BPJN Terapkan Sistem Buka Tutup Pascalongsor di Jalur Merangin-Kerinci

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 8 Mei 2026 - 23:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: ANTARA

Foto: ANTARA

trendsberita.com – Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Jambi menerapkan sistem buka tutup di ruas jalan nasional Merangin-Kerinci setelah longsor menutup sebagian badan jalan. Longsor terjadi sejak Kamis malam hingga Jumat dini hari di kawasan Desa Sanggaran Agung, Kecamatan Batang Merangin, Kabupaten Kerinci.

Kepala BPJN Jambi, Dedy Hariadi, mengatakan petugas mulai mengurai kemacetan sejak Jumat pagi sekitar pukul 07.30 WIB dengan menerapkan sistem buka tutup kendaraan.

“Pagi tadi jam 07.30 WIB lalu lintas sudah terurai dengan sistem buka tutup,” kata Dedy di Jambi, Jumat.

Petugas gabungan dari BPJN, TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat langsung turun ke lokasi untuk membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan.

Alat Berat Dikerahkan ke Lokasi Longsor

BPJN Jambi mengerahkan sejumlah alat berat untuk mempercepat proses pembersihan material tanah dan pohon yang menutup akses jalan nasional tersebut.

Petugas menggunakan ekskavator dan backhoe loader untuk mengangkut material longsor ke pinggir jalan agar kendaraan dapat kembali melintas. Hingga Jumat sore, proses pembersihan masih terus berlangsung.

Dedy menjelaskan BPJN juga memobilisasi alat tambahan ke lokasi longsor guna mempercepat penanganan dan mengantisipasi longsor susulan.

“Saat ini sedang dilakukan pembersihan lanjutan agar lalu lintas dapat berfungsi secara normal,” ujarnya.

Baca Juga :  Oknum Guru PPPK di Sungai Penuh Diciduk Polisi, Dugaan Kasus Pencabulan Masih Didalami

Desa Sanggaran Agung Jadi Titik Longsor Terparah

Manajer Ruas Jalan Merangin-Kerinci BPJN Jambi, Djarisman, mengatakan titik longsor paling parah berada di Desa Sanggaran Agung.

Menurutnya, kawasan tersebut memang rawan longsor karena memiliki kontur tanah berbukit dan minim vegetasi penahan tanah. Saat hujan dengan intensitas sedang hingga lebat turun, lereng di kawasan itu mudah mengalami pergerakan tanah.

“Lokasi itu memang menjadi daerah langganan longsor saat hujan deras mengguyur wilayah Kerinci,” kata Djarisman.

Kondisi tersebut membuat jalur Merangin-Kerinci sering mengalami gangguan lalu lintas ketika cuaca ekstrem melanda wilayah pegunungan Jambi.

BPJN Siagakan Petugas Antisipasi Longsor Susulan

BPJN Jambi tetap menyiagakan alat berat dan personel di sekitar lokasi longsor. Langkah itu dilakukan untuk mengantisipasi longsor susulan karena BMKG masih memprediksi hujan berpotensi turun di wilayah Kabupaten Kerinci.

Petugas juga menyiapkan mesin pemotong pohon untuk mempercepat penanganan jika material kayu kembali menutup badan jalan.

Selain itu, aparat kepolisian membantu mengatur arus lalu lintas agar kendaraan dapat melintas secara bergantian dengan aman.

BPJN meminta pengendara tetap berhati-hati saat melintasi jalur Merangin-Kerinci karena proses pembersihan material longsor masih berlangsung hingga malam hari.

Baca Juga :  BPBD Batang Hari Siapkan Puluhan Personel Hadapi Ancaman “Godzilla El Nino”

Jalur Merangin-Kerinci Sangat Vital bagi Mobilitas Warga

Ruas jalan nasional Merangin-Kerinci menjadi jalur utama penghubung Kabupaten Merangin dan Kerinci menuju Kota Jambi maupun Sumatera Barat.

Karena itu, gangguan di jalur tersebut langsung berdampak pada mobilitas masyarakat dan distribusi logistik.

BPJN memastikan kendaraan masih bisa melintas meski harus bergantian menggunakan sistem buka tutup. Petugas juga terus memantau kondisi tebing di sekitar lokasi untuk memastikan keamanan pengguna jalan.

Sebelumnya, BPJN Jambi juga pernah menerapkan sistem serupa saat longsor melanda ruas jalan Merangin-Kerinci pada tahun-tahun sebelumnya.

Pemerintah Percepat Penanganan Permanen

BPJN Jambi menyatakan pemerintah akan mempercepat penanganan permanen di sejumlah titik rawan longsor di jalur Merangin-Kerinci.

Salah satu upaya yang disiapkan yakni pembangunan pondasi penahan tanah dan perbaikan lereng untuk mengurangi risiko longsor saat musim hujan.

BPJN berharap perbaikan permanen dapat meningkatkan keamanan jalur nasional tersebut karena kawasan Kerinci memiliki intensitas hujan yang cukup tinggi sepanjang tahun.

Sementara itu, masyarakat dan pengendara diminta tetap memantau informasi cuaca serta kondisi jalan sebelum melakukan perjalanan menuju Kerinci maupun Merangin.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Longsor Tutupi Jalan Lintas Kerinci–Bangko, Polda Jambi Imbau Warga Waspada Longsor Susulan
Pemkab Kerinci dan OJK Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Akses Keuangan yang Lebih Luas
Wabup Murison Turun Langsung ke Lokasi Banjir Bandang Pengasi, Pastikan Penanganan Cepat untuk Warga
Bupati Monadi Buka Rakor TPAKD Bersama OJK, Perkuat Akses Keuangan dan Dorong UMKM Kerinci Naik Kelas
Wali Kota Cup Race 2026 Dongkrak Ekonomi Jambi, Transaksi UMKM Tembus Rp1 Miliar
Peringati Hardiknas, Wali Kota Jambi Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Sosialisasi Beasiswa Pro Jambi Cerdas di UIN Jambi, Kuota 500 Mahasiswa S1 Siap Dibuka
Kerinci Juara Inflasi, Kartu Kuning Jadi Sinyal Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 11:00 WIB

Longsor Tutupi Jalan Lintas Kerinci–Bangko, Polda Jambi Imbau Warga Waspada Longsor Susulan

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:00 WIB

Pemkab Kerinci dan OJK Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Akses Keuangan yang Lebih Luas

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:00 WIB

Wabup Murison Turun Langsung ke Lokasi Banjir Bandang Pengasi, Pastikan Penanganan Cepat untuk Warga

Kamis, 7 Mei 2026 - 07:00 WIB

Bupati Monadi Buka Rakor TPAKD Bersama OJK, Perkuat Akses Keuangan dan Dorong UMKM Kerinci Naik Kelas

Senin, 4 Mei 2026 - 17:00 WIB

Wali Kota Cup Race 2026 Dongkrak Ekonomi Jambi, Transaksi UMKM Tembus Rp1 Miliar

Berita Terbaru