Kopi Kerinci Tembus Pasar Tiongkok, 20 Ton Fine Robusta Diekspor dari Jambi

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: JambiUpdate.co

Foto: JambiUpdate.co

KERINCI, trendsberita.com – Petani kopi di Kabupaten Kerinci kembali mencatat pencapaian di pasar internasional. Sebanyak 20 ton kopi Fine Robusta hasil produksi Desa Lempur, Kecamatan Gunung Raya, resmi berangkat menuju Tiongkok.

Petani yang tergabung dalam Koperasi Agro Forestry Kerinci mengelola dan menyiapkan komoditas tersebut hingga memenuhi standar ekspor. Keberhasilan ini sekaligus membuka peluang baru bagi sektor perkebunan kopi di Provinsi Jambi.

Pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan berbagai pihak turut hadir dalam pelepasan ekspor tersebut.

Petani Fokus Tingkatkan Kualitas Kopi

Petani kopi di Kerinci terus memperbaiki kualitas hasil panen agar mampu bersaing di pasar internasional.

Bupati Kerinci Monadi menyampaikan bahwa pemerintah daerah mendorong penguatan kualitas produk sebagai langkah utama memperluas pasar ekspor.

Menurutnya, petani tidak cukup hanya meningkatkan produksi. Mereka juga perlu menjaga standar pengolahan agar kopi mampu memenuhi kebutuhan pasar global.

Baca Juga :  Siswa SD dan SMP di Sungai Penuh Dilarang Bawa Motor ke Sekolah, Ini Aturannya

Selain itu, kelompok petani juga memperkuat proses pascapanen untuk menghasilkan cita rasa yang lebih konsisten.

Langkah tersebut membantu kopi Kerinci memperoleh nilai jual yang lebih tinggi.

Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan

Keberhasilan ekspor ini tidak hanya berasal dari peningkatan produksi.

Petani, koperasi, pemerintah daerah, dan lembaga pendamping membangun kolaborasi sejak proses budidaya hingga pemasaran.

Bank Indonesia Wilayah Jambi juga aktif memberikan pendampingan kepada petani untuk memperkuat kualitas dan produktivitas.

Melalui program pembinaan tersebut, petani memperoleh dukungan mulai dari pengelolaan kebun hingga strategi pemasaran.

Karena itu, banyak pihak menilai pola kerja sama seperti ini dapat menjadi contoh pengembangan komoditas unggulan daerah lainnya.

Ekspor Masih Menggunakan Pelabuhan Luar Daerah

Saat ini, pelaku usaha masih mengirim kopi Kerinci melalui Pelabuhan Belawan di Medan, Sumatera Utara.

Pemerintah Provinsi Jambi berharap pelaku usaha dapat memanfaatkan pelabuhan di Jambi untuk kegiatan ekspor pada masa mendatang.

Baca Juga :  10 Terdakwa Korupsi PJU Kerinci Divonis Hingga 1 Tahun 8 Bulan Penjara

Jika ekspor berlangsung langsung dari daerah, biaya distribusi dapat turun dan proses logistik menjadi lebih efisien.

Selain itu, aktivitas ekspor yang berjalan dari Jambi juga berpotensi meningkatkan pendapatan daerah.

Kopi Kerinci Perluas Pasar Internasional

Kerinci selama ini dikenal sebagai salah satu sentra kopi unggulan di Provinsi Jambi.

Keberhasilan mengirim 20 ton Fine Robusta ke Tiongkok menunjukkan bahwa produk lokal memiliki daya saing yang kuat.

Permintaan dari pasar luar negeri juga membuka peluang bagi petani untuk meningkatkan produksi dan memperluas jaringan pemasaran.

Jika tren tersebut terus berlanjut, sektor kopi berpotensi menjadi salah satu penggerak ekonomi daerah.

Selain meningkatkan pendapatan petani, perkembangan industri kopi juga dapat membuka peluang usaha baru di sektor pengolahan dan distribusi.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

TVRI Jambi Dorong Literasi Digital dan Perlindungan HAM di Era Digital
Polres Kerinci Tertibkan Kendaraan Lansir dan Bekingan BBM Subsidi
Kejari Sungai Penuh Dampingi Proyek PUPR Kerinci 2026, Perkuat Pengawasan dan Kepastian Hukum
Kopi Robusta Kerinci Tembus Pasar Mesir, Perkuat Prospek Ekspor Jambi ke Kancah Global
BPKP Jambi Lepas Kepala Perwakilan dan Dua Pejabat Menuju Penugasan Baru
UNJA Gandeng KPU Provinsi Jambi Siapkan Pemira Serentak Pertama Tahun 2026
Hari Lahir Pancasila Jadi Momen Penting, Wako Alfin Ajak Perkuat Persatuan
Pemkot Sungai Penuh Terapkan Biaya Kebersihan Rp45 Ribu per Bulan, Pedagang Minta Layanan Lebih Optimal
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 22:00 WIB

TVRI Jambi Dorong Literasi Digital dan Perlindungan HAM di Era Digital

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:00 WIB

Polres Kerinci Tertibkan Kendaraan Lansir dan Bekingan BBM Subsidi

Rabu, 3 Juni 2026 - 23:00 WIB

Kejari Sungai Penuh Dampingi Proyek PUPR Kerinci 2026, Perkuat Pengawasan dan Kepastian Hukum

Rabu, 3 Juni 2026 - 22:00 WIB

Kopi Robusta Kerinci Tembus Pasar Mesir, Perkuat Prospek Ekspor Jambi ke Kancah Global

Senin, 1 Juni 2026 - 23:00 WIB

BPKP Jambi Lepas Kepala Perwakilan dan Dua Pejabat Menuju Penugasan Baru

Berita Terbaru