Gerindra Miris Ada Pihak Dorong Prabowo Naikkan Harga BBM

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 09:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Fraksi Gerindra DPR Bambang Haryadi. (dok istimewa)

Sekretaris Fraksi Gerindra DPR Bambang Haryadi. (dok istimewa)

trendsberita – Partai Gerindra menyatakan keprihatinannya terhadap adanya pihak-pihak yang mendorong Presiden Prabowo Subianto untuk menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM). Sikap tersebut dinilai tidak sejalan dengan upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat.

Gerindra menegaskan bahwa kebijakan energi harus berpihak kepada rakyat, khususnya kelompok ekonomi menengah ke bawah. Dalam situasi global yang masih penuh ketidakpastian, stabilitas harga BBM dianggap sangat penting untuk menjaga kondisi ekonomi nasional.

Pernyataan ini juga berkaitan dengan sikap pemerintah yang sebelumnya memastikan tidak ada kenaikan harga BBM bersubsidi. Presiden Prabowo bahkan menegaskan bahwa subsidi energi akan tetap dipertahankan untuk masyarakat kecil.

Baca Juga :  Warga AS Ngamuk Harga BBM Meroket, Biaya Hidup Makin Berat

Menurut Gerindra, dorongan untuk menaikkan harga BBM justru berpotensi memperburuk kondisi masyarakat. Kenaikan harga energi dinilai akan berdampak langsung pada inflasi serta meningkatnya harga kebutuhan pokok.

Selain itu, partai tersebut menilai kebijakan menaikkan harga BBM harus dipertimbangkan secara matang. Faktor global seperti konflik geopolitik dan fluktuasi harga minyak dunia memang menjadi tantangan, namun perlindungan terhadap rakyat tetap harus menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  Bahlil Pastikan Stok LPG Aman, Impor Dialihkan dari Timur Tengah

Gerindra juga mengingatkan bahwa stabilitas ekonomi nasional sangat bergantung pada kebijakan energi. Oleh karena itu, setiap keputusan terkait BBM harus mempertimbangkan dampak jangka panjang bagi masyarakat.

Di tengah berbagai tekanan global, pemerintah disebut tetap berkomitmen menjaga keseimbangan antara kebutuhan fiskal dan perlindungan sosial. Hal ini dinilai sebagai langkah penting untuk menjaga ketahanan ekonomi Indonesia.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JK Sebut Kasus Ijazah Berlarut-larut, Ini Respons Pihak Jokowi
WFH Perdana ASN Dimulai, Layanan Imigrasi Tetap Berjalan Normal
Diperiksa KPK, Haji Isam Ngaku Tak Kenal Tersangka Kasus Bea Cukai
Gibran Rakabuming Raka Soroti Kasus Air Keras Andrie Yunus, Minta Libatkan Hakim Ad Hoc
Wamensos Agus Jabo Soroti Sekolah Rakyat, Tekankan Pentingnya Tenaga Kependidikan Berkualitas
Megawati Bertemu Dubes Arab Saudi, Soroti Pentingnya Perdamaian Dunia
Prabowo Subianto Singgung Kelompok yang Tak Mau Kerja Sama
ASN DKI Disanksi Usai Ketahuan Pakai Mobil Dinas ke Puncak
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:30 WIB

JK Sebut Kasus Ijazah Berlarut-larut, Ini Respons Pihak Jokowi

Jumat, 10 April 2026 - 08:27 WIB

WFH Perdana ASN Dimulai, Layanan Imigrasi Tetap Berjalan Normal

Kamis, 9 April 2026 - 22:00 WIB

Diperiksa KPK, Haji Isam Ngaku Tak Kenal Tersangka Kasus Bea Cukai

Kamis, 9 April 2026 - 21:30 WIB

Gibran Rakabuming Raka Soroti Kasus Air Keras Andrie Yunus, Minta Libatkan Hakim Ad Hoc

Kamis, 9 April 2026 - 21:00 WIB

Wamensos Agus Jabo Soroti Sekolah Rakyat, Tekankan Pentingnya Tenaga Kependidikan Berkualitas

Berita Terbaru

Foto: Getty Images/iStockphoto/insjoy

Kesehatan

Jebakan Hidden Sugar di Minuman Manis, Warga RI Rentan Diabetes

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:30 WIB

Foto: Trump dan Netanyahu (REUTERS/Kevin Mohatt/File Photo Purchase Licensing Rights).

Internasional

Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:00 WIB