Hujan Meteor Lyrid 2026 Puncak 22–23 April, Bisa Dilihat di Indonesia

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi hujan meteor. Puncak hujan meteor Lyrid 2026.(Foto: Kompas.com)

Ilustrasi hujan meteor. Puncak hujan meteor Lyrid 2026.(Foto: Kompas.com)

trendsberita.com – Hujan meteor Lyrid 2026 Indonesia kembali menjadi perhatian para pengamat langit. Fenomena ini mencapai puncaknya pada 22–23 April 2026 dan bisa diamati dari berbagai wilayah di Indonesia, terutama di lokasi dengan langit gelap.

Para ahli astronomi menjelaskan bahwa hujan meteor ini berasal dari sisa debu komet Thatcher yang melintas di orbit Bumi setiap tahun.

Puncak Hujan Meteor Lyrid Terjadi 22–23 April

Fenomena hujan meteor Lyrid 2026 Indonesia diperkirakan mencapai intensitas tertinggi pada malam 22 April hingga dini hari 23 April.

Pada kondisi ideal, pengamat bisa melihat sekitar 10 hingga 20 meteor per jam. Namun, jumlah ini bisa berubah tergantung kondisi cuaca dan tingkat polusi cahaya di lokasi pengamatan.

Selain itu, waktu terbaik untuk mengamati fenomena ini terjadi menjelang dini hari saat langit berada dalam kondisi paling gelap.

Asal Usul Hujan Meteor Lyrid

Hujan meteor Lyrid berasal dari debu sisa komet C/1861 G1 Thatcher. Komet ini mengelilingi Matahari dalam periode yang sangat panjang, sekitar 415 tahun.

Baca Juga :  Iran Tolak Ultimatum 48 Jam Donald Trump, Balas dengan Ejekan “Ancaman Bodoh”

Ketika Bumi melintasi jalur debu tersebut, partikel kecil memasuki atmosfer dengan kecepatan tinggi dan terbakar. Proses ini menghasilkan cahaya terang yang terlihat sebagai meteor di langit malam.

Fenomena ini termasuk salah satu hujan meteor tertua yang pernah tercatat dalam sejarah manusia.

Bisa Dilihat di Indonesia

Pengamat di Indonesia bisa menyaksikan hujan meteor Lyrid 2026 Indonesia, meski intensitasnya tidak setinggi di belahan bumi utara.

Namun, pengamatan tetap memungkinkan jika kondisi langit cerah dan lokasi jauh dari cahaya kota.

Para ahli menyarankan masyarakat untuk mencari lokasi terbuka seperti area pegunungan atau pantai agar pengamatan lebih optimal.

Cara Mengamati Hujan Meteor Lyrid

Untuk mendapatkan pengalaman terbaik, pengamat perlu memperhatikan beberapa hal penting:

  • Cari lokasi gelap tanpa polusi cahaya
  • Arahkan pandangan ke langit timur laut
  • Gunakan mata telanjang tanpa teleskop
  • Tunggu 20–30 menit agar mata beradaptasi dengan gelap
  • Lakukan pengamatan setelah tengah malam hingga menjelang subuh
Baca Juga :  Iran Kembali Eksekusi Mati 2 Anggota Kelompok Oposisi Terlaran

Dengan mengikuti langkah tersebut, peluang melihat meteor akan lebih besar.

Fenomena Langit yang Aman untuk Diamati

Para peneliti menegaskan bahwa hujan meteor Lyrid 2026 Indonesia tidak membahayakan Bumi.

Partikel meteor akan terbakar habis di atmosfer sebelum mencapai permukaan. Karena itu, fenomena ini aman untuk diamati tanpa alat pelindung khusus.

Penutup

Hujan meteor Lyrid 2026 menjadi salah satu fenomena astronomi yang paling dinantikan pada April ini. Puncaknya pada 22–23 April memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk menikmati keindahan langit malam.

Dengan kondisi langit yang tepat, hujan meteor Lyrid 2026 Indonesia bisa menjadi pengalaman langka yang menarik untuk disaksikan bersama keluarga atau komunitas pengamat langit.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

May Day 2026: 360 Ribu Buruh Jerman Turun ke Jalan
Pilot Jet Tempur Selfie di Udara Berujung Tabrakan, Angkatan Udara Minta Maaf
Tanker LPG RI Lewati Selat Hormuz Bukan Milik Pertamina, Ini Penjelasan Lengkapnya
Blokade Selat Hormuz Memanas, Militer AS Klaim Usir 27 Kapal dalam Sepekan
BRICS Makin Kuat, Tantang Dominasi G7 dan Kuasai Hampir 40% Ekonomi Dunia di 2025
Negosiasi AS–Iran Buntu, Negara-Negara Arab Mulai Cemas Hadapi Dampak Ketegangan Baru
Menhan Sjafrie Sjamsoeddin Kunjungi Pentagon: Hubungan RI-AS Naik ke Level Strategis Baru
BRI (BBRI) Rilis Jadwal Dividen Final Rp31,47 Triliun, Ini Tanggal Pentingnya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:00 WIB

May Day 2026: 360 Ribu Buruh Jerman Turun ke Jalan

Kamis, 23 April 2026 - 20:00 WIB

Pilot Jet Tempur Selfie di Udara Berujung Tabrakan, Angkatan Udara Minta Maaf

Rabu, 22 April 2026 - 17:00 WIB

Hujan Meteor Lyrid 2026 Puncak 22–23 April, Bisa Dilihat di Indonesia

Rabu, 22 April 2026 - 15:00 WIB

Tanker LPG RI Lewati Selat Hormuz Bukan Milik Pertamina, Ini Penjelasan Lengkapnya

Selasa, 21 April 2026 - 20:00 WIB

Blokade Selat Hormuz Memanas, Militer AS Klaim Usir 27 Kapal dalam Sepekan

Berita Terbaru