Iran Tolak Ultimatum 48 Jam Donald Trump, Balas dengan Ejekan “Ancaman Bodoh”

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 6 April 2026 - 11:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Donald Trump (Foto: AFP/MANDEL NGAN)

Donald Trump (Foto: AFP/MANDEL NGAN)

TrendsberitaDonald Trump mengeluarkan ultimatum kepada Iran yang menyebutkan bahwa Teheran harus membuka kembali Selat Hormuz atau mencapai kesepakatan dalam 48 jam, atau menghadapi konsekuensi serius dari Amerika Serikat. Trump mengunggah pesan ini melalui platform media sosialnya, Truth Social, dan memperingatkan bahwa jika Iran tidak menanggapi tuntutan itu, “neraka akan menimpa mereka.”

Baca Juga :  Inggris Pimpin Rapat 40 Negara untuk Atasi Krisis Selat Hormuz

Namun, Iran menolak ultimatum tersebut dan memberikan tanggapan keras. Komando militer pusat Iran mengatakan ancaman Trump adalah tindakan yang tidak berdaya, gugup, tidak seimbang, dan bodoh. Mereka memperingatkan bahwa makna dari pesan itu menunjukkan bahwa “pintu neraka akan terbuka untuk Anda” jika AS terus bersikap agresif.

Baca Juga :  AS Kirim Destroyer dan Kapal Induk ke Selat Hormuz, Ini Kekuatan Militernya

Respons Iran mencerminkan sikap menolak tekanan dari AS di tengah meningkatnya ketegangan konflik antara kedua negara. Ultimatum 48 jam ini merupakan bagian dari eskalasi ketegangan di kawasan Timur Tengah, terutama setelah konflik yang lebih luas terjadi di sekitar Selat Hormuz, jalur pelayaran strategis yang menjadi fokus geopolitik global.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 5%, Pasar Energi Tertekan
Menlu AS Optimistis Iran Sepakat Akhiri Konflik dalam 24 Jam, Ini Perkembangan Terbaru
GPCI Sebut Seluruh Delegasi Global Sumud Flotilla Termasuk WNI Akan Segera Dipulangkan
AS Resmi Mendakwa Mantan Presiden Kuba Raúl Castro atas Penembakan 2 Pesawat Sipil
Putin dan Xi Jinping Peringatkan Dunia: Risiko “Hukum Rimba” Semakin Nyata di Tengah Ketegangan Global
Netanyahu Tanggapi Penangkapan WNI di Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla
Bulan Perlahan Menjauh dari Bumi, Ini Dampak Kosmik yang Bisa Terjadi
Aramco Peringatkan Dunia Dekati Krisis Bahan Bakar Parah, Pasokan Minyak Global Terancam
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:00 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 5%, Pasar Energi Tertekan

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:00 WIB

Menlu AS Optimistis Iran Sepakat Akhiri Konflik dalam 24 Jam, Ini Perkembangan Terbaru

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:00 WIB

GPCI Sebut Seluruh Delegasi Global Sumud Flotilla Termasuk WNI Akan Segera Dipulangkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00 WIB

AS Resmi Mendakwa Mantan Presiden Kuba Raúl Castro atas Penembakan 2 Pesawat Sipil

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:00 WIB

Putin dan Xi Jinping Peringatkan Dunia: Risiko “Hukum Rimba” Semakin Nyata di Tengah Ketegangan Global

Berita Terbaru