Pihak Jusuf Kalla Buka Suara Usai Dilaporkan Terkait Video “Mati Syahid”

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 13 April 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jusuf Kalla (Foto: Rumondang/detikcom)

Jusuf Kalla (Foto: Rumondang/detikcom)

trendsberita – Pihak Jusuf Kalla (JK) buka suara setelah dilaporkan ke polisi terkait video ceramah yang menyinggung istilah “mati syahid”. Laporan tersebut muncul setelah potongan video JK viral di media sosial.

Juru bicara JK menegaskan bahwa pernyataan dalam video tersebut tidak dimaksudkan untuk menyinggung ajaran agama tertentu. Ia menyebut video yang beredar telah dipotong sehingga menimbulkan kesalahpahaman.

Baca Juga :  KPK Panggil Pengusaha Rokok Jatim Terkait Kasus Suap Bea Cukai

Menurut pihak JK, pernyataan itu disampaikan dalam konteks menjelaskan konflik sosial di masa lalu, seperti di Poso dan Ambon. Dalam konflik tersebut, kedua pihak yang bertikai sama-sama mengklaim istilah “perang suci” dan “mati syahid”.

Pihak JK juga menegaskan bahwa yang disampaikan bukan ajaran teologi, melainkan penjelasan kondisi sosial saat konflik terjadi. Pernyataan itu bertujuan meluruskan pemahaman yang keliru di tengah masyarakat.

Baca Juga :  Jusuf Kalla Bantah Danai Roy Suryo Cs soal Ijazah Jokowi, Siap Tempuh Jalur Hukum

Lebih lanjut, pihak JK menyebut bahwa dalam banyak kesempatan, JK justru mendorong perdamaian dan menghentikan kekerasan. Ia juga pernah terlibat dalam proses perdamaian konflik melalui perundingan Malino.

Sementara itu, laporan terhadap JK terkait dugaan penistaan agama masih diproses oleh pihak kepolisian. Kasus ini menjadi perhatian publik karena melibatkan tokoh nasional.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BBM Subsidi Langka di Pelalawan, Antrean Kendaraan Mengular hingga Badan Jalan
Pasar Dibayangi Kabar Genting dari AS, Data Cadev dan Revisi RBB Bank Jadi Sorotan
Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Jumat 8 Mei 2026 Jatuh Lagi ke Zona Merah, Tekanan Global Masih Membayangi
Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kepala BAIS TNI, Gantikan Yudi Abrimantyo
Harga BBM Diesel Tembus Rp30 Ribu per Liter di SPBU Swasta, Bahlil: Sesuai Mekanisme Pasar
APBN Tekor Rp240 Triliun, Pemerintah Pastikan Defisit Tak Tembus 3% PDB
Resmi Naik! Daftar Lengkap Harga BBM Non-Subsidi Pertamina, BP, dan Vivo Per 5 Mei 2026
Gempa Hari Ini Guncang Garut, BMKG Catat Magnitudo 2,8
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 9 Mei 2026 - 12:00 WIB

BBM Subsidi Langka di Pelalawan, Antrean Kendaraan Mengular hingga Badan Jalan

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:00 WIB

Pasar Dibayangi Kabar Genting dari AS, Data Cadev dan Revisi RBB Bank Jadi Sorotan

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:22 WIB

Nilai Tukar Rupiah Hari Ini Jumat 8 Mei 2026 Jatuh Lagi ke Zona Merah, Tekanan Global Masih Membayangi

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:30 WIB

Letjen Robi Herbawan Ditunjuk Jadi Kepala BAIS TNI, Gantikan Yudi Abrimantyo

Rabu, 6 Mei 2026 - 22:00 WIB

Harga BBM Diesel Tembus Rp30 Ribu per Liter di SPBU Swasta, Bahlil: Sesuai Mekanisme Pasar

Berita Terbaru