Trendsberita – Kebakaran hebat terjadi di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Kota Bekasi, Jawa Barat, dan menyebabkan sejumlah warga mengalami luka-luka. Peristiwa ini terjadi pada Rabu malam, 1 April 2026, dan langsung menjadi perhatian karena disertai ledakan serta merembet ke permukiman.
Api dilaporkan mulai berkobar sekitar pukul 21.30 WIB. Petugas pemadam kebakaran membutuhkan waktu berjam-jam untuk mengendalikan situasi. Api baru berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari setelah proses pemadaman berlangsung sekitar enam jam.
Kebakaran ini tidak hanya terjadi di area SPBE, tetapi juga menjalar ke rumah warga di sekitarnya. Sedikitnya belasan rumah, kios, hingga fasilitas umum terdampak akibat kobaran api. Selain itu, sejumlah kendaraan dan aset di lokasi juga mengalami kerusakan.
Data sementara mencatat sebanyak 17 orang mengalami luka, termasuk anak-anak. Beberapa korban mengalami luka bakar serius dan harus menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit di Bekasi.
Dugaan awal penyebab kebakaran mengarah pada kebocoran gas di area pengisian. Kondisi tersebut diduga memicu ledakan yang memperbesar api. Selain itu, ada indikasi korsleting listrik yang menjadi pemicu awal sebelum terjadinya kebakaran besar.
Saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kejadian. Tim laboratorium forensik turut dilibatkan guna mengungkap sumber api dan memastikan tidak ada faktor lain yang terlibat.
Kondisi di lokasi kebakaran kini telah dipasangi garis polisi. Sejumlah bangunan terlihat hangus, dan bau sisa kebakaran masih tercium di area sekitar. Proses pendinginan dan pendataan kerugian masih terus dilakukan oleh petugas.









