Trendsberita – Sebuah video yang memperlihatkan perawat berjoget di ruang operasi menjadi viral di media sosial. Insiden ini terjadi di RSUD Datu Beru dan menuai banyak sorotan publik.
Dalam video yang beredar, terlihat sejumlah tenaga medis sedang melakukan operasi terhadap pasien. Di tengah proses tersebut, seorang perawat justru tampak berjoget di depan kamera sambil mengenakan pakaian operasi lengkap.
Pihak rumah sakit membenarkan bahwa kejadian itu memang terjadi di ruang bedah. Meski demikian, mereka memastikan proses operasi tetap berjalan sesuai prosedur dan tidak terganggu oleh aksi tersebut.
Namun, tindakan tersebut dinilai tidak pantas dan melanggar etika profesi. Rumah sakit pun mengambil langkah tegas dengan menonaktifkan perawat yang terlibat dari tugasnya di layanan bedah.
Perawat tersebut diketahui merupakan staf di bagian bedah dengan status pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK). Setelah dinonaktifkan, yang bersangkutan juga diserahkan kepada instansi kepegawaian daerah untuk pembinaan lebih lanjut.
Hasil pemeriksaan internal mengungkap bahwa perawat tersebut sebelumnya sudah beberapa kali diingatkan untuk tidak merekam video di ruang operasi. Aturan rumah sakit juga melarang penggunaan ponsel di area tersebut. Namun, peringatan itu tidak diindahkan hingga akhirnya video tersebut tersebar luas di media sosial.
Pihak rumah sakit menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat atas kejadian ini. Sementara itu, perawat yang bersangkutan juga telah menyampaikan permintaan maaf dan mengaku aksinya dilakukan secara spontan tanpa maksud tertentu.
Meski tidak mengganggu jalannya operasi, aksi tersebut dinilai tidak profesional. Peristiwa ini pun memicu perdebatan publik terkait etika tenaga medis di ruang operasi yang seharusnya steril dan fokus pada keselamatan pasien.









