Kerinci, trendsberita.com – Hujan dengan intensitas tinggi memicu banjir bandang yang menerjang wilayah Tanjung Pauh, Kabupaten Kerinci. Bencana ini merendam sejumlah titik permukiman dan mengganggu aktivitas warga di beberapa desa pada Rabu sore.
Begitu menerima laporan, Dinas PUPR Kerinci bersama BPBD langsung bergerak ke lokasi tanpa menunda waktu. Aparat pemerintah turun ke lapangan untuk melihat kondisi dan memetakan kerusakan yang terjadi akibat derasnya aliran air.
Pemerintah Langsung Bergerak ke Lokasi
Kepala Dinas PUPR Kerinci memimpin langsung tim teknis yang turun ke area terdampak. Tim gabungan memeriksa aliran air, titik genangan, serta infrastruktur yang terdampak banjir.
Petugas juga mengumpulkan data awal untuk menentukan langkah penanganan darurat. Pemerintah daerah ingin memastikan warga mendapatkan penanganan cepat, terutama di titik-titik yang mengalami dampak paling parah.
Selain PUPR, BPBD Kerinci ikut membantu proses evakuasi ringan dan pemantauan kondisi warga di sekitar lokasi banjir.
Warga Alami Gangguan Aktivitas
Banjir bandang ini membuat sejumlah aktivitas warga terganggu. Air yang datang secara tiba-tiba masuk ke permukiman dan jalan penghubung antarwilayah.
Sejumlah warga mengaku kesulitan beraktivitas karena akses jalan terganggu. Kondisi ini membuat sebagian masyarakat memilih tetap berada di rumah sambil menunggu air surut.
Meski tidak ada laporan korban jiwa, warga tetap berharap pemerintah bisa segera memperbaiki infrastruktur yang terdampak agar aktivitas kembali normal.
PUPR Lakukan Penelusuran Penyebab Banjir
Tim teknis PUPR langsung menelusuri sumber aliran air yang memicu banjir bandang. Pemeriksaan awal menunjukkan aliran dari kawasan perbukitan membawa debit air besar menuju permukiman warga.
Petugas kemudian mencatat titik-titik kritis yang perlu penanganan cepat. Pemerintah juga mulai menyiapkan kajian teknis untuk menentukan solusi jangka pendek dan jangka panjang.
Langkah ini bertujuan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi saat curah hujan meningkat di wilayah tersebut.
BPBD Fokus pada Penanganan Darurat
BPBD Kerinci bergerak cepat membantu pemerintah kecamatan dan desa dalam memantau kondisi warga. Petugas memastikan tidak ada warga yang terjebak di lokasi banjir.
Selain itu, BPBD juga menyiapkan skenario lanjutan jika hujan kembali turun dan debit air meningkat. Koordinasi dengan perangkat desa terus berjalan untuk mempercepat proses penanganan di lapangan.
Warga Minta Penanganan Lebih Cepat
Masyarakat Tanjung Pauh berharap pemerintah segera mengambil langkah perbaikan infrastruktur, terutama pada saluran air dan akses jalan yang terdampak.
Beberapa warga menilai banjir bandang ini terjadi cukup cepat dan tidak terduga, sehingga mereka membutuhkan solusi permanen agar kejadian serupa tidak terus berulang.









