trendsberita.com – Kota Jambi mencatat prestasi baru setelah Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menetapkan wilayah ini sebagai Kota Pangan Aman dengan capaian tertinggi di Provinsi Jambi. Penghargaan tersebut muncul sebagai hasil evaluasi ketat terhadap sistem keamanan pangan yang dijalankan pemerintah daerah.
BPOM menilai Kota Jambi berhasil membangun sistem pengawasan pangan yang konsisten dan terukur. Pemerintah kota juga aktif memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk memastikan makanan yang beredar di masyarakat tetap aman dikonsumsi.
Penghargaan ini menegaskan posisi Kota Jambi sebagai daerah yang serius menjaga kualitas pangan sekaligus melindungi kesehatan masyarakat.
BPOM Serahkan Langsung Penghargaan kepada Pemkot Jambi
BPOM menyerahkan penghargaan tersebut kepada Wali Kota Jambi, Maulana, dalam sebuah agenda resmi di Kota Jambi. Kepala BPOM Jambi menyampaikan apresiasi atas komitmen pemerintah daerah yang terus meningkatkan standar keamanan pangan.
Pemerintah Kota Jambi menerima penghargaan “Kota Pangan Aman Level 3 kategori Sedang”, yang menjadi capaian tertinggi di Provinsi Jambi saat ini.
BPOM menilai Kota Jambi berhasil menjalankan pengawasan pangan secara menyeluruh, mulai dari hulu hingga hilir distribusi makanan.
Sistem Pengawasan Pangan Jadi Kunci Keberhasilan
Pemerintah Kota Jambi membangun sistem pengawasan pangan dengan pendekatan terpadu. Pemkot tidak hanya mengandalkan inspeksi rutin, tetapi juga memperkuat edukasi kepada pelaku usaha pangan.
Dinas terkait di Kota Jambi rutin melakukan:
- Pengawasan pasar tradisional dan modern
- Pemeriksaan produk olahan pangan
- Edukasi keamanan pangan kepada UMKM
- Kolaborasi dengan BPOM dan instansi kesehatan
Langkah tersebut memperkuat rantai pengawasan sehingga risiko pangan berbahaya dapat ditekan sejak awal.
Wali Kota Jambi Tekankan Komitmen Keamanan Pangan
Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya mengejar penghargaan, tetapi juga memastikan masyarakat mendapatkan akses pangan yang aman dan sehat.
Ia menyebut keamanan pangan menjadi bagian penting dari pembangunan kota berkelanjutan.
“Kami terus memperkuat sistem pengawasan pangan agar masyarakat merasa aman dalam mengonsumsi produk yang beredar di Kota Jambi,” ujar Maulana dalam keterangannya.
Dampak Positif bagi Masyarakat dan Pelaku Usaha
Capaian ini membawa dampak langsung bagi masyarakat Kota Jambi. Tingkat kepercayaan terhadap produk pangan lokal meningkat seiring dengan pengawasan yang lebih ketat.
Selain itu, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) juga mendapatkan manfaat karena pemerintah memberikan pendampingan terkait standar keamanan pangan.
Dengan sistem yang lebih kuat, UMKM di Kota Jambi dapat meningkatkan kualitas produk dan memperluas pasar.
Kota Jambi Perkuat Posisi sebagai Kota Sehat dan Aman Pangan
Prestasi ini menambah daftar panjang capaian Kota Jambi di tingkat nasional. Sebelumnya, Kota Jambi juga mencatat berbagai penghargaan di bidang tata kelola pemerintahan, digitalisasi layanan publik, dan keterbukaan informasi.
Kini, capaian sebagai Kota Pangan Aman memperkuat citra Jambi sebagai kota yang tidak hanya berkembang secara ekonomi, tetapi juga menjaga kualitas hidup masyarakat.
Tantangan Ke Depan Masih Ada
Meski berhasil meraih predikat tertinggi di Provinsi Jambi, pemerintah kota tetap menghadapi tantangan dalam menjaga konsistensi pengawasan pangan.
Pertumbuhan sektor kuliner dan UMKM yang cepat menuntut pengawasan yang lebih adaptif. Pemkot Jambi berencana memperluas digitalisasi sistem pengawasan untuk mempercepat deteksi potensi risiko pangan.









