trendsberita – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Batang Hari menyiapkan puluhan personel untuk menghadapi potensi dampak fenomena Godzilla El Nino. Langkah ini dilakukan sebagai upaya antisipasi kekeringan ekstrem dan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Sebanyak 36 personel telah disiagakan untuk memantau kondisi cuaca dan titik rawan kebakaran di wilayah setempat. Setiap hari, sekitar 12 hingga 13 personel akan bertugas secara bergiliran di lapangan.
BPBD menyebut langkah ini diambil karena potensi musim kemarau panjang diperkirakan dapat meningkatkan risiko karhutla. Kondisi tersebut dinilai perlu diantisipasi lebih awal, meski belum ada surat resmi dari BMKG.
Petugas BPBD Batang Hari Samral Lubis mengatakan pihaknya tetap bergerak berdasarkan informasi awal yang diterima melalui komunikasi internal. Menurutnya, pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa bencana tidak bisa menunggu proses administratif.
Selain menyiagakan personel, BPBD juga mulai memetakan wilayah rawan karhutla. Sosialisasi kepada masyarakat juga akan diperkuat, terutama terkait larangan membuka lahan dengan cara membakar.
Pemerintah daerah berharap langkah cepat ini dapat mengurangi risiko kebakaran hutan saat musim kemarau. Upaya ini juga menjadi bagian dari kesiapsiagaan menghadapi dampak perubahan iklim ekstrem di daerah.









