Jebakan Hidden Sugar di Minuman Manis, Warga RI Rentan Diabetes

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Getty Images/iStockphoto/insjoy

Foto: Getty Images/iStockphoto/insjoy

trendsberita — Konsumsi minuman manis di Indonesia menjadi sorotan karena tingginya kandungan gula tersembunyi atau hidden sugar yang sering tidak disadari masyarakat.

Fenomena ini dinilai membuat banyak orang rentan mengalami gangguan kesehatan, termasuk diabetes. Pasalnya, gula dalam minuman kerap tidak terasa berlebihan, tetapi sebenarnya tinggi jika dikonsumsi rutin.

Minuman manis seperti teh kemasan, kopi susu, hingga minuman rasa susu sering dianggap ringan dan aman. Namun, kandungan gula di dalamnya bisa sangat tinggi dan menjadi sumber kalori utama.

Menurut pakar gizi, bentuk cair membuat gula lebih mudah dikonsumsi dalam jumlah besar tanpa memberikan rasa kenyang. Akibatnya, asupan kalori meningkat tanpa disadari.

Baca Juga :  Rasio Klaim BPJS Tembus 111,86%, Tertinggi Sejak 2018!

Selain itu, banyak produk minuman menggunakan klaim seperti “mengandung susu” atau “bernutrisi”. Klaim ini sering menyesatkan karena membuat konsumen mengira minuman tersebut sehat.

Padahal, komposisi utama produk bisa saja didominasi gula. Dalam aturan pelabelan, bahan yang ditulis di urutan awal menunjukkan jumlah paling banyak dalam produk.

Artinya, jika gula berada di posisi awal, maka minuman tersebut sebenarnya lebih banyak mengandung gula dibanding bahan lainnya.

Kondisi ini menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko penyakit metabolik. Konsumsi gula berlebih diketahui berkaitan dengan obesitas, diabetes tipe 2, hingga gangguan jantung.

Organisasi kesehatan dunia bahkan merekomendasikan agar asupan gula dibatasi maksimal 10 persen dari total energi harian. Jika berlebihan, risiko penyakit kronis akan meningkat.

Baca Juga :  Tiga RSUD di Tangerang Disiagakan Hadapi Potensi Kasus Hantavirus

Masalahnya, banyak orang tidak menyadari bahwa gula juga tersembunyi dalam berbagai minuman yang dikonsumsi setiap hari. Inilah yang disebut hidden sugar.

Untuk menghindari jebakan tersebut, masyarakat diimbau lebih cermat membaca label kemasan. Tidak hanya melihat klaim depan, tetapi juga memperhatikan komposisi dan nilai gizi.

Selain itu, membatasi konsumsi minuman manis menjadi langkah penting. Air putih tetap menjadi pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan cairan harian.

Pakar juga menyarankan agar konsumsi minuman manis tidak dijadikan kebiasaan harian. Dengan mengontrol asupan gula, risiko diabetes dan penyakit lainnya dapat ditekan.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Campak Jadi Ancaman yang Terlupakan di Tengah Sorotan Ebola dan Hantavirus
Viral Rontgen Usus Wanita Susah BAB 23 Tahun, Kondisinya Bikin Dokter Terkejut
Bayam Punya 5 Manfaat Besar untuk Kesehatan, Tapi Kelompok Ini Sebaiknya Membatasi Konsumsi
Fakta Nanas untuk Paru-Paru, Benarkah Bisa Membersihkan Racun dan Nikotin?
10 Komplikasi Asam Urat yang Perlu Diwaspadai, Nomor 10 Bisa Mengancam Jiwa
Fakta Terbaru Kanker Payudara 2026, Pentingnya Skrining dan Harapan Baru Pengobatan
Waspadai Serangan Jantung Usia Muda Akibat Begadang, Stres, dan Merokok
Banyak yang Masih Bingung, Dokter Jelaskan Perbedaan PCOS dan PMOS
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:00 WIB

Campak Jadi Ancaman yang Terlupakan di Tengah Sorotan Ebola dan Hantavirus

Selasa, 2 Juni 2026 - 22:00 WIB

Viral Rontgen Usus Wanita Susah BAB 23 Tahun, Kondisinya Bikin Dokter Terkejut

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:00 WIB

Bayam Punya 5 Manfaat Besar untuk Kesehatan, Tapi Kelompok Ini Sebaiknya Membatasi Konsumsi

Minggu, 31 Mei 2026 - 12:00 WIB

Fakta Nanas untuk Paru-Paru, Benarkah Bisa Membersihkan Racun dan Nikotin?

Minggu, 31 Mei 2026 - 10:00 WIB

10 Komplikasi Asam Urat yang Perlu Diwaspadai, Nomor 10 Bisa Mengancam Jiwa

Berita Terbaru