Kemenkes Ungkap 663 Ribu Anak Indonesia Alami Lonjakan Tekanan Darah, Jadi Alarm Kesehatan Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 28 Mei 2026 - 12:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi(Magnific.com)

Ilustrasi(Magnific.com)

Jakarta, trendsberita.com – Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat 663 ribu anak di Indonesia mengalami peningkatan tekanan darah berdasarkan hasil Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) tahun 2026.

Data ini muncul setelah pemerintah melakukan skrining kesehatan pada jutaan anak usia sekolah di berbagai daerah. Kemenkes menilai temuan tersebut sebagai sinyal penting terkait kondisi kesehatan generasi muda.

Selain itu, angka ini menunjukkan bahwa tekanan darah tinggi tidak lagi hanya menyerang orang dewasa.

Data Skrining Ungkap Pola Kesehatan Anak Mulai Berubah

Kemenkes menemukan tren baru dalam kesehatan anak Indonesia. Penyakit tidak menular seperti hipertensi mulai muncul pada usia sekolah.

Hasil pemeriksaan menunjukkan banyak anak mengalami tekanan darah di atas normal tanpa gejala yang jelas. Karena itu, tenaga kesehatan menilai kondisi ini sering tidak terdeteksi sejak awal.

Baca Juga :  Banyak yang Masih Bingung, Dokter Jelaskan Perbedaan PCOS dan PMOS

Selain itu, data juga menunjukkan bahwa gaya hidup anak modern ikut memengaruhi kondisi kesehatan mereka.

Pola Hidup Jadi Faktor Utama

Kemenkes menjelaskan bahwa beberapa faktor utama memicu lonjakan tekanan darah pada anak, antara lain:

  • konsumsi makanan tinggi garam dan gula
  • kurang aktivitas fisik
  • kebiasaan duduk terlalu lama
  • penggunaan gadget berlebihan
  • pola tidur tidak teratur

Selain itu, pola makan keluarga juga ikut memengaruhi kondisi kesehatan anak.

Karena itu, Kemenkes menilai peran orang tua menjadi sangat penting dalam menjaga kesehatan anak sejak dini.

Hipertensi Anak Jadi Masalah Serius

Tenaga kesehatan menilai hipertensi pada anak bisa berdampak jangka panjang. Jika tidak dikendalikan, kondisi ini dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke, dan gangguan ginjal saat dewasa.

Baca Juga :  Viral Surat Peralihan Nakes Non-ASN ke CPNS, Ini Klarifikasi Kemenkes

Selain itu, tekanan darah tinggi pada usia muda juga bisa menurunkan kualitas hidup di masa depan.

Karena itu, temuan ini menjadi perhatian serius dalam dunia kesehatan nasional.

Kemenkes Dorong Skrining Rutin di Sekolah

Untuk mengantisipasi masalah ini, Kemenkes mendorong sekolah memperkuat program skrining kesehatan secara rutin.

Selain itu, pemerintah juga meminta orang tua untuk menerapkan pola hidup sehat di rumah.

Langkah ini mencakup:

  • memperbaiki pola makan
  • meningkatkan aktivitas fisik
  • membatasi konsumsi gula dan garam
  • mengatur waktu tidur anak

Dengan cara ini, pemerintah berharap risiko hipertensi pada anak dapat ditekan sejak dini.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Campak Jadi Ancaman yang Terlupakan di Tengah Sorotan Ebola dan Hantavirus
Viral Rontgen Usus Wanita Susah BAB 23 Tahun, Kondisinya Bikin Dokter Terkejut
Bayam Punya 5 Manfaat Besar untuk Kesehatan, Tapi Kelompok Ini Sebaiknya Membatasi Konsumsi
Fakta Nanas untuk Paru-Paru, Benarkah Bisa Membersihkan Racun dan Nikotin?
10 Komplikasi Asam Urat yang Perlu Diwaspadai, Nomor 10 Bisa Mengancam Jiwa
Fakta Terbaru Kanker Payudara 2026, Pentingnya Skrining dan Harapan Baru Pengobatan
Waspadai Serangan Jantung Usia Muda Akibat Begadang, Stres, dan Merokok
Banyak yang Masih Bingung, Dokter Jelaskan Perbedaan PCOS dan PMOS
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIB

Campak Jadi Ancaman yang Terlupakan di Tengah Sorotan Ebola dan Hantavirus

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:00 WIB

Viral Rontgen Usus Wanita Susah BAB 23 Tahun, Kondisinya Bikin Dokter Terkejut

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:00 WIB

Bayam Punya 5 Manfaat Besar untuk Kesehatan, Tapi Kelompok Ini Sebaiknya Membatasi Konsumsi

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:00 WIB

Fakta Nanas untuk Paru-Paru, Benarkah Bisa Membersihkan Racun dan Nikotin?

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:00 WIB

10 Komplikasi Asam Urat yang Perlu Diwaspadai, Nomor 10 Bisa Mengancam Jiwa

Berita Terbaru

(NurPhoto via Getty Images/NurPhoto)

Internasional

Diserang Rudal Iran, Pangkalan Udara Utama Israel Mengalami Kerusakan

Kamis, 11 Jun 2026 - 13:00 WIB