trendsberita -Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menambah jumlah sekolah swasta gratis. Totalnya kini menjadi 103 sekolah. Program ini mulai berlaku pada tahun ajaran baru Juli 2026.
Sebelumnya, program ini diuji coba di 40 sekolah sejak 2025. Kini, jumlahnya bertambah 63 sekolah. Penambahan ini dilakukan agar lebih banyak siswa bisa bersekolah tanpa biaya.
Program ini ditujukan untuk membantu keluarga yang kesulitan secara ekonomi. Pemerintah berharap kebijakan ini bisa menekan angka putus sekolah. Selain itu, kualitas pendidikan juga diharapkan ikut meningkat.
Sekolah yang masuk program ini tersebar di seluruh wilayah Jakarta. Mulai dari Jakarta Barat, Jakarta Pusat, Jakarta Selatan, Jakarta Timur, hingga Jakarta Utara. Pemerintah memastikan sebarannya merata.
Beberapa sekolah yang ikut program ini berasal dari jenjang SMP, SMA, hingga SMK. Ada juga sekolah luar biasa (SLB). Ini berarti siswa berkebutuhan khusus juga mendapat kesempatan yang sama.
Seluruh biaya pendidikan di sekolah tersebut ditanggung pemerintah. Orang tua tidak perlu membayar uang sekolah. Kebijakan ini diharapkan bisa meringankan beban masyarakat.
Meski begitu, daftar lengkap 103 sekolah biasanya diumumkan secara bertahap. Masyarakat diminta untuk mengecek informasi resmi dari Dinas Pendidikan. Dengan begitu, mereka bisa mengetahui sekolah terdekat di wilayahnya.
Program sekolah swasta gratis ini menjadi salah satu upaya Pemprov DKI Jakarta. Tujuannya adalah memperluas akses pendidikan bagi semua warga.









