Wabup Murison Turun Langsung ke Lokasi Banjir Bandang Pengasi, Pastikan Penanganan Cepat untuk Warga

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

FOTO: kerincisatu.kerincikab.go.id

FOTO: kerincisatu.kerincikab.go.id

KERINCI, trendsberita.com – Wakil Bupati Kerinci, Murison, bergerak cepat merespons bencana banjir bandang yang menerjang wilayah Kecamatan Bukit Kerman. Ia turun langsung ke lokasi terdampak di Desa Pengasi Baru dan Desa Pengasi Lama pada Rabu (6/5/2026) untuk memastikan kondisi warga serta langkah penanganan berjalan maksimal.

Kunjungan ini menunjukkan keseriusan Pemerintah Kabupaten Kerinci dalam menangani dampak bencana. Murison tidak hanya melihat situasi di lapangan, tetapi juga memastikan kebutuhan warga segera terpenuhi.

Banjir Bandang Terjadi Akibat Hujan Deras

Banjir bandang melanda wilayah tersebut setelah hujan dengan intensitas tinggi mengguyur kawasan Bukit Kerman sejak sore hingga malam hari. Air hujan yang terus meningkat membuat debit sungai melonjak drastis.

Air kemudian meluap ke badan jalan dan permukiman warga. Kondisi ini semakin parah saat saluran air tidak mampu menampung volume air yang terus bertambah.

Sekitar pukul 19.30 WIB, air mulai menggenangi jalan lintas Kerinci–Bangko. Tidak lama kemudian, genangan air semakin tinggi dan mencapai sepinggang orang dewasa. Akibatnya, kendaraan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas.

Situasi tersebut membuat aktivitas masyarakat terganggu. Warga memilih menyelamatkan diri dan barang berharga ke tempat yang lebih aman.

Sekitar pukul 21.00 WIB, air mulai surut dan arus lalu lintas kembali normal. Meski begitu, dampak kerusakan tetap dirasakan warga di dua desa tersebut.

Wabup Murison Pastikan Penanganan Cepat

Murison langsung meninjau titik-titik terdampak banjir. Ia berdialog dengan warga untuk mengetahui kondisi riil di lapangan. Ia juga meminta laporan langsung dari aparat kecamatan dan perangkat desa.

Dalam kunjungan tersebut, ia didampingi Camat Bukit Kerman, Adi Putra. Mereka bersama-sama mengecek kerusakan rumah, kondisi jalan, serta lahan pertanian yang terdampak.

Murison menegaskan bahwa pemerintah daerah hadir untuk memberikan solusi cepat.

Baca Juga :  Gubernur Al Haris: Pemprov Jambi Dukung Percepatan Pembangunan Waste-to-Energy

“Pemerintah Kabupaten Kerinci hadir memastikan kondisi masyarakat yang terdampak. Kami akan segera berkoordinasi dengan dinas terkait agar bantuan bisa segera disalurkan,” ujar Murison.

Ia meminta seluruh instansi bergerak cepat dan tidak menunggu waktu lama dalam menangani dampak bencana.

Puluhan Rumah dan Sawah Terdampak

Data sementara menunjukkan sekitar 10 rumah warga terdampak banjir. Tingkat kerusakan bervariasi, mulai dari rusak ringan hingga rusak berat.

Selain rumah, banjir juga merendam lahan pertanian warga. Sawah yang menjadi sumber penghasilan utama masyarakat ikut terdampak.

Kondisi ini membuat warga mengalami kerugian cukup besar. Banyak warga berharap pemerintah segera memberikan bantuan untuk meringankan beban mereka.

Meski banjir membawa dampak signifikan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hal ini menjadi kabar baik di tengah musibah yang terjadi.

Pemerintah Siapkan Bantuan dan Penanganan Darurat

Murison langsung menginstruksikan jajaran terkait untuk melakukan langkah cepat. Ia meminta dinas terkait segera menyalurkan bantuan kepada warga terdampak.

Pemerintah juga mengerahkan tim untuk melakukan pendataan kerusakan. Data ini menjadi dasar dalam menentukan jenis bantuan yang akan diberikan.

Selain bantuan logistik, pemerintah juga fokus pada pemulihan infrastruktur yang terdampak.

Murison menegaskan bahwa penanganan tidak boleh berhenti pada tahap darurat saja. Ia ingin pemerintah juga menyiapkan langkah lanjutan agar kondisi masyarakat segera pulih.

Langkah Jangka Panjang Mulai Disiapkan

Selain penanganan darurat, Pemerintah Kabupaten Kerinci mulai menyiapkan solusi jangka panjang. Murison menilai banjir bandang ini harus menjadi perhatian serius.

