikel China Mulai Lirik Afrika, Investasi di Indonesia Terancam Melambat

Kamis, 4 Juni 2026 - 23:00 WIB

Trump Sebut Akhir Pekan Ini Jadi Penentu Hasil Pembicaraan AS-Iran

Kamis, 4 Juni 2026 - 13:00 WIB

Trump Murka ke Netanyahu, Serangan Israel di Lebanon Picu Ketegangan Baru

Rabu, 3 Juni 2026 - 13:00 WIB

Iran Peringatkan AS, Sebut Pertempuran Saat Ini Bisa Picu Babak Perang Baru

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:00 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 5%, Pasar Energi Tertekan

Berita Terbaru