Bagaimana Media Israel Memberitakan Perang Iran-AS?

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 4 April 2026 - 21:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Media domestik Israel sering menampilkan bendera Israel dan Amerika Serikat berdampingan selama liputan berita mereka. (Channel 12 News)

Media domestik Israel sering menampilkan bendera Israel dan Amerika Serikat berdampingan selama liputan berita mereka. (Channel 12 News)

Trendsberita – Media massa di Israel memiliki cara tersendiri dalam memberitakan perang antara Iran dan Amerika Serikat. Narasi yang muncul cenderung menekankan bahwa Iran adalah ancaman serius bagi keamanan Israel.

Dalam banyak pemberitaan, Iran sering digambarkan sebagai ancaman eksistensial. Media mengulang pernyataan pemerintah bahwa Iran harus dihentikan untuk mencegah bahaya yang lebih besar.

Istilah seperti ancaman nuklir juga kerap digunakan. Media menyoroti program nuklir Iran sebagai alasan utama konflik.

Baca Juga :  Israel Siapkan Serangan ke Iran Usai Negosiasi AS Buntu

Selain itu, Iran sering digambarkan sebagai pihak yang mengendalikan kelompok bersenjata di kawasan. Narasi ini memperkuat pandangan bahwa konflik bukan hanya soal dua negara, tetapi juga jaringan regional.

Sejumlah media bahkan menampilkan konten visual dramatis. Tayangan ledakan dan serangan udara dipadukan dengan pesan kemenangan dan simbol nasional.

Baca Juga :  AS Klaim Dua Kapal Perang Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz, Iran Bereaksi Keras

Narasi yang terus diulang ini membentuk opini publik. Masyarakat Israel semakin melihat tindakan militer sebagai langkah yang diperlukan.

Minimnya suara kritis juga menjadi sorotan. Sebagian besar media arus utama cenderung sejalan dengan narasi pemerintah.

Perang Iran-AS sendiri terus berkembang sejak akhir Februari 2026. Konflik ini melibatkan serangan militer, balasan misil, hingga dampak regional yang luas.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 5%, Pasar Energi Tertekan
Menlu AS Optimistis Iran Sepakat Akhiri Konflik dalam 24 Jam, Ini Perkembangan Terbaru
GPCI Sebut Seluruh Delegasi Global Sumud Flotilla Termasuk WNI Akan Segera Dipulangkan
AS Resmi Mendakwa Mantan Presiden Kuba Raúl Castro atas Penembakan 2 Pesawat Sipil
Putin dan Xi Jinping Peringatkan Dunia: Risiko “Hukum Rimba” Semakin Nyata di Tengah Ketegangan Global
Netanyahu Tanggapi Penangkapan WNI di Misi Kemanusiaan Global Sumud Flotilla
Bulan Perlahan Menjauh dari Bumi, Ini Dampak Kosmik yang Bisa Terjadi
Aramco Peringatkan Dunia Dekati Krisis Bahan Bakar Parah, Pasokan Minyak Global Terancam
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:00 WIB

Harga Minyak Dunia Anjlok Lebih dari 5%, Pasar Energi Tertekan

Minggu, 24 Mei 2026 - 10:00 WIB

Menlu AS Optimistis Iran Sepakat Akhiri Konflik dalam 24 Jam, Ini Perkembangan Terbaru

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:00 WIB

GPCI Sebut Seluruh Delegasi Global Sumud Flotilla Termasuk WNI Akan Segera Dipulangkan

Jumat, 22 Mei 2026 - 10:00 WIB

AS Resmi Mendakwa Mantan Presiden Kuba Raúl Castro atas Penembakan 2 Pesawat Sipil

Jumat, 22 Mei 2026 - 09:00 WIB

Putin dan Xi Jinping Peringatkan Dunia: Risiko “Hukum Rimba” Semakin Nyata di Tengah Ketegangan Global

Berita Terbaru