Warga Panik Saat Gempa M 7,6 Guncang Sulawesi Utara, Tiang Listrik Bergoyang

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 07:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi Gempa (Getty Images/iStockphoto/SteveCollender)

Foto: Ilustrasi Gempa (Getty Images/iStockphoto/SteveCollender)

Trendsberita – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah perairan sekitar Bitung, Sulawesi Utara, pada Kamis pagi (2/4/2026). Getaran kuat terasa hingga Kota Manado dan sejumlah wilayah sekitarnya, memicu kepanikan warga yang langsung berhamburan keluar rumah.

Sejumlah warga mengaku guncangan berlangsung cukup lama, bahkan lebih dari satu menit. Kondisi ini membuat banyak orang memilih menyelamatkan diri ke area terbuka demi menghindari risiko bangunan runtuh.

Salah satu warga di Manado menyebutkan bahwa getaran terasa sangat kuat hingga menyebabkan perabot rumah tangga bergetar dan mengeluarkan suara benturan. Situasi tersebut menambah kepanikan, terutama bagi warga yang berada di dalam bangunan saat gempa terjadi.

Baca Juga :  Baliho Film “Aku Harus Mati” Bikin Resah, Diturunkan Satpol PP DKI

Kesaksian lain datang dari seorang pengemudi yang tengah berada di jalan saat gempa berlangsung. Ia terpaksa menghentikan kendaraannya karena kondisi sekitar dinilai berbahaya. Tiang-tiang listrik terlihat bergoyang cukup kuat akibat guncangan, sehingga berpotensi membahayakan pengguna jalan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa terjadi sekitar pukul 05.48 WIB. Selain guncangan utama, fenomena ini juga diikuti oleh peringatan tsunami di beberapa wilayah.

BMKG melaporkan adanya gelombang tsunami kecil yang terdeteksi di Halmahera Barat dengan ketinggian sekitar 0,3 meter. Sementara di wilayah Bitung, gelombang mencapai sekitar 0,2 meter.

Baca Juga :  Eks Direktur Dana Syariah Indonesia Jadi Tersangka Kasus Penggelapan

Meski tergolong kecil, peringatan tersebut sempat meningkatkan kewaspadaan masyarakat di wilayah pesisir. Aparat dan pihak terkait pun mengimbau warga agar tetap tenang, namun tetap siaga terhadap kemungkinan gempa susulan.

Hingga saat ini, belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun kerusakan besar akibat peristiwa tersebut. Namun, gempa ini kembali mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah rawan gempa seperti Sulawesi Utara.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman
Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal
Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter
Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan
Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet
Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026
Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Bahas Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB