trendsberita.com – Pasar iPhone 14 bekas di Indonesia pada Mei 2026 bergerak stabil meski persaingan smartphone baru terus meningkat. Banyak pembeli masih mencari perangkat ini karena performanya tetap kuat untuk kebutuhan harian, fotografi, dan kerja mobile.
Penjual di marketplace mencatat minat pembeli masih tinggi. Mereka menetapkan harga iPhone 14 second di kisaran Rp 7 juta hingga Rp 10 juta, tergantung kondisi dan varian.
Permintaan yang konsisten membuat harga tidak turun tajam seperti beberapa generasi lama.
Kisaran Harga iPhone 14 Bekas di Indonesia
Penjual menawarkan iPhone 14 bekas dengan harga berbeda sesuai kapasitas dan kondisi perangkat. Berikut gambaran pasar terbaru:
- iPhone 14 128 GB: Rp 7,5 juta – Rp 8,5 juta
- iPhone 14 256 GB: Rp 8,5 juta – Rp 9,5 juta
- iPhone 14 512 GB: Rp 9 juta – Rp 10 juta
- iPhone 14 Plus 128 GB: Rp 8 juta – Rp 9 juta
- Unit kondisi tertentu: Rp 6 juta – Rp 7 juta
Penjual menyesuaikan harga berdasarkan kondisi fisik, kesehatan baterai, dan kelengkapan perangkat.
Kondisi Unit Menentukan Nilai Jual
Penjual langsung menilai kondisi perangkat sebelum menentukan harga. Unit yang masih mulus dan memiliki baterai sehat mendapat harga lebih tinggi di pasar.
Sebaliknya, perangkat dengan pemakaian berat atau riwayat servis mendapat harga lebih rendah.
Kelengkapan seperti box asli, kabel, dan status iBox juga ikut menaikkan nilai jual di pasar second.
Permintaan Tetap Kuat di Pasar
Pembeli masih aktif mencari iPhone 14 karena perangkat ini menawarkan performa stabil dengan chip A15 Bionic. Banyak pengguna memilihnya untuk kebutuhan multitasking, media sosial, dan fotografi.
Apple juga memberikan dukungan iOS yang panjang, sehingga pengguna merasa lebih aman menggunakan perangkat ini dalam jangka waktu lama.
Penjual mencatat permintaan stabil di kota besar seperti Jakarta, Bandung, dan Surabaya.
Harga iPhone Bekas Bergerak Stabil
Pasar iPhone bekas di Indonesia menunjukkan pola penurunan harga yang lambat. Permintaan tinggi menjaga harga tetap stabil meski usia perangkat terus bertambah.
Rupiah yang masih fluktuatif terhadap dolar AS juga ikut menjaga harga perangkat Apple tetap tinggi di pasar lokal.
Penjual menyesuaikan harga dengan kondisi global agar tetap kompetitif.
Faktor Ekonomi Ikut Mempengaruhi Harga
Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS memengaruhi harga perangkat elektronik, termasuk iPhone bekas. Ketika dolar menguat, harga iPhone di Indonesia cenderung bertahan atau naik.
Penjual menyesuaikan harga dengan biaya impor dan kondisi pasar global.
Faktor ini membuat harga iPhone bekas jarang turun drastis dalam waktu singkat.
iPhone 14 Masih Jadi Favorit Konsumen
Banyak pembeli memilih iPhone 14 bekas karena perangkat ini menawarkan keseimbangan antara harga dan performa. Kamera stabil, sistem operasi lancar, dan ekosistem Apple menjadi daya tarik utama.
Jika dibandingkan smartphone Android di kelas harga yang sama, iPhone 14 masih unggul dalam hal dukungan software jangka panjang.









