Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Trump dan Netanyahu (REUTERS/Kevin Mohatt/File Photo Purchase Licensing Rights).

Foto: Trump dan Netanyahu (REUTERS/Kevin Mohatt/File Photo Purchase Licensing Rights).

trendsberita — Presiden Amerika Serikat Donald Trump dilaporkan menelepon Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dan meminta agar serangan militer ke Lebanon dikurangi.

Permintaan tersebut disampaikan di tengah meningkatnya ketegangan di kawasan Timur Tengah, terutama setelah serangan besar Israel ke wilayah Lebanon yang memicu kecaman internasional.

Dalam percakapan tersebut, Trump meminta Netanyahu untuk mengambil langkah lebih hati-hati. Ia mendorong agar operasi militer dilakukan secara lebih “low-key” atau tidak terlalu agresif.

Trump juga menyebut bahwa langkah tersebut penting untuk menjaga stabilitas kawasan, terutama terkait upaya gencatan senjata dengan Iran yang masih berlangsung.

Baca Juga :  Program MBG Digugat ke MK oleh Denny Indrayana:

Netanyahu disebut merespons dengan menyatakan bahwa Israel akan mulai mengurangi intensitas serangan. Namun, di sisi lain, Israel tetap melanjutkan operasi militernya terhadap kelompok Hizbullah di Lebanon.

Situasi ini terjadi setelah gelombang serangan udara Israel yang menewaskan ratusan orang dalam waktu singkat. Serangan tersebut memicu reaksi keras dari berbagai pihak, termasuk Iran, yang menilai tindakan itu dapat merusak upaya perdamaian.

Baca Juga :  PBB Konfirmasi Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon Saat Bertugas sebagai Peacekeeper

Di tengah tekanan internasional, Israel juga membuka peluang untuk melakukan negosiasi langsung dengan Lebanon. Langkah ini disebut sebagai bagian dari upaya meredakan konflik yang terus memanas.

Meski demikian, hingga saat ini belum ada kesepakatan gencatan senjata khusus untuk Lebanon. Pemerintah Israel bahkan menegaskan bahwa operasi militer masih akan terus dilakukan untuk menghadapi ancaman dari Hizbullah.

Perkembangan ini menunjukkan situasi Timur Tengah masih sangat dinamis. Upaya diplomasi terus dilakukan, namun konflik di lapangan belum sepenuhnya mereda.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter
Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan
Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet
Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026
Indonesia Belum Gunakan Pesawat Water Bombing Malaysia untuk Karhutla
Energi Perubahan, Empat Shio Ini Diprediksi Beruntung
Bank Mandiri Blokir Rekening Koordinator AMPB
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:11 WIB

Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026

Rabu, 26 Agustus 2026 - 12:02 WIB

Indonesia Belum Gunakan Pesawat Water Bombing Malaysia untuk Karhutla

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB