12 Orang Luka Bakar Serius Akibat Kebakaran Gudang Elpiji di Bekasi

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 2 April 2026 - 08:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Kebakaran SPBE di Cimuning, Kota Bekasi. (dok. ist)

Foto: Kebakaran SPBE di Cimuning, Kota Bekasi. (dok. ist)

Trendsberita – Kebakaran hebat melanda Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Mustika Jaya, Kota Bekasi, Jawa Barat, pada Rabu malam (1/4/2026). Insiden ini menyebabkan sedikitnya 12 orang mengalami luka bakar serius dan harus mendapatkan perawatan intensif di rumah sakit.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, menyampaikan bahwa para korban terdiri dari warga sekitar serta pekerja di lokasi kejadian. Mereka mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan cukup tinggi, berkisar antara 60 hingga 70 persen.

Korban saat ini dirawat di sejumlah rumah sakit yang tersebar di wilayah Bekasi. Aparat masih terus melakukan pendataan dan memastikan kondisi para korban, dengan harapan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Baca Juga :  Polsek Pangkalan Kerinci Monitoring Lahan Jagung Warga untuk Dukung Ketahanan Pangan

Kebakaran diketahui mulai terjadi sekitar pukul 21.30 WIB. Api dengan cepat membesar karena banyaknya material mudah terbakar di lokasi penyimpanan elpiji. Petugas pemadam kebakaran yang datang ke lokasi langsung melakukan upaya pemadaman secara intensif.

Sebanyak sembilan unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Setelah berjibaku selama berjam-jam, api akhirnya berhasil dipadamkan pada Kamis dini hari sekitar pukul 03.45 WIB.

Baca Juga :  Unifying the World Through Soccer: The Global Impact of the World Cup

Selain menimbulkan korban luka, kebakaran ini juga berdampak pada lingkungan sekitar. Sejumlah rumah warga dan bangunan di sekitar lokasi dilaporkan ikut terdampak akibat kobaran api.

Hingga kini, penyebab pasti kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak kepolisian. Dugaan awal mengarah pada potensi kebocoran atau faktor teknis lain yang berkaitan dengan instalasi elpiji.

Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan pentingnya standar keselamatan dan pengawasan ketat pada fasilitas penyimpanan bahan bakar, khususnya yang berada di dekat permukiman warga.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman
Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal
Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S
Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter
Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan
Banjir Bandang Mematikan Terjang Nepal-Tibet
Ramalan Shio Rabu 26 Agustus 2026
Komisi II DPRD Kota Sungai Penuh Bahas Pengawasan Distribusi LPG 3 Kg
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 08:47 WIB

LSM Brajo Sakti Soroti Penggunaan Anggaran Operasional RS Pratama Bukit Kerman

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:26 WIB

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agustus 2026 - 08:21 WIB

Pemkot Sungai Penuh Raih Apresiasi Pemimpin Daerah Award 2026 Berkat Inovasi Program 3S

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:59 WIB

Gunung Lewotobi Laki-laki Erupsi, Kolom Abu Mencapai 2.500 Meter

Kamis, 27 Agustus 2026 - 11:25 WIB

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Berita Terbaru

Oplus_131072

Daerah

Hubungan Takdir, Ikhtiar, Doa, dan Tawakal

Jumat, 28 Agu 2026 - 08:26 WIB

Oplus_131072

Internasional

Energi Monyet Air Bawa Keberanian Menghadapi Perubahan

Kamis, 27 Agu 2026 - 11:25 WIB