WFH Perdana ASN Dimulai, Layanan Imigrasi Tetap Berjalan Normal

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 08:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Layanan Imigrasi di hari pertama penerapan WFH ASN tiap Jumat (dok.Ditjen Imigrasi)

Foto: Layanan Imigrasi di hari pertama penerapan WFH ASN tiap Jumat (dok.Ditjen Imigrasi)

trendsberita — Kebijakan work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN) resmi mulai diterapkan hari ini, Jumat (10/4/2026). Meski sebagian pegawai bekerja dari rumah, layanan publik khususnya di sektor keimigrasian dipastikan tetap berjalan normal.

Direktur Jenderal Imigrasi, Hendarsam Marantoko, menegaskan bahwa kebijakan ini tidak akan mengganggu pelayanan kepada masyarakat. Ia memastikan seluruh layanan penting tetap beroperasi seperti biasa.

Menurutnya, WFH hanya diberlakukan bagi ASN yang bekerja di bidang dukungan manajemen. Sementara itu, petugas yang berhubungan langsung dengan masyarakat tetap menjalankan tugas di kantor maupun di lapangan.

Baca Juga :  DPR Usul Pembelian LPG 3 Kg Pakai Sidik Jari atau Retina

Pelayanan seperti pembuatan paspor, izin tinggal, serta pemeriksaan di bandara dan pelabuhan tetap berjalan tanpa perubahan. Hal yang sama juga berlaku untuk pos lintas batas negara serta unit pengawasan keimigrasian.

Dengan pengaturan tersebut, masyarakat tetap dapat mengakses layanan imigrasi secara normal tanpa hambatan berarti. Pemerintah ingin memastikan bahwa kebijakan kerja fleksibel tidak berdampak pada kualitas pelayanan publik.

Meski bekerja dari rumah, ASN tetap berada dalam pengawasan. Setiap atasan diwajibkan memantau kinerja pegawai secara langsung. Langkah ini dilakukan agar produktivitas tetap terjaga dan tidak menurun.

Baca Juga :  Ahli LKPP Ungkap Pemerintah Bisa Negosiasi Langsung ke Produsen dalam Pengadaan Chromebook

Kebijakan WFH ini merupakan bagian dari transformasi sistem kerja di lingkungan pemerintahan. Program tersebut mulai diterapkan sejak April 2026 dengan skema satu hari kerja dari rumah setiap pekan, yaitu pada hari Jumat.

Pemerintah berharap kebijakan ini mampu meningkatkan efisiensi kerja serta mendorong digitalisasi birokrasi. Namun, pelayanan publik tetap menjadi prioritas utama yang tidak boleh terganggu dalam kondisi apa pun.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JK Sebut Kasus Ijazah Berlarut-larut, Ini Respons Pihak Jokowi
Diperiksa KPK, Haji Isam Ngaku Tak Kenal Tersangka Kasus Bea Cukai
Gibran Rakabuming Raka Soroti Kasus Air Keras Andrie Yunus, Minta Libatkan Hakim Ad Hoc
Wamensos Agus Jabo Soroti Sekolah Rakyat, Tekankan Pentingnya Tenaga Kependidikan Berkualitas
Megawati Bertemu Dubes Arab Saudi, Soroti Pentingnya Perdamaian Dunia
Gerindra Miris Ada Pihak Dorong Prabowo Naikkan Harga BBM
Prabowo Subianto Singgung Kelompok yang Tak Mau Kerja Sama
ASN DKI Disanksi Usai Ketahuan Pakai Mobil Dinas ke Puncak
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:30 WIB

JK Sebut Kasus Ijazah Berlarut-larut, Ini Respons Pihak Jokowi

Jumat, 10 April 2026 - 08:27 WIB

WFH Perdana ASN Dimulai, Layanan Imigrasi Tetap Berjalan Normal

Kamis, 9 April 2026 - 22:00 WIB

Diperiksa KPK, Haji Isam Ngaku Tak Kenal Tersangka Kasus Bea Cukai

Kamis, 9 April 2026 - 21:30 WIB

Gibran Rakabuming Raka Soroti Kasus Air Keras Andrie Yunus, Minta Libatkan Hakim Ad Hoc

Kamis, 9 April 2026 - 21:00 WIB

Wamensos Agus Jabo Soroti Sekolah Rakyat, Tekankan Pentingnya Tenaga Kependidikan Berkualitas

Berita Terbaru

Foto: Getty Images/iStockphoto/insjoy

Kesehatan

Jebakan Hidden Sugar di Minuman Manis, Warga RI Rentan Diabetes

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:30 WIB

Foto: Trump dan Netanyahu (REUTERS/Kevin Mohatt/File Photo Purchase Licensing Rights).

Internasional

Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:00 WIB