trendsberita – Laga Real Madrid melawan Girona FC berakhir imbang 1-1. Namun, pertandingan ini menyisakan kontroversi besar yang melibatkan Kylian Mbappe.
Insiden terjadi di akhir pertandingan. Mbappe terjatuh di dalam kotak penalti setelah berbenturan dengan pemain Girona. Dalam tayangan ulang, terlihat ada kontak pada bagian wajah yang bahkan membuatnya mengalami luka berdarah.
Meski begitu, wasit tidak memberikan penalti. Keputusan ini langsung memicu protes dari para pemain Real Madrid. Situasi semakin diperdebatkan karena VAR juga tidak melakukan peninjauan terhadap insiden tersebut.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, secara terbuka mengkritik keputusan tersebut. Ia menilai pelanggaran terhadap Mbappe sangat jelas dan seharusnya berbuah penalti. Bahkan, ia menyebut keputusan itu sulit dipahami karena bukti kontak terlihat nyata.
Di sisi lain, pandangan berbeda datang dari analis wasit. Mantan wasit Spanyol, Iturralde González, menyebut insiden tersebut bisa dianggap sebagai penalti. Namun, ia menjelaskan bahwa VAR tidak akan ikut campur jika tidak dianggap sebagai kesalahan yang jelas oleh wasit di lapangan.
Perbedaan pendapat ini membuat publik terbelah. Sebagian menilai itu adalah pelanggaran yang jelas, sementara yang lain menganggap kontak tersebut masih dalam batas wajar permainan.
Kontroversi ini semakin disorot karena terjadi di momen krusial. Hasil imbang tersebut membuat Real Madrid kehilangan poin penting dalam perburuan gelar liga.
Hingga kini, insiden tersebut masih menjadi perdebatan. Keputusan wasit dan VAR kembali dipertanyakan, terutama terkait konsistensi dalam menentukan pelanggaran di dalam kotak penalti.









