Gubernur Kalbar Respons Kritik Bocah soal Jalan Rusak, Singgung Ada “Pemain”

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan. (Ocsya Ade CP/detikKalimantan)

Gubernur Kalimantan Barat Ria Norsan. (Ocsya Ade CP/detikKalimantan)

Trendsberita – Gubernur Kalimantan Barat, Ria Norsan, merespons viralnya video dua bocah yang mengkritik kondisi jalan rusak di wilayah Sepauk, Kabupaten Sintang. Video tersebut menarik perhatian publik karena disampaikan dengan bahasa polos namun tajam.

Dalam tanggapannya, Ria Norsan menegaskan bahwa dirinya tidak anti terhadap kritik. Ia bahkan menyambut baik masukan dari masyarakat terkait kondisi infrastruktur. Namun, ia menyayangkan pelibatan anak-anak dalam penyampaian kritik tersebut.

Menurutnya, anak-anak seharusnya tidak dilibatkan dalam isu yang bersifat politis atau kritik terhadap pemerintah. Ia juga menilai ada indikasi pihak tertentu yang memanfaatkan situasi tersebut untuk membentuk opini negatif terhadap pemerintah provinsi.

Baca Juga :  Menkeu Endus Kebocoran Restitusi Pajak 2025 Rp360 Triliun

Ria Norsan menyebut bahwa kritik yang disampaikan dalam video tidak hanya membahas soal jalan rusak, tetapi juga mengandung pesan yang cenderung menyudutkan dirinya sebagai gubernur. Ia menduga ada “pemain” di balik viralnya video tersebut.

Selain itu, ia menegaskan bahwa jalan yang dikeluhkan dalam video bukan merupakan kewenangan pemerintah provinsi. Jalan tersebut berstatus jalan kabupaten, sehingga menjadi tanggung jawab pemerintah Kabupaten Sintang.

Ia menilai kritik yang diarahkan kepadanya kurang tepat sasaran. Menurutnya, jika jalan tersebut merupakan jalan provinsi, maka perbaikan sudah pasti dilakukan oleh pemerintah provinsi.

Baca Juga :  ASN DKI Terancam Sanksi Jika WFH Disalahgunakan Jadi WFC

Video dua bocah yang berdiri di jalan berlumpur dan licin itu sebelumnya viral di media sosial. Kepolosan mereka dalam menyampaikan keluhan menuai simpati publik, sekaligus memicu diskusi mengenai kondisi infrastruktur daerah dan etika pelibatan anak dalam kritik terhadap pemerintah.

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat memastikan tetap terbuka terhadap kritik. Namun, mereka menekankan pentingnya penyampaian aspirasi secara tepat dan sesuai dengan konteks kewenangan.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KPK Ungkap Bupati Gatut Paksa Bawahan Teken “Dua Surat Sakti”, Rapat Tertutup Tanpa HP
Kata Liliek Tak Ada Tugas Khusus Saat Gantikan Anwar Usman di MK
Wamendagri Respons Usul JK soal Subsidi BBM Dicabut: Akan Bebani Rakyat
8 Fakta Pegawai KPK Gadungan Peras Ahmad Sahroni Rp 300 Juta
Bupati Tulungagung Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT
Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta, Ini Sebaran Wilayahnya
Pemkab Gowa Siapkan 16 Titik Lahan untuk Pembangunan KDMP Kodam XIV/Hasanuddin
JK Sebut Kasus Ijazah Berlarut-larut, Ini Respons Pihak Jokowi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 12:30 WIB

KPK Ungkap Bupati Gatut Paksa Bawahan Teken “Dua Surat Sakti”, Rapat Tertutup Tanpa HP

Sabtu, 11 April 2026 - 12:00 WIB

Kata Liliek Tak Ada Tugas Khusus Saat Gantikan Anwar Usman di MK

Sabtu, 11 April 2026 - 11:30 WIB

Wamendagri Respons Usul JK soal Subsidi BBM Dicabut: Akan Bebani Rakyat

Sabtu, 11 April 2026 - 11:00 WIB

8 Fakta Pegawai KPK Gadungan Peras Ahmad Sahroni Rp 300 Juta

Sabtu, 11 April 2026 - 10:30 WIB

Bupati Tulungagung Tiba di Gedung KPK Usai Terjaring OTT

Berita Terbaru