Jeddah, trendsberita.com – Pelatih Timnas Indonesia U-17, Kurniawan Dwi Yulianto, menegaskan ambisi besar bersama skuad Garuda Muda. Ia tidak hanya ingin membawa Indonesia lolos ke Piala Dunia U-17, tetapi juga menjadikannya sebagai tradisi yang terus berlanjut di masa depan.
Ambisi tersebut ia sampaikan di tengah perjuangan Timnas Indonesia U-17 pada ajang Piala Asia U-17 2026 yang juga menjadi jalur kualifikasi menuju Piala Dunia U-17 2026 di Qatar.
Indonesia memulai langkahnya dengan cukup meyakinkan setelah berhasil mengalahkan China 1-0 pada laga pembuka Grup B yang berlangsung di Stadion King Abdullah Sports City, Jeddah, Arab Saudi. Kemenangan tersebut menjadi modal penting bagi Garuda Muda untuk menjaga peluang lolos ke fase berikutnya.
Gol kemenangan Indonesia dicetak oleh Keanu Sanjaya dan membuat skuad asuhan Kurniawan Dwi Yulianto berada dalam posisi yang cukup kompetitif di grup.
Fokus Jaga Konsistensi Performa
Meski kemenangan atas China disambut positif, Kurniawan menegaskan bahwa perjalanan masih panjang. Ia meminta para pemain tidak cepat puas dan tetap menjaga fokus menghadapi laga berikutnya, terutama saat menghadapi Qatar.
Menurutnya, Qatar merupakan lawan dengan kualitas yang solid di semua lini. Tim tersebut dikenal memiliki pertahanan yang rapat serta transisi serangan yang cepat.
“Qatar adalah tim yang cukup bagus, mereka punya organisasi bertahan yang solid dan juga serangan yang efektif. Kami sudah mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi itu,” ujar Kurniawan dalam keterangan yang dikutip dari kanal resmi tim nasional.
Ia menegaskan bahwa seluruh pemain harus tampil disiplin, terutama dalam menjaga konsentrasi sepanjang pertandingan. Kesalahan kecil, menurutnya, bisa berakibat fatal di level turnamen Asia.
Target Besar: Lolos Piala Dunia U-17 Jadi Tradisi
Lebih jauh, Kurniawan Dwi Yulianto menekankan bahwa target utama bukan hanya sekadar lolos satu kali ke Piala Dunia U-17, tetapi membangun fondasi agar Indonesia bisa melakukannya secara konsisten.
Ia ingin pencapaian tersebut menjadi bagian dari perkembangan jangka panjang sepak bola usia muda Indonesia.
“Kami tidak ingin ini hanya terjadi sekali. Harapannya, lolos ke Piala Dunia U-17 bisa menjadi tradisi. Itu berarti pembinaan kita berjalan dengan benar,” tegas Kurniawan.
Pernyataan ini mencerminkan visi jangka panjang yang tidak hanya berfokus pada hasil instan, tetapi juga keberlanjutan prestasi di level usia muda.
Tantangan di Piala Asia U-17 2026
Ajang Piala Asia U-17 2026 menjadi salah satu turnamen paling penting bagi Indonesia. Selain memperebutkan gelar juara, turnamen ini juga menentukan siapa saja yang berhak tampil di Piala Dunia U-17 2026.
Indonesia tergabung dalam grup yang cukup kompetitif. Setelah menghadapi China, tantangan berikutnya adalah Qatar yang dikenal sebagai salah satu tim kuat di kawasan Asia.
Kurniawan menyadari bahwa setiap pertandingan di fase grup memiliki tekanan tinggi. Ia menilai bahwa konsistensi, mental bertanding, dan efektivitas menjadi kunci utama untuk bisa bersaing.
“Kami ingin para pemain memiliki mental menang. Di level ini, kesalahan kecil bisa menentukan hasil akhir,” ujarnya.
Evaluasi dan Pembenahan Tim
Selain fokus pada pertandingan, Kurniawan juga terus melakukan evaluasi terhadap performa tim. Ia menyoroti pentingnya mengurangi kesalahan dasar, seperti kehilangan bola di area berbahaya dan kurangnya komunikasi antar pemain.
Menurutnya, pengalaman di turnamen besar seperti Piala Asia U-17 sangat penting bagi perkembangan pemain muda Indonesia. Setiap pertandingan menjadi pelajaran berharga untuk membentuk mental dan karakter bertanding.
Ia juga menekankan pentingnya pemahaman taktik yang lebih matang, terutama saat menghadapi tekanan dari lawan yang memiliki kualitas lebih tinggi.
Dukungan dan Harapan Publik
Perjalanan Timnas U-17 juga tidak lepas dari dukungan publik Indonesia. Antusiasme masyarakat terhadap tim muda ini terus meningkat, terutama setelah beberapa kali berhasil tampil di ajang internasional.
Kurniawan berharap dukungan tersebut bisa menjadi motivasi tambahan bagi para pemain untuk tampil maksimal di setiap pertandingan.
Ia juga meminta agar masyarakat tetap realistis namun optimistis terhadap perkembangan tim.









