Jebakan Hidden Sugar di Minuman Manis, Warga RI Rentan Diabetes

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 10 April 2026 - 12:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Getty Images/iStockphoto/insjoy

Foto: Getty Images/iStockphoto/insjoy

trendsberita — Konsumsi minuman manis di Indonesia menjadi sorotan karena tingginya kandungan gula tersembunyi atau hidden sugar yang sering tidak disadari masyarakat.

Fenomena ini dinilai membuat banyak orang rentan mengalami gangguan kesehatan, termasuk diabetes. Pasalnya, gula dalam minuman kerap tidak terasa berlebihan, tetapi sebenarnya tinggi jika dikonsumsi rutin.

Minuman manis seperti teh kemasan, kopi susu, hingga minuman rasa susu sering dianggap ringan dan aman. Namun, kandungan gula di dalamnya bisa sangat tinggi dan menjadi sumber kalori utama.

Menurut pakar gizi, bentuk cair membuat gula lebih mudah dikonsumsi dalam jumlah besar tanpa memberikan rasa kenyang. Akibatnya, asupan kalori meningkat tanpa disadari.

Baca Juga :  3 Alasan Penting Pastikan Air Minum Keluarga Bebas BPA

Selain itu, banyak produk minuman menggunakan klaim seperti “mengandung susu” atau “bernutrisi”. Klaim ini sering menyesatkan karena membuat konsumen mengira minuman tersebut sehat.

Padahal, komposisi utama produk bisa saja didominasi gula. Dalam aturan pelabelan, bahan yang ditulis di urutan awal menunjukkan jumlah paling banyak dalam produk.

Artinya, jika gula berada di posisi awal, maka minuman tersebut sebenarnya lebih banyak mengandung gula dibanding bahan lainnya.

Kondisi ini menjadi salah satu penyebab meningkatnya risiko penyakit metabolik. Konsumsi gula berlebih diketahui berkaitan dengan obesitas, diabetes tipe 2, hingga gangguan jantung.

Organisasi kesehatan dunia bahkan merekomendasikan agar asupan gula dibatasi maksimal 10 persen dari total energi harian. Jika berlebihan, risiko penyakit kronis akan meningkat.

Baca Juga :  Viral Surat Peralihan Nakes Non-ASN ke CPNS, Ini Klarifikasi Kemenkes

Masalahnya, banyak orang tidak menyadari bahwa gula juga tersembunyi dalam berbagai minuman yang dikonsumsi setiap hari. Inilah yang disebut hidden sugar.

Untuk menghindari jebakan tersebut, masyarakat diimbau lebih cermat membaca label kemasan. Tidak hanya melihat klaim depan, tetapi juga memperhatikan komposisi dan nilai gizi.

Selain itu, membatasi konsumsi minuman manis menjadi langkah penting. Air putih tetap menjadi pilihan terbaik untuk memenuhi kebutuhan cairan harian.

Pakar juga menyarankan agar konsumsi minuman manis tidak dijadikan kebiasaan harian. Dengan mengontrol asupan gula, risiko diabetes dan penyakit lainnya dapat ditekan.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Viral Surat Peralihan Nakes Non-ASN ke CPNS, Ini Klarifikasi Kemenkes
Rasio Klaim BPJS Tembus 111,86%, Tertinggi Sejak 2018!
Dermatolog Ingatkan Penderita GERD Tak Ikuti Tren Minum Lemon dan Minyak Zaitun
Hari Kesehatan Sedunia 2026: Tema dan Pesan Utama Tahun Ini
3 Alasan Penting Pastikan Air Minum Keluarga Bebas BPA
Exploring the Nutritional Benefits of Fruits in a Healthy and Balanced Diet
The Art of Public Speaking: Tips and Techniques for Delivering a Powerful Presentation
Global Health Challenges: Examining the Impacts of Infectious Diseases
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 13:00 WIB

Viral Surat Peralihan Nakes Non-ASN ke CPNS, Ini Klarifikasi Kemenkes

Jumat, 10 April 2026 - 12:30 WIB

Jebakan Hidden Sugar di Minuman Manis, Warga RI Rentan Diabetes

Kamis, 9 April 2026 - 22:30 WIB

Rasio Klaim BPJS Tembus 111,86%, Tertinggi Sejak 2018!

Kamis, 9 April 2026 - 12:00 WIB

Dermatolog Ingatkan Penderita GERD Tak Ikuti Tren Minum Lemon dan Minyak Zaitun

Selasa, 7 April 2026 - 08:00 WIB

Hari Kesehatan Sedunia 2026: Tema dan Pesan Utama Tahun Ini

Berita Terbaru

Foto: Getty Images/iStockphoto/insjoy

Kesehatan

Jebakan Hidden Sugar di Minuman Manis, Warga RI Rentan Diabetes

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:30 WIB

Foto: Trump dan Netanyahu (REUTERS/Kevin Mohatt/File Photo Purchase Licensing Rights).

Internasional

Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:00 WIB