Prabowo Subianto Singgung Kelompok yang Tak Mau Kerja Sama

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 April 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto. (dok. YouTube Setpres)

Presiden Prabowo Subianto. (dok. YouTube Setpres)

Trendsberita – Presiden Prabowo Subianto menyinggung adanya kelompok di masyarakat yang tidak mau bekerja sama dengan pemerintah dalam pembangunan. Hal tersebut disampaikannya dalam rapat kerja pemerintah di Istana Kepresidenan, Jakarta.

Prabowo menegaskan bahwa perbedaan sikap merupakan hal yang wajar dalam demokrasi. Ia menyatakan pemerintah tetap menghormati kelompok yang memilih untuk tidak terlibat.

Baca Juga :  Gerindra Miris Ada Pihak Dorong Prabowo Naikkan Harga BBM

Namun demikian, ia menyoroti fenomena pihak yang tidak ikut berkontribusi tetapi aktif mengkritik. Menurutnya, hal ini kerap terjadi dalam berbagai situasi pembangunan.

Prabowo mengibaratkan kondisi tersebut seperti pembangunan jembatan di sebuah desa. Sebagian warga bergotong royong, sementara sebagian lainnya tidak ikut, namun tetap memberikan kritik terhadap proses yang berjalan.

Baca Juga :  ASN Wajib Satu Arah, Pemerintah Siapkan Kebijakan Baru Dukung Program Prioritas Prabowo

Ia menegaskan pemerintah tidak boleh goyah menghadapi kritik semacam itu. Fokus utama, kata dia, tetap pada kebutuhan rakyat dan upaya memberikan hasil nyata bagi masyarakat.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ramalan Terbaru Purbaya Soal Rupiah, Diprediksi Menguat Mulai Juli 2026
Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Kelas Menengah Dinilai Paling Terbebani
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor SDA, Kontrak Lama Tetap Berlaku
Resmi Dilantik, Nanik Fokus Efisiensi Anggaran dan Evaluasi MBG
Puluhan Gempa Guncang Kepulauan Sangihe, Terbesar M 6,8
MBG dan Kopdes Dianggap Bebani APBN, Ini Respons Menkeu Purbaya
Rupiah Tembus Rp19.000? Analis Ungkap Skenario Pelemahan Mata Uang RI
Ekspor Satu Pintu BUMN Resmi Berlaku, Harga Sawit dan Batu Bara Akan Diatur
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 12:00 WIB

Ramalan Terbaru Purbaya Soal Rupiah, Diprediksi Menguat Mulai Juli 2026

Kamis, 11 Juni 2026 - 11:00 WIB

Harga Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Kelas Menengah Dinilai Paling Terbebani

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:00 WIB

PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor SDA, Kontrak Lama Tetap Berlaku

Selasa, 9 Juni 2026 - 10:00 WIB

Resmi Dilantik, Nanik Fokus Efisiensi Anggaran dan Evaluasi MBG

Selasa, 9 Juni 2026 - 09:00 WIB

Puluhan Gempa Guncang Kepulauan Sangihe, Terbesar M 6,8

Berita Terbaru

(NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)

Internasional

Diserang Rudal Iran, Pangkalan Udara Utama Israel Mengalami Kerusakan

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:00 WIB