trendsberita.com – Masalah baterai pada ponsel Google Pixel kembali menjadi sorotan. Kali ini, keluhan muncul setelah pembaruan sistem pada Maret 2026 yang justru membuat daya tahan baterai menurun drastis.
Sejak update tersebut dirilis, banyak pengguna langsung melaporkan perubahan signifikan. Bahkan, dalam beberapa kasus, baterai yang biasanya bisa bertahan seharian kini justru habis hanya dalam hitungan jam. Kondisi ini tentu mengganggu, apalagi bagi pengguna yang mengandalkan ponsel untuk aktivitas harian.
Keluhan Pengguna Meningkat Drastis
Tak lama setelah update digulirkan, laporan mulai bermunculan di berbagai forum. Pengguna dari berbagai seri—mulai dari Pixel 6 hingga Pixel 10—mengalami masalah serupa.
Sebagian pengguna mengaku harus mengisi daya hingga beberapa kali dalam sehari. Di sisi lain, ada juga yang melihat baterai terkuras meski ponsel dalam kondisi idle atau bahkan mode pesawat.
Fenomena ini menunjukkan bahwa masalah tidak hanya terjadi pada penggunaan berat, tetapi juga pada kondisi normal.
Google Akui Masalah, Tapi Belum Ada Solusi Pasti
Menanggapi banyaknya laporan, Google akhirnya mengakui adanya bug pada pembaruan tersebut. Perusahaan bahkan sudah membuka laporan resmi di Issue Tracker untuk mengumpulkan data dari pengguna.
Namun demikian, hingga saat ini Google belum memberikan solusi pasti. Mereka masih melakukan investigasi untuk menemukan akar masalahnya.
Selain itu, belum ada jadwal jelas kapan perbaikan akan dirilis. Meski begitu, banyak pihak memperkirakan patch perbaikan akan hadir pada update berikutnya, kemungkinan pada Mei 2026.
Dugaan Penyebab: Sistem Tidak Masuk Mode Hemat
Sejumlah analis dan pengguna menduga penyebab utama berasal dari sistem yang gagal masuk ke mode hemat daya (deep sleep). Akibatnya, CPU tetap aktif meski layar mati.
Kondisi ini tentu berdampak besar pada konsumsi daya. Tanpa mekanisme penghematan yang optimal, baterai akan terus terkuras meski perangkat tidak digunakan.
Selain itu, ada juga indikasi bahwa beberapa layanan latar belakang seperti Google Play Services ikut berkontribusi terhadap masalah ini.
Apa yang Bisa Dilakukan Sementara?
Karena belum ada perbaikan resmi, pengguna hanya bisa melakukan langkah sementara untuk mengurangi dampaknya. Meski tidak menyelesaikan masalah sepenuhnya, cara berikut bisa membantu:
1. Aktifkan Battery Saver
Dengan mengaktifkan mode hemat daya, sistem akan membatasi aktivitas aplikasi di latar belakang.
2. Batasi Aplikasi Background
Selain itu, kamu bisa menonaktifkan aplikasi yang berjalan otomatis agar konsumsi daya lebih terkendali.
3. Kurangi Refresh Rate Layar
Jika menggunakan layar 120Hz, menurunkannya ke 60Hz bisa membantu menghemat baterai.
4. Restart atau Update Aplikasi
Dalam beberapa kasus, bug bisa berkurang setelah restart atau pembaruan aplikasi tertentu.
5. Factory Reset (Opsional)
Langkah ini cukup ekstrem, tetapi beberapa pengguna melaporkan perbaikan setelah reset penuh—meski tidak selalu berhasil.
Bukan Kasus Pertama
Menariknya, ini bukan pertama kali pengguna Pixel mengalami masalah serupa. Dalam beberapa tahun terakhir, bug terkait baterai memang beberapa kali muncul setelah update sistem.
Hal ini menunjukkan bahwa optimalisasi software masih menjadi tantangan, terutama ketika update membawa perubahan besar pada sistem.
Kesimpulan
Secara keseluruhan, masalah baterai Pixel setelah update Maret 2026 memang cukup serius dan berdampak luas. Google sudah mengakui bug tersebut, tetapi hingga kini belum memberikan solusi final.
Karena itu, pengguna disarankan untuk sementara mengandalkan solusi alternatif sambil menunggu update resmi berikutnya. Di sisi lain, kasus ini juga menjadi pengingat bahwa pembaruan sistem tidak selalu berjalan mulus.









