JAMBI, trendsberita.com – Pemerintah Kota Jambi terus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui berbagai event kreatif. Salah satu langkah nyata terlihat dalam penyelenggaraan Wali Kota Cup Race 2026, yang sukses menghadirkan dampak ekonomi signifikan bagi masyarakat.
Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa ajang balap motor ini tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menggerakkan roda ekonomi, khususnya bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Event tersebut berlangsung selama dua hari, 2–3 Mei 2026, di sirkuit nonpermanen kawasan Tugu Keris Siginjai. Ribuan penonton dan ratusan peserta dari berbagai daerah ikut meramaikan kegiatan tersebut.
Event Otomotif Jadi Motor Penggerak Ekonomi
Wali Kota Jambi melihat potensi besar dari kegiatan berbasis komunitas seperti balap motor. Ia menyebut kegiatan ini mampu menghadirkan efek ekonomi langsung bagi masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memberi dampak ekonomi yang besar,” ujarnya.
Selama pelaksanaan event, ratusan pelaku UMKM membuka lapak di sekitar arena. Mereka menjual berbagai produk mulai dari makanan, minuman, hingga cinderamata.
Data dari Pemerintah Kota Jambi menunjukkan sebanyak 761 pelaku UMKM ikut berpartisipasi dalam kegiatan ini.
Jumlah tersebut terdiri dari:
- 304 pedagang makanan
- 271 pedagang minuman
- 89 pedagang mainan anak
- 97 pedagang lainnya
Kehadiran mereka memperkuat perputaran ekonomi lokal secara langsung.
Omzet Tembus Rp1 Miliar dalam Dua Hari
Perputaran uang selama event berlangsung menunjukkan angka yang cukup fantastis. Pada hari pertama, para pedagang berhasil mencatat omzet sekitar Rp556 juta.
Sementara itu, pada hari kedua hingga penutupan, transaksi mencapai sekitar Rp480 juta.
Jika dijumlahkan, total transaksi ekonomi selama dua hari mencapai lebih dari Rp1,038 miliar.
Angka ini menunjukkan bahwa event olahraga otomotif mampu memberikan kontribusi nyata terhadap ekonomi daerah.
Wadah Bakat dan Hiburan Masyarakat
Selain mendorong ekonomi, Wali Kota Cup Race juga menjadi ruang bagi pembalap muda untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Sekitar 800 pembalap dari berbagai daerah ikut ambil bagian dalam kompetisi ini. Mereka bersaing dalam 20 kelas perlombaan.
Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menyebut event ini sebagai wadah positif bagi generasi muda.
“Kami ingin menyalurkan bakat anak muda di bidang otomotif melalui ajang resmi,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya keselamatan dalam berkendara.
Tekan Balap Liar, Pemkot Siapkan Night Race
Pemerintah Kota Jambi tidak berhenti pada satu event saja. Wali Kota Maulana bahkan menyiapkan konsep lanjutan berupa night race.
Pemerintah berencana menghadirkan sirkuit nonpermanen di kawasan Kota Tua untuk kegiatan balap malam setiap akhir pekan.
Langkah ini bertujuan mengalihkan aktivitas balap liar ke arena resmi yang lebih aman.
“Kami siapkan wadah resmi agar anak muda tidak lagi balap liar,” kata Maulana.
Selain itu, konsep ini juga diharapkan mampu menarik wisatawan dan meningkatkan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut.
Bagian dari Perayaan HUT Kota Jambi
Pemerintah Kota Jambi mengintegrasikan Wali Kota Cup Race ke dalam rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jambi ke-80 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625.
Selain balap motor, pemerintah juga menggelar berbagai kegiatan lain seperti festival budaya, olahraga, hingga hiburan rakyat.
Rangkaian kegiatan tersebut tidak hanya memberikan hiburan gratis bagi masyarakat, tetapi juga memperkuat promosi daerah.
Antusiasme Peserta dan Penonton Tinggi
Event ini berhasil menarik perhatian besar dari masyarakat. Ribuan penonton memadati area sirkuit sejak hari pertama.
Para pembalap datang dari berbagai provinsi seperti Sumatera Barat, Sumatera Selatan, hingga Jawa Barat.
Antusiasme ini menunjukkan bahwa event otomotif memiliki daya tarik kuat sebagai hiburan sekaligus ajang kompetisi.
Dorong Pariwisata dan Citra Kota
Pemerintah Kota Jambi melihat event ini sebagai bagian dari strategi promosi daerah. Kehadiran peserta dan penonton dari luar daerah membantu memperkenalkan Kota Jambi ke tingkat yang lebih luas.
Selain itu, kegiatan ini juga memperkuat citra Kota Jambi sebagai kota yang aktif dan mampu menyelenggarakan event besar.
Dengan meningkatnya kunjungan, sektor pariwisata dan ekonomi kreatif ikut terdorong.
Komitmen Pemerintah Kembangkan Event Berkelanjutan
Wali Kota Jambi menegaskan bahwa pemerintah akan terus mengembangkan event seperti ini secara berkelanjutan.
Ia melihat potensi besar dalam menggabungkan olahraga, hiburan, dan ekonomi dalam satu kegiatan.
“Kami ingin kegiatan seperti ini terus berlanjut karena dampaknya sangat positif,” ujarnya.
Pemerintah juga akan terus mengevaluasi pelaksanaan event agar semakin baik di masa mendatang.









