California Gugat Meta, Tuduh Untung Besar dari Iklan Penipuan di Facebook dan Instagram

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Ilustrasi (AI)

Foto: Ilustrasi (AI)

trendsberita.com – Santa Clara County menggugat Meta Platforms Inc. Namun, gugatan ini langsung menarik perhatian industri teknologi global.

Pemerintah daerah menuduh Meta mendapatkan keuntungan dari iklan penipuan di Facebook dan Instagram. Selain itu, mereka menilai perusahaan gagal menghentikan penyebaran iklan scam yang merugikan pengguna.

Meta Diduga Biarkan Iklan Scam Tetap Berjalan

Dalam dokumen gugatan, Santa Clara County menjelaskan bahwa Meta memperoleh pendapatan besar dari iklan bermasalah tersebut. Akibatnya, muncul dugaan bahwa sistem iklan perusahaan tidak berjalan efektif.

Selain itu, penggugat menyebut banyak iklan penipuan tetap lolos dari sistem moderasi. Sementara itu, Meta disebut tidak bertindak cukup cepat untuk menghapusnya.

Sistem Iklan Dinilai Beri Celah Penipuan

Di sisi lain, gugatan juga menyoroti struktur sistem iklan Meta. Menurut dokumen hukum, perusahaan memberi ruang bagi pihak ketiga untuk menjual akun iklan.

Baca Juga :  Trump Ancam Serang Infrastruktur Iran Jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Karena itu, akun tersebut kemudian dipakai untuk menjalankan skema penipuan digital. Selain itu, algoritma iklan diduga ikut memperluas jangkauan konten scam.

Akibatnya, potensi korban baru terus bertambah di berbagai wilayah.

Pemerintah Kritik Lemahnya Perlindungan Pengguna

Sementara itu, Santa Clara County menilai Meta gagal memberikan perlindungan yang memadai bagi pengguna. Mereka menilai perusahaan lebih fokus pada pendapatan iklan.

Selain itu, gugatan menyebut adanya hambatan internal dalam proses penghapusan iklan penipuan. Karena hal itu, penanganan dianggap berjalan lebih lambat dari seharusnya.

Meta Bantah Semua Tuduhan

Namun demikian, Meta membantah seluruh tuduhan tersebut. Perusahaan menyatakan bahwa mereka terus meningkatkan sistem keamanan iklan.

Baca Juga :  Barack Obama: A Legacy of Progress and Change

Selain itu, Meta mengklaim telah menghapus ribuan iklan penipuan setiap hari. Meski begitu, pihak penggugat tetap menilai langkah tersebut belum cukup efektif.

Tekanan Hukum terhadap Meta Semakin Besar

Sementara itu, kasus ini menambah daftar panjang tekanan hukum terhadap Meta di Amerika Serikat. Dalam beberapa tahun terakhir, perusahaan teknologi besar menghadapi berbagai gugatan terkait privasi dan keamanan digital.

Selain itu, pengamat menilai kasus ini bisa memicu aturan baru dalam industri iklan digital.

Dampak ke Industri Iklan Digital

Jika pengadilan memenangkan gugatan ini, industri periklanan digital bisa berubah signifikan. Karena itu, platform mungkin harus memperketat verifikasi pengiklan.

Selain itu, pengawasan terhadap konten iklan juga akan meningkat. Akibatnya, biaya operasional platform bisa ikut naik.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Aramco Peringatkan Dunia Dekati Krisis Bahan Bakar Parah, Pasokan Minyak Global Terancam
Australia Pastikan 6 Penumpang Terinfeksi Hantavirus dalam Kondisi Sehat
May Day 2026: 360 Ribu Buruh Jerman Turun ke Jalan
Pilot Jet Tempur Selfie di Udara Berujung Tabrakan, Angkatan Udara Minta Maaf
Hujan Meteor Lyrid 2026 Puncak 22–23 April, Bisa Dilihat di Indonesia
Tanker LPG RI Lewati Selat Hormuz Bukan Milik Pertamina, Ini Penjelasan Lengkapnya
Blokade Selat Hormuz Memanas, Militer AS Klaim Usir 27 Kapal dalam Sepekan
BRICS Makin Kuat, Tantang Dominasi G7 dan Kuasai Hampir 40% Ekonomi Dunia di 2025
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:00 WIB

Australia Pastikan 6 Penumpang Terinfeksi Hantavirus dalam Kondisi Sehat

Selasa, 12 Mei 2026 - 13:00 WIB

California Gugat Meta, Tuduh Untung Besar dari Iklan Penipuan di Facebook dan Instagram

Minggu, 3 Mei 2026 - 18:00 WIB

May Day 2026: 360 Ribu Buruh Jerman Turun ke Jalan

Kamis, 23 April 2026 - 20:00 WIB

Pilot Jet Tempur Selfie di Udara Berujung Tabrakan, Angkatan Udara Minta Maaf

Rabu, 22 April 2026 - 17:00 WIB

Hujan Meteor Lyrid 2026 Puncak 22–23 April, Bisa Dilihat di Indonesia

Berita Terbaru