Barcelona, trendsberita.com – Pembalap Indonesia, Veda Ega Pratama, akan memulai balapan Moto3 Catalunya 2026 dari posisi ke-21. Ia mencatat hasil itu setelah menjalani sesi kualifikasi di Sirkuit Barcelona-Catalunya, Sabtu (16/5/2026).
Veda berjuang keras sejak sesi awal untuk menembus posisi teratas. Namun, ketatnya persaingan di kelas Moto3 membuatnya belum mampu masuk barisan depan pada sesi utama.
Di sisi lain, pembalap Red Bull KTM Tech3, Valentin Perrone, tampil paling cepat dan mengamankan posisi pole position setelah mencatat waktu terbaik di Q2.
Veda Berjuang dari Q1
Veda memulai kualifikasi dari Q1 karena ia tidak langsung lolos ke Q2. Ia berusaha menembus empat besar agar bisa melaju ke sesi berikutnya.
Namun, ia belum mampu mencatat waktu yang cukup cepat untuk masuk ke Q2. Hasil itu membuatnya harus mengakhiri sesi kualifikasi di posisi ke-21 secara keseluruhan.
Meski begitu, Veda tetap menunjukkan usaha maksimal sepanjang sesi dengan beberapa lap kompetitif di tengah persaingan ketat pembalap muda Eropa.
Perrone Kuasai Q2
Valentin Perrone tampil dominan pada sesi Q2. Ia langsung mencatat waktu tercepat dan mengunci posisi start terdepan.
David Munoz menyusul di posisi kedua, sementara Brian Uriarte melengkapi tiga besar.
Persaingan di barisan depan berlangsung sangat ketat karena selisih waktu antar pembalap hanya terpaut tipis.
Tantangan Berat untuk Veda di Balapan
Start dari posisi ke-21 membuat Veda harus bekerja lebih keras pada race utama. Ia perlu melakukan start bersih dan menjaga ritme sejak lap awal.
Sirkuit Barcelona-Catalunya masih memberi peluang menyalip, terutama di titik pengereman keras dan tikungan teknis.
Honda Team Asia juga menyiapkan strategi ban dan pengaturan ritme untuk membantu Veda memperbaiki posisi saat balapan berlangsung.
Evaluasi Performa Sepanjang Akhir Pekan
Sepanjang akhir pekan, Veda mengalami naik turun performa. Ia sempat kesulitan di sesi latihan bebas, lalu memperbaiki catatan waktu di sesi berikutnya.
Tim melihat Veda masih dalam proses adaptasi terhadap karakter sirkuit Eropa yang lebih teknis dan kompetitif.
Meski belum mampu bersaing di barisan depan, pengalaman ini menjadi bagian penting dalam perkembangan kariernya di Moto3 musim 2026.
Fokus Menuju Race Day
Veda kini menargetkan hasil lebih baik di balapan utama. Ia perlu tampil agresif namun tetap menjaga konsistensi agar tidak kehilangan ritme di awal lomba.
Jika mampu memaksimalkan peluang, ia berpotensi menembus posisi 15 besar.
Tim berharap Veda memanfaatkan pengalaman balapan sebelumnya untuk meningkatkan performa saat race.









