Prabowo Akan Lantik Nanik S Deyang sebagai Kepala BGN pada 8 Juni 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: (Kris - Biro Sekretariat Presiden)

Foto: (Kris - Biro Sekretariat Presiden)

JAKARTA, trendsberita.com – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan melantik Nanik Sudaryati Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) pada Senin, 8 Juni 2026, di Istana Kepresidenan Jakarta. Pelantikan tersebut menjadi bagian dari restrukturisasi kepemimpinan lembaga yang mengelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi memastikan agenda pelantikan akan berlangsung pada awal pekan depan. Selain Nanik, pemerintah juga akan melantik Wakil Kepala BGN Mayjen TNI Trenggono dan Agustina Arumsari dalam kesempatan yang sama.

Pelantikan tersebut dilakukan setelah Presiden melakukan perubahan struktur pimpinan BGN untuk mempercepat perbaikan tata kelola dan pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis.

Pemerintah Ingin Percepat Perbaikan Program MBG

Prasetyo Hadi menjelaskan bahwa pemerintah memberikan kesempatan kepada Nanik dan jajaran pimpinan baru untuk segera fokus melakukan pembenahan di lingkungan BGN.

Menurutnya, langkah tersebut diperlukan agar Program Makan Bergizi Gratis dapat berjalan lebih efektif, terutama setelah muncul berbagai evaluasi terhadap pelaksanaan program di lapangan. Pemerintah berharap kepemimpinan baru mampu meningkatkan kualitas layanan dan memperkuat sistem pengawasan program.

Karena itu, Nanik mulai menjalankan tugasnya bahkan sebelum proses pelantikan resmi berlangsung.

Baca Juga :  Akumulasi Transaksi Emas Ilegal PT Simba Jaya Capai Rp 25,9 Triliun, Aset TPPU Ditelusuri

Keppres Sudah Berlaku

Pemerintah menegaskan bahwa secara administratif dan hukum, Nanik bersama dua wakil kepala BGN sudah sah menjabat sejak Presiden menandatangani Keputusan Presiden (Keppres) terkait pengangkatan mereka.

Meski demikian, pemerintah tetap akan menggelar prosesi pelantikan resmi di Istana Kepresidenan sebagai bagian dari tata cara kenegaraan.

Selain memberikan legitimasi formal, pelantikan tersebut juga menandai dimulainya kepemimpinan baru di BGN secara penuh.

Nanik Diharapkan Perkuat Program Makan Bergizi Gratis

Pemerintah menaruh harapan besar kepada Nanik untuk memperkuat pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis yang menjadi salah satu program prioritas nasional.

Program tersebut bertujuan meningkatkan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak, pelajar, ibu hamil, dan kelompok rentan lainnya. Pemerintah juga ingin memastikan setiap penerima manfaat memperoleh makanan bergizi dengan kualitas yang terjaga.

Karena itu, kepemimpinan baru BGN akan menghadapi tantangan besar dalam memperluas jangkauan program sekaligus menjaga kualitas pelaksanaannya.

Fokus pada Efisiensi dan Pengawasan

Selain memperluas cakupan program, BGN juga berupaya meningkatkan efisiensi anggaran dan memperkuat sistem pengawasan internal.

Langkah tersebut menjadi penting karena Program Makan Bergizi Gratis melibatkan anggaran besar dan jaringan distribusi yang luas di berbagai daerah. Pemerintah ingin memastikan setiap dana yang digunakan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Baca Juga :  Daftar 103 Sekolah Swasta Gratis di Jakarta, Ini Sebaran Wilayahnya

Karena itu, BGN akan terus melakukan evaluasi terhadap berbagai aspek pelaksanaan program.

Pergantian Pimpinan Jadi Sorotan

Pergantian pimpinan BGN menjadi perhatian publik karena terjadi setelah Presiden melakukan perubahan struktur kepemimpinan lembaga tersebut.

Sebelumnya, Presiden mencopot pimpinan lama BGN dan menunjuk jajaran baru untuk memimpin lembaga tersebut. Pemerintah berharap langkah tersebut dapat mempercepat perbaikan organisasi sekaligus meningkatkan efektivitas program yang dijalankan.

Selain itu, perubahan kepemimpinan juga diharapkan mampu memperkuat koordinasi antara BGN dan berbagai instansi terkait.

Dukungan untuk Target Nasional

Program Makan Bergizi Gratis menjadi salah satu instrumen pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.

Melalui program tersebut, pemerintah ingin menurunkan angka stunting, meningkatkan kesehatan masyarakat, dan mendukung kualitas pendidikan melalui pemenuhan kebutuhan gizi yang lebih baik.

Karena itu, keberhasilan BGN dalam menjalankan program tersebut akan memberikan dampak besar terhadap berbagai target pembangunan nasional.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Defisit APBN Mei 2026 Capai Rp180,4 Triliun, Naik 76,32 Persen Secara Tahunan
Rupiah Melemah ke Rekor Terendah, Ini Dampaknya terhadap Dompet Masyarakat
Perlu Sinergi Fiskal dan Moneter untuk Mengerek Nilai Tukar Rupiah
Kepala BGN Akan Review 27 Ribu SPPG, Kaji Enam Dapur MBG per Kecamatan
Aturan Baru Toko Online Segera Terbit, Marketplace Dilarang Naikkan Biaya Sepihak
Rupiah Anjlok ke Rp17.926 per Dollar AS, Jadi Mata Uang Terlemah di Asia
7 Fakta Menarik tentang Sifat Generasi Z yang Kerap Jadi Sorotan di Era Digital
Besok Ada Pengumuman Penting, Pasar Waspadai Data Inflasi Indonesia Juni 2026
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 22:00 WIB

Defisit APBN Mei 2026 Capai Rp180,4 Triliun, Naik 76,32 Persen Secara Tahunan

Jumat, 5 Juni 2026 - 21:00 WIB

Rupiah Melemah ke Rekor Terendah, Ini Dampaknya terhadap Dompet Masyarakat

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:00 WIB

Perlu Sinergi Fiskal dan Moneter untuk Mengerek Nilai Tukar Rupiah

Jumat, 5 Juni 2026 - 10:00 WIB

Kepala BGN Akan Review 27 Ribu SPPG, Kaji Enam Dapur MBG per Kecamatan

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:00 WIB

Aturan Baru Toko Online Segera Terbit, Marketplace Dilarang Naikkan Biaya Sepihak

Berita Terbaru