Pemerintah Jaga Stabilitas Energi di Tengah Tekanan Geopolitik Global

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 07:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Staf Khusus Wakil Presiden Tina Talisa. ANTARA/Rizka Khaerunnisa.

Staf Khusus Wakil Presiden Tina Talisa. ANTARA/Rizka Khaerunnisa.

Trendsberita – Pemerintah Indonesia terus menjaga stabilitas energi nasional di tengah tekanan geopolitik global yang semakin meningkat. Ketegangan di sejumlah wilayah dunia, terutama kawasan penghasil energi, memicu ketidakpastian harga dan pasokan energi.

Kondisi ini mendorong pemerintah mengambil langkah cepat dan terukur. Salah satu upaya yang dilakukan adalah mendorong efisiensi energi melalui perubahan pola kerja. Sistem kerja fleksibel, termasuk work from home (WFH) bagi aparatur sipil negara (ASN), mulai diterapkan sejak awal April 2026.

Baca Juga :  WFH Perdana ASN Dimulai, Layanan Imigrasi Tetap Berjalan Normal

Kebijakan ini bertujuan mengurangi mobilitas harian masyarakat. Dengan berkurangnya aktivitas perjalanan, konsumsi bahan bakar dapat ditekan. Meski demikian, penggunaan energi di rumah tangga diperkirakan meningkat. Pemerintah menilai langkah ini tetap efektif dalam menghemat energi secara keseluruhan.

Pemerintah memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal. Sektor penting seperti kesehatan, keamanan, dan transportasi tidak mengalami gangguan. Penyesuaian sistem kerja dilakukan tanpa mengurangi kualitas layanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  China Tunjuk AS soal Penutupan Selat Hormuz, Ketegangan Memanas

Selain kebijakan tersebut, pemerintah juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam penghematan energi. Langkah sederhana seperti menggunakan transportasi hemat energi dan mengelola listrik di rumah secara bijak dinilai sangat membantu.

Upaya bersama ini penting untuk memperkuat ketahanan energi nasional. Dengan strategi yang tepat, pemerintah optimistis stabilitas energi tetap terjaga meski menghadapi tekanan global.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Iran Klaim Menang Perang, Sebut AS Terima Rencana 10 Poin
Anggota DPR & DPD Deklarasi Kaukus Perdamaian Dunia, Serukan Perang Berhenti!
MK Putuskan Hanya BPK yang Berhak Hitung Kerugian Negara, Begini Respons KPK
Ahli LKPP Ungkap Pemerintah Bisa Negosiasi Langsung ke Produsen dalam Pengadaan Chromebook
Andre Rosiade Tanggapi Kritik BEM Unand ke Prabowo: Silakan, Tapi Gunakan Adab
Jusuf Kalla Bantah Danai Roy Suryo Cs soal Ijazah Jokowi, Siap Tempuh Jalur Hukum
Jokowi Hadiri Open House Prabowo di Istana, Tegaskan Hanya Silaturahmi
Inggris Pimpin Rapat 40 Negara untuk Atasi Krisis Selat Hormuz
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 8 April 2026 - 11:30 WIB

Iran Klaim Menang Perang, Sebut AS Terima Rencana 10 Poin

Senin, 6 April 2026 - 23:00 WIB

Anggota DPR & DPD Deklarasi Kaukus Perdamaian Dunia, Serukan Perang Berhenti!

Senin, 6 April 2026 - 22:30 WIB

MK Putuskan Hanya BPK yang Berhak Hitung Kerugian Negara, Begini Respons KPK

Senin, 6 April 2026 - 22:00 WIB

Ahli LKPP Ungkap Pemerintah Bisa Negosiasi Langsung ke Produsen dalam Pengadaan Chromebook

Minggu, 5 April 2026 - 21:00 WIB

Andre Rosiade Tanggapi Kritik BEM Unand ke Prabowo: Silakan, Tapi Gunakan Adab

Berita Terbaru