AS Klaim Dua Kapal Perang Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz, Iran Bereaksi Keras

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 12 April 2026 - 11:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi Selat Hormuz (Foto: BBC World)

Ilustrasi Selat Hormuz (Foto: BBC World)

trendsberita – Amerika Serikat mengklaim dua kapal perangnya telah melakukan pembersihan ranjau di Selat Hormuz. Langkah ini memicu reaksi keras dari Iran dan meningkatkan ketegangan di kawasan.

Militer AS menyebut operasi tersebut bertujuan menjaga jalur pelayaran tetap aman. Selat Hormuz merupakan jalur penting bagi distribusi minyak dunia. Sekitar 20 persen pasokan energi global melewati wilayah ini.

Keamanan jalur ini menjadi perhatian internasional. Gangguan sedikit saja dapat berdampak pada harga minyak dan ekonomi global.

Baca Juga :  PLTA KMH Restocking Ikan Endemik di Danau Kerinci

Namun, Iran menilai tindakan AS sebagai provokasi. Pemerintah di Teheran menegaskan bahwa operasi militer sepihak dapat memperburuk situasi. Mereka juga memperingatkan bahwa stabilitas kawasan tidak boleh ditentukan oleh satu pihak saja.

Di sisi lain, laporan menyebut ranjau laut di Selat Hormuz masih menjadi ancaman. Beberapa ranjau bahkan tidak terdeteksi. Kondisi ini membuat proses pembersihan menjadi lebih sulit dan berisiko.

Baca Juga :  5 Berita Internasional Terpopuler: Iran hingga AS Dominasi Sorotan Dunia

Ketegangan antara kedua negara pun terus meningkat. Situasi ini memicu kekhawatiran akan potensi konflik yang lebih luas di Timur Tengah.

Sejumlah negara kini memantau perkembangan tersebut. Mereka khawatir gangguan di Selat Hormuz akan memengaruhi perdagangan global, terutama sektor energi.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Perundingan Gagal, AS Tuding Iran Tolak Syarat Tak Kembangkan Senjata Nuklir
Rusia-Ukraina Sepakat Gencatan Senjata Paskah 32 Jam, Namun Langsung Dilanggar
Menhan Pakistan Sebut Israel “Kutukan bagi Umat Manusia”, Picu Ketegangan Diplomatik
Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon
Zelensky Terima Gencatan Senjata Rusia Saat Paskah Ortodoks
Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon
PAN Harap Pembukaan Selat Hormuz Bikin Harga Minyak Dunia Lebih Stabil
Komisi I DPR Yakin Gencatan Senjata AS–Iran Buka Jalan Solusi Jangka Panjang
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 12 April 2026 - 13:30 WIB

Perundingan Gagal, AS Tuding Iran Tolak Syarat Tak Kembangkan Senjata Nuklir

Minggu, 12 April 2026 - 12:00 WIB

Rusia-Ukraina Sepakat Gencatan Senjata Paskah 32 Jam, Namun Langsung Dilanggar

Minggu, 12 April 2026 - 11:35 WIB

AS Klaim Dua Kapal Perang Bersihkan Ranjau di Selat Hormuz, Iran Bereaksi Keras

Sabtu, 11 April 2026 - 09:08 WIB

Menhan Pakistan Sebut Israel “Kutukan bagi Umat Manusia”, Picu Ketegangan Diplomatik

Jumat, 10 April 2026 - 12:00 WIB

Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon

Berita Terbaru