Zainal Abidin Sebut Bung Karno Pencetus Istilah Halal Bihalal Pertama

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 18 April 2026 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Tribunpalu

Foto: Tribunpalu

trendsberita.com – Seorang tokoh agama, Zainal Abidin, menyampaikan pandangan menarik saat memberikan ceramah di lingkungan DPD PDI Perjuangan Sulawesi Tengah. Ia menyebut bahwa Soekarno atau Bung Karno merupakan tokoh yang pertama kali memperkenalkan istilah halal bihalal di Indonesia.

Zainal Abidin menyampaikan hal tersebut di hadapan para kader partai. Ia menjelaskan bahwa istilah halal bihalal tidak sekadar tradisi, tetapi memiliki nilai sejarah dan makna persatuan yang kuat. Menurutnya, Bung Karno menggunakan konsep halal bihalal sebagai cara untuk menyatukan masyarakat setelah masa konflik.

Ia menegaskan bahwa halal bihalal bukan hanya sekadar acara saling bermaafan. Tradisi ini juga mencerminkan semangat kebangsaan. Bung Karno, kata dia, mengajak masyarakat untuk saling memaafkan dan memperkuat persatuan bangsa melalui momentum tersebut.

Baca Juga :  Lebaran Haji 2026 Diprediksi 27 Mei, Simak Jadwal Libur dan Cuti Bersama

Dalam ceramahnya, Zainal Abidin juga mengingatkan pentingnya menjaga nilai kebersamaan di tengah perbedaan. Ia menilai bahwa semangat halal bihalal masih sangat relevan hingga saat ini. Masyarakat Indonesia yang beragam membutuhkan ruang untuk saling memahami dan mempererat hubungan.

Selain itu, ia mengajak para kader partai untuk meneladani nilai-nilai yang diwariskan Bung Karno. Menurutnya, persatuan harus selalu menjadi prioritas utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Tanpa persatuan, berbagai perbedaan bisa memicu perpecahan.

Baca Juga :  Rupiah Tembus Rp19.000? Analis Ungkap Skenario Pelemahan Mata Uang RI

Kegiatan ceramah tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Para peserta mengikuti acara dengan antusias. Mereka tidak hanya mendengarkan materi, tetapi juga meresapi pesan tentang pentingnya menjaga persatuan.

Zainal Abidin juga menekankan bahwa tradisi halal bihalal bisa menjadi sarana efektif untuk memperkuat hubungan sosial. Ia mendorong masyarakat untuk tidak sekadar menjalankan tradisi secara seremonial. Ia ingin masyarakat memahami makna di balik tradisi tersebut.

Dengan memahami sejarah dan nilai halal bihalal, masyarakat bisa menjaga semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. Pesan ini menjadi pengingat bahwa warisan pemikiran Bung Karno masih relevan hingga sekarang.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman
Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal
Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter
Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan
Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet
Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026
Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Bahas Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB