Panglima TNI Perintahkan Prajurit Masuk Bunker di Lebanon, Situasi Memanas

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 5 April 2026 - 11:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: Puspen TNI

Foto: Puspen TNI

Trendsberita– Momen panglima TNI resmikan gedung trisula denjaka – Panglima TNI, Agus Subiyanto, memerintahkan seluruh prajurit TNI yang bertugas di Lebanon untuk segera masuk bunker dan menghentikan aktivitas di luar.

Perintah ini dikeluarkan menyusul meningkatnya eskalasi konflik di wilayah tersebut, terutama setelah aksi militer yang melibatkan Israel kembali terjadi dalam beberapa hari terakhir.

Instruksi tersebut disampaikan langsung oleh Panglima melalui komunikasi video dengan komandan pasukan TNI yang tergabung dalam misi perdamaian di Lebanon. Ia menekankan bahwa keselamatan prajurit harus menjadi prioritas utama.

Baca Juga :  AS-Israel Serang Area PLTN Bushehr di Iran, 1 Orang Tewas

Dalam arahannya, Panglima meminta agar tidak ada lagi aktivitas di luar markas. Seluruh personel diminta tetap berada di lokasi aman hingga situasi dinyatakan kondusif.

Prajurit TNI di Lebanon diketahui tergabung dalam misi perdamaian di bawah naungan United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL). Tugas utama mereka adalah menjaga stabilitas dan keamanan di wilayah konflik, bukan terlibat dalam pertempuran.

Namun, meningkatnya intensitas serangan di kawasan tersebut membuat kondisi keamanan semakin tidak menentu. Karena itu, langkah pengamanan ekstra dianggap perlu untuk melindungi personel di lapangan.

Baca Juga :  Jenazah Kapten Zulmi Aditya, Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Akan Tiba di Indonesia Besok

Perintah ini juga berkaitan dengan insiden sebelumnya yang menyebabkan korban di pihak TNI. Situasi tersebut memicu kekhawatiran dan mendorong evaluasi terhadap prosedur keamanan pasukan.

Panglima menegaskan bahwa setiap perkembangan situasi akan terus dipantau. TNI juga akan berkoordinasi dengan pihak internasional untuk memastikan keselamatan seluruh personel yang bertugas.

Follow WhatsApp Channel trendsberita.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

JK Sebut Kasus Ijazah Berlarut-larut, Ini Respons Pihak Jokowi
WFH Perdana ASN Dimulai, Layanan Imigrasi Tetap Berjalan Normal
Diperiksa KPK, Haji Isam Ngaku Tak Kenal Tersangka Kasus Bea Cukai
Gibran Rakabuming Raka Soroti Kasus Air Keras Andrie Yunus, Minta Libatkan Hakim Ad Hoc
Wamensos Agus Jabo Soroti Sekolah Rakyat, Tekankan Pentingnya Tenaga Kependidikan Berkualitas
Megawati Bertemu Dubes Arab Saudi, Soroti Pentingnya Perdamaian Dunia
Gerindra Miris Ada Pihak Dorong Prabowo Naikkan Harga BBM
Prabowo Subianto Singgung Kelompok yang Tak Mau Kerja Sama
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 10:30 WIB

JK Sebut Kasus Ijazah Berlarut-larut, Ini Respons Pihak Jokowi

Jumat, 10 April 2026 - 08:27 WIB

WFH Perdana ASN Dimulai, Layanan Imigrasi Tetap Berjalan Normal

Kamis, 9 April 2026 - 22:00 WIB

Diperiksa KPK, Haji Isam Ngaku Tak Kenal Tersangka Kasus Bea Cukai

Kamis, 9 April 2026 - 21:30 WIB

Gibran Rakabuming Raka Soroti Kasus Air Keras Andrie Yunus, Minta Libatkan Hakim Ad Hoc

Kamis, 9 April 2026 - 21:00 WIB

Wamensos Agus Jabo Soroti Sekolah Rakyat, Tekankan Pentingnya Tenaga Kependidikan Berkualitas

Berita Terbaru

Foto: Getty Images/iStockphoto/insjoy

Kesehatan

Jebakan Hidden Sugar di Minuman Manis, Warga RI Rentan Diabetes

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:30 WIB

Foto: Trump dan Netanyahu (REUTERS/Kevin Mohatt/File Photo Purchase Licensing Rights).

Internasional

Trump Telepon Netanyahu, Minta Kurangi Serangan ke Lebanon

Jumat, 10 Apr 2026 - 12:00 WIB