Trendsberita – Presiden Prabowo Subianto menyinggung adanya kelompok di masyarakat yang tidak mau bekerja sama dengan pemerintah dalam pembangunan. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat kerja pemerintah di Istana Kepresidenan, Jakarta.
Prabowo menegaskan bahwa perbedaan sikap merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Ia menyatakan pemerintah tetap menghormati kelompok yang memilih untuk tidak terlibat.
Namun demikian, ia menyoroti fenomena pihak yang tidak ikut berkontribusi tetapi aktif mengkritik. Menurutnya, hal ini kerap terjadi dalam berbagai situasi pembangunan.
Prabowo mengibaratkan kondisi tersebut seperti pembangunan jembatan di sebuah desa. Sebagian warga bergotong royong, sementara sebagian lainnya tidak ikut, namun tetap memberikan kritik terhadap proses yang berjalan.
Ia menegaskan pemerintah tidak boleh goyah menghadapi kritik semacam itu. Fokus utama, kata dia, tetap pada kebutuhan rakyat dan upaya memberikan hasil nyata bagi masyarakat.