Ia meminta kajian teknis untuk mengatasi penyebab utama banjir. Salah satu langkah yang akan dilakukan yaitu normalisasi aliran sungai.

Pemerintah juga berencana memperbaiki sistem drainase agar mampu menampung debit air yang tinggi.

“Ke depan kita akan lakukan evaluasi menyeluruh, termasuk perbaikan drainase dan normalisasi sungai agar kejadian seperti ini tidak terulang,” tegasnya.

Baca Juga :  Oknum Guru PPPK di Sungai Penuh Diciduk Polisi, Dugaan Kasus Pencabulan Masih Didalami

Kolaborasi Jadi Kunci Penanganan Bencana

Camat Bukit Kerman, Adi Putra, menyatakan bahwa pihaknya langsung bergerak cepat setelah banjir terjadi. Ia mengoordinasikan berbagai pihak untuk membantu warga.

Tim gabungan yang terdiri dari pemerintah desa, TNI, Polri, serta unsur Forkopimcam turun ke lapangan untuk melakukan penanganan awal.

Mereka membantu evakuasi, membersihkan material banjir, serta mendata warga terdampak.

Langkah ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menghadapi bencana. Semua pihak harus bekerja bersama agar penanganan berjalan efektif.

Imbauan untuk Tetap Waspada

Pemerintah Kabupaten Kerinci juga mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada. Curah hujan di wilayah tersebut masih berpotensi tinggi dalam beberapa waktu ke depan.

Murison meminta warga untuk segera melapor jika melihat tanda-tanda potensi banjir.

Ia juga mengimbau masyarakat untuk menjaga lingkungan, terutama saluran air, agar tidak tersumbat.

“Kami mengimbau masyarakat tetap waspada dan segera melapor jika terjadi kondisi darurat,” ujarnya.

Kehadiran Pemerintah Beri Rasa Aman

Kehadiran langsung Wakil Bupati di lokasi bencana memberikan dampak positif bagi warga. Mereka merasa lebih tenang karena pemerintah turun langsung menangani situasi.

Langkah cepat ini juga mempercepat proses penanganan. Warga berharap bantuan segera datang dan kondisi kembali normal.

Murison menegaskan bahwa pemerintah tidak akan tinggal diam. Ia memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan perhatian.

“Kami akan terus memantau kondisi di lapangan dan memastikan semua warga mendapatkan bantuan,” katanya.

Komitmen Pemkab Kerinci Hadapi Bencana

Peristiwa banjir bandang ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak. Pemerintah Kabupaten Kerinci berkomitmen meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana.

Murison menegaskan bahwa pemerintah akan memperkuat sistem mitigasi bencana. Ia juga mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Dengan langkah ini, pemerintah berharap dapat mengurangi risiko bencana di masa depan.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bupati Monadi Buka Rakor TPAKD Bersama OJK, Perkuat Akses Keuangan dan Dorong UMKM Kerinci Naik Kelas
Wali Kota Cup Race 2026 Dongkrak Ekonomi Jambi, Transaksi UMKM Tembus Rp1 Miliar
Peringati Hardiknas, Wali Kota Jambi Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan
Sosialisasi Beasiswa Pro Jambi Cerdas di UIN Jambi, Kuota 500 Mahasiswa S1 Siap Dibuka
Kerinci Juara Inflasi, Kartu Kuning Jadi Sinyal Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah
Sopir Ekspedisi di Kerinci Ditangkap Saat Edarkan Sabu, Polisi Sita Barang Bukti di Lokasi Penangkapan
Pemkot Sungai Penuh dan UNJA Jalin Kerja Sama, Perkuat Pengembangan SDM Daerah
Oknum Guru PPPK di Sungai Penuh Diciduk Polisi, Dugaan Kasus Pencabulan Masih Didalami
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:00 WIB

Wabup Murison Turun Langsung ke Lokasi Banjir Bandang Pengasi, Pastikan Penanganan Cepat untuk Warga

Senin, 4 Mei 2026 - 17:00 WIB

Wali Kota Cup Race 2026 Dongkrak Ekonomi Jambi, Transaksi UMKM Tembus Rp1 Miliar

Senin, 4 Mei 2026 - 16:00 WIB

Peringati Hardiknas, Wali Kota Jambi Tegaskan Komitmen Tingkatkan Kualitas Pendidikan

Senin, 4 Mei 2026 - 15:00 WIB

Sosialisasi Beasiswa Pro Jambi Cerdas di UIN Jambi, Kuota 500 Mahasiswa S1 Siap Dibuka

Minggu, 3 Mei 2026 - 22:00 WIB

Kerinci Juara Inflasi, Kartu Kuning Jadi Sinyal Evaluasi Kinerja Pemerintah Daerah

Berita Terbaru