Harga Emas Galeri 24, UBS, dan Antam Kompak Turun Hari Ini

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 17 Mei 2026 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: CNBC

Foto: CNBC

trendsberita.com – Harga emas dari berbagai merek seperti Antam, UBS, dan Galeri 24 kompak mengalami penurunan pada perdagangan hari ini. Pergerakan ini terjadi di tengah pelemahan harga emas global yang ikut menekan pasar domestik.

Data dari Pegadaian menunjukkan hampir semua ukuran emas mencatat penurunan dibandingkan hari sebelumnya.

Galeri 24 Terkoreksi di Semua Ukuran

Galeri 24 mencatat penurunan harga pada hampir seluruh pecahan. Untuk ukuran 0,5 gram, harga berada di kisaran Rp1,47 juta. Sementara itu, emas 1 gram dijual sekitar Rp2,81 juta.

Harga emas ukuran 5 gram hingga 100 gram juga bergerak turun mengikuti tren pelemahan harian.

Penurunan ini mencerminkan tekanan pasar yang terjadi secara merata pada logam mulia ritel.

Baca Juga :  Astra (ASII) Tebar Dividen Rp15,6 Triliun, Angkat Rudy Jadi Direktur Utama Baru

Antam Ikut Melemah di Pasar Pegadaian

Antam juga mencatat koreksi harga pada berbagai ukuran. Untuk 1 gram, harga berada di level sekitar Rp2,91 juta.

Pecahan lebih besar seperti 10 gram hingga 100 gram ikut mengalami penurunan seiring pelemahan harga emas global.

Tren ini menunjukkan pergerakan Antam masih sangat sensitif terhadap harga internasional.

UBS Turun Mengikuti Tren Pasar

UBS juga bergerak searah dengan Antam dan Galeri 24. Harga emas UBS 1 gram berada di kisaran Rp2,79 juta.

Ukuran lain seperti 5 gram dan 10 gram ikut terkoreksi di pasar Pegadaian.

Pergerakan UBS memperkuat tren bahwa seluruh produk emas ritel mengalami tekanan yang sama pada hari ini.

Baca Juga :  Efek MSCI Belum Usai, Pasar Saham Indonesia Dibayangi Outflow Hingga Rp31 Triliun di Akhir Mei 2026

Tekanan Harga Emas Global Pengaruhi Pasar Domestik

Analis pasar menilai penurunan harga emas hari ini terjadi akibat pelemahan harga emas dunia. Kondisi ini langsung memengaruhi harga emas di dalam negeri, termasuk produk yang dijual di Pegadaian.

Fluktuasi nilai dolar AS dan sentimen pasar global ikut memengaruhi arah harga logam mulia.

Investor juga cenderung melakukan aksi ambil untung setelah kenaikan sebelumnya, sehingga tekanan jual meningkat.

Investor Pantau Pergerakan Selanjutnya

Pelaku pasar kini memantau arah harga emas dalam beberapa hari ke depan. Mereka menilai pergerakan emas masih berpotensi berubah cepat tergantung kondisi global.

Sebagian investor tetap mempertahankan emas sebagai aset lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

IHSG Turun 4,52 Persen ke Level 5.342, Mayoritas Saham Merah
Rekomendasi Kripto Hari Ini: Render, Dogecoin, dan Chiliz Jadi Sorotan di Tengah Gejolak Pasar
BEI Kembali Dibuka, Ini Daftar Saham Cum Dividen Hari Ini dengan Potensi Dividen hingga Rp18.000 per Lot
Daftar Lengkap Saham yang Bakal Didepak dari Indeks FTSE, GOTO hingga NCKL Masuk Daftar
Ahli Buka-bukaan Soal Harga Emas Sepekan ke Depan, Ini Prediksinya
Bitcoin Jatuh Lagi, Dua Sentimen Ini Bikin Pasar Kripto Tertekan
Harga Emas Hari Ini Turun Rp13.000, Saat Beli atau Tunggu?
UNIC Tebar Dividen Rp1.447 per Saham, Ini Jadwalnya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 12:00 WIB

IHSG Turun 4,52 Persen ke Level 5.342, Mayoritas Saham Merah

Rabu, 3 Juni 2026 - 21:00 WIB

Rekomendasi Kripto Hari Ini: Render, Dogecoin, dan Chiliz Jadi Sorotan di Tengah Gejolak Pasar

Rabu, 3 Juni 2026 - 12:00 WIB

BEI Kembali Dibuka, Ini Daftar Saham Cum Dividen Hari Ini dengan Potensi Dividen hingga Rp18.000 per Lot

Rabu, 3 Juni 2026 - 11:00 WIB

Daftar Lengkap Saham yang Bakal Didepak dari Indeks FTSE, GOTO hingga NCKL Masuk Daftar

Senin, 1 Juni 2026 - 13:00 WIB

Ahli Buka-bukaan Soal Harga Emas Sepekan ke Depan, Ini Prediksinya

Berita Terbaru

(NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)

Internasional

Diserang Rudal Iran, Pangkalan Udara Utama Israel Mengalami Kerusakan

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:00 WIB