Pramono Anung Janji Tindak Tegas Pemalak Sopir Bajaj di Tanah Abang

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 20:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pramono Anung (Belia/detikcom)

Pramono Anung (Belia/detikcom)

trendsberita – Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan akan menindak tegas pelaku pemalakan terhadap sopir bajaj di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat. Ia menyebut tindakan tersebut tidak bisa ditoleransi karena meresahkan masyarakat.

Kasus ini mencuat setelah sejumlah sopir bajaj mengaku menjadi korban pemalakan dengan modus uang setoran harian. Nilainya dilaporkan mencapai puluhan hingga ratusan ribu rupiah per hari.

Dalam beberapa kasus, sopir yang menolak membayar diduga mendapat ancaman hingga intimidasi di lapangan. Kondisi ini membuat para pengemudi merasa tertekan saat mencari nafkah di kawasan tersebut.

Baca Juga :  Harga Pertamax Turbo Naik, ESDM Sebut Ikuti Tren Minyak Dunia

Pramono menegaskan pemerintah provinsi akan berkoordinasi dengan aparat kepolisian untuk memberantas praktik premanisme di Tanah Abang. Ia juga meminta masyarakat segera melapor jika menemukan tindakan serupa.

Menurutnya, ruang publik harus aman bagi semua warga, termasuk pekerja transportasi seperti sopir bajaj. Pemerintah tidak akan membiarkan aksi yang merugikan masyarakat kecil terus terjadi.

Baca Juga :  Kopassus Bantah Isu Pangkopassus Tampar Protokol Istana

Sebelumnya, kasus serupa juga sempat viral di kawasan Tanah Abang yang melibatkan pedagang dan sopir kendaraan umum. Aparat disebut telah menindak beberapa pelaku setelah laporan masuk ke pihak berwenang.

Dengan langkah tegas ini, pemerintah berharap situasi keamanan di Tanah Abang kembali kondusif dan aktivitas ekonomi masyarakat bisa berjalan normal.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramalan Terbaru Purbaya Soal Rupiah, Diprediksi Menguat Mulai Juli 2026
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Kelas Menengah Dinilai Paling Terbebani
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor SDA, Kontrak Lama Tetap Berlaku
Resmi Dilantik, Nanik Fokus Efisiensi Anggaran dan Evaluasi MBG
Puluhan Gempa Guncang Kepulauan Sangihe, Terbesar M 6,8
MBG dan Kopdes Dianggap Bebani APBN, Ini Respons Menkeu Purbaya
Rupiah Tembus Rp19.000? Analis Ungkap Skenario Pelemahan Mata Uang RI
Ekspor Satu Pintu BUMN Resmi Berlaku, Harga Sawit dan Batu Bara Akan Diatur
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:00 WIB

Ramalan Terbaru Purbaya Soal Rupiah, Diprediksi Menguat Mulai Juli 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00 WIB

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Kelas Menengah Dinilai Paling Terbebani

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:00 WIB

PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor SDA, Kontrak Lama Tetap Berlaku

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:00 WIB

Resmi Dilantik, Nanik Fokus Efisiensi Anggaran dan Evaluasi MBG

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:00 WIB

Puluhan Gempa Guncang Kepulauan Sangihe, Terbesar M 6,8

Berita Terbaru

(NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)

Internasional

Diserang Rudal Iran, Pangkalan Udara Utama Israel Mengalami Kerusakan

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:00 WIB